News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Mafia Rusia Rampok WNA Ukraina di Bali, Fakta Kunjungan Turis Rusia ke RI Ternyata Terus Meningkat: Tinggalnya Sangat Lama!

Kepolisian Daerah Bali saat ini sedang memburu sembilan turis asing Rusia yang diduga komplotan pelaku perampokan dan penganiayaan terhadap WNA Ukraina di Bali.
Jumat, 31 Januari 2025 - 02:24 WIB
Tangkapan layar detik-detik diduga WNA Rusia berpakaian serba hitam melakukan perampokan terhadap WNA Ukraina di Bali.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus viral dugaan perampokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah Warga Negara Asing  (WNA) Rusia terhadap WNA asal Ukraina di Bali, kini menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

Kepolisian Daerah Bali saat ini sedang memburu komplotan pelaku turis asing Rusia yang diduga berjumlah 9 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, menyampaikan pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.

Diketahui, insiden dugaan perampokan yang belakangan videonya viral di media sosial tersebut rupanya terjadi pada 2024 lalu.

"Kasusnya sementara ditangani Ditreskrimum Polda Bali dan pelaku masih dalam lidik," kata Kombes Pol Ariasandy, dikutip Jumat (31/1/2024).

Kejadian rampok dan dugaan penganiayaan yang dialami oleh turis Ukraina itu, ternyata berujung pada perampasan aset kripto senilai Rp3,4 miliar.

Dalam video yang viral, tampak korban bersama sopirnya berinisial A yang mengendarai mobil BMW warna putih dihadang oleh dua mobil di sekitar Jalan Tundun Penyu Dipal, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Mobil pertama yang terlihat adalah Toyota Alphard dengan memblokade jalan dari depan, sedangkan satu lagi dari arah belakang.

Setelah itu, empat orang berpakaian hitam memakai penutup wajah atau masker serta membawa senjata pisau, palu dan pistol.

Mereka kemudian membawa korban dan sopirnya untuk naik ke atas salah satu mobil, dengan posisi tangan diborgol dengan kepala ditutup dengan penutup kepala warna hitam.

Para pelaku kemudian korban dan sopir ke sebuah vila di daerah Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Berdasarkan pengakuan sopir, pelaku merampas paksa ponsel korban, kemudian melakukan tindak penganiayaan untuk memaksa korban mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku.

"Mereka melakukan pemukulan serta memaksa pelapor untuk memberikan akun binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto pelapor senilai 214.429,13 dolar AS atau sekitar Rp3.496.790.194," imbuh Kombes Pol Ariasandy.

Tampak bahwa korban kemudian mengalami luka berdarah di bagian telinga kanan, pergelangan tangan, luka lebam di tangan sebelah kiri, luka lebam pada mata kiri, luka lebam di kepala, dan luka lebam pada pinggang sebelah kanan.

Setelah mengalami kejadian nahas tersebut, korban bersama sopirnya kemudian melapor ke Kantor SPKT Polda Bali untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus dugaan perampokan tersebut menambah catatan merah tentang kelakuan para turis asing yang ada di Pulau Dewata.

Khusus wisatawan atau pendatang dari Rusia, terungkap bahwa jumlah kunjungan mereka ke Indonesia tercatat terus bertambah setiap tahunnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga November 2024, jumlah turis mancanegara asal Rusia yang berduyun-duyun datang ke Indonesia mencapai 18.377 orang.

Angka tersebut naik signifikan dari bulan November tahun 2023 yang hanya 12.004.

Terlebih, WNA Rusia tercatat sebagai pendatang dengan rata-rata tinggal terlama di Indonesia dibandingkan turis asing lainnya.

BPS mencatat bahwa angka rata-rata tinggal yang dilakukan pengunjung Rusia ke Indonesia, termasuk di Bali, tercatat mencapai 21,25 malam.

Sampai saat ini, Polda Bali masih berupaya menangani perkara dugaan perampokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh turis Rusia, serta berharap pelaku secepatnya ditangkap. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonom Bongkar Alasan Harga BBM Pertamax Tidak Turun Meski Minyak Dunia Sedang Anjlok, Ada Banyak Faktor

Ekonom Bongkar Alasan Harga BBM Pertamax Tidak Turun Meski Minyak Dunia Sedang Anjlok, Ada Banyak Faktor

Meski harga minyak mentah dunia anjlok, harga BBM nonsubsidi Pertamax yang sempat dinaikkan oleh pemerintah ternyata tidak langsung turun. Ekonom membeberkan beberapa alasannya.
Bertambah! Polisi Amankan 119 Orang Terkait Ricuh saat Proses Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan

Bertambah! Polisi Amankan 119 Orang Terkait Ricuh saat Proses Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan

Polisi kembali mengamankan sejumlah orang yang terlibat dalam aksi ricuh saat proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
Begini Kesibukan Chris John yang Dirumorkan jadi Mualaf, Petinju Indonesia yang Mendunia

Begini Kesibukan Chris John yang Dirumorkan jadi Mualaf, Petinju Indonesia yang Mendunia

Postingan video tersebut disematkan dengan keterangan atau caption video yang menyentuh hati. Ibarat mengisyaratkan Petinju dunia, Chris John itu sudah menjadi mualaf.
Legenda Tinju Dunia Gennadiy Golovkin Hingga Nigel Benn Resmi Masuk Hall of Fame 2026

Legenda Tinju Dunia Gennadiy Golovkin Hingga Nigel Benn Resmi Masuk Hall of Fame 2026

Sejumlah legenda tinju dunia termasuk Gennadiy Golovkin resmi dilantik ke dalam International Boxing Hall of Fame (IBHOF) di New York, Amerika Serikat pada akhir pekan lalu.
Víctor Munoz Siap Membela Liverpool

Víctor Munoz Siap Membela Liverpool

Liverpool secara mengejutkan berhasil mendatangkan penyerang Osasuna, Víctor Muñoz, meskipun sang pemain sayap telah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Newcastle United dalam beberapa hari terakhir.
Lensa Berbicara: Potret Bentrokan Aparat dan Massa Simpatisan saat Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan

Lensa Berbicara: Potret Bentrokan Aparat dan Massa Simpatisan saat Eksekusi Pengosongan Lahan Hotel Sultan

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan dari tangan PT Indobuildco mendapat perlawanan dari simpatisan. Bentrokan antara massa pendukung dan aparat pengamanan tak terhindarkan.

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT