GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elpiji 3 Kilogram Tidak Bisa Lagi Dijual di Pengecer, Pengamat: Subsidi BBM Belum Tentu Bisa Berkurang Justru..

Terhitung mulai 1 Februari 2025, pengecer gas elpijiĀ bersubsidi ukuran 3 kilogram wajib mendaftarkan diri untuk menjadi pangkalan elpiji 3 kilogram Pertamina.
Senin, 3 Februari 2025 - 08:22 WIB
Elpiji 3 Kilogram Tidak Bisa Lagi Dijual di Pengecer, Pengamat: Subsidi BBM Belum Tentu Bisa Berkurang
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvonenews.com -Ā Pemerintah melarang penjualan tabung gas elpiji atau elpiji 3 kilogram (kg) di tingkat pengecer mulai 1 Februari 2025. Namun, kebijakan yang akan membuat masyarakat hanya bisa memperoleh elpiji 3 kg dari pangkalan ini dinilai belum tentu efektif untuk menghindari penyalahgunaan subsidi.

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano ZakariaĀ menilai kebijakan melarang pengecer menjual elpiji 3 kg kepada masyarakat belum tentu bsa menjamin penurunan beban subsidi elpiji yang harus ditanggung pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika kebijakan tersebut dimaksudkan agar penyaluran elpiji subsidi tepat sasaran, maka seharusnya dilakukan dengan membuat peraturan yang tegas atas siapa yang berhak atas elpijiĀ bersubsidi, bukan hanya mengalihkan pengecer menjadi pangkalan resmi elpiji subsidi," kata Sofyano Zakaria di Jakarta, SeninĀ (3/2/2025).

Selama ini, menurut Sofyano, penetapan pengguna yang berhak atas elpiji 3 kg sebagaimana diatur dalam Perpres 104 Tahun 2007 khusus untuk rumah tangga dan usaha mikro, justru terbaca "abu abu".Ā Akibatnya, pada penyaluran di tingkat bawah yakni pangkalan dan pengecer dipahami bahwa rumah tangga golongan apapun berhak membeli elpiji bersubsidi.

"Oleh karenanya, hal utama yang harusnya dibenahi pemerintah adalah justru merevisi Perpres 104 Tahun 2007 khususnya terkait siapa pengguna yang berhak dan juga pengawasannya di lapangan," kata pengamat kebijakan energi ini.

tvonenews

Pengecer Naik Kelas?

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa per 1 Februari 2025, pengecer gas elpijiĀ bersubsidi ukuran 3 kilogram wajib mendaftarkan diri untuk menjadi pangkalan elpiji 3 kg Pertamina.

ā€œYang pengecer itu, kami jadikan pangkalan, per 1 Februari,ā€ ucap Yuliot ketika ditemui di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun menurut Sofyano, Ā persoalan utama yang dihadapi pemerintah terkait elpiji subsidi pada dasarnya bukanlah soal distribusi atau penyaluran, juga tidak pula terkait soal harga eceran. Buat pemerintah adalah lebih kepada meningkatnya beban subsidi elpiji 3 kg serta yang berkaitan dengan meningkatnya kuota.

"Karenanya, saya melihat bahwa pengangkatan pengecer menjadi pangkalan resmi elpijiĀ subsidi tidak menjamin bahwa besaran subsidi elpiji pasti akan berkurang karena dianggap penyaluran bisa tepat sasaran," kata Sofyano.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

Giro Surplus bank bjb, Solusi Cerdas Atur Dana Usaha Lebih Produktif

bank bjb hadirkan berbagai program bagi nasabah sebagai bagian dari komitmen berikan layanan perbankan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat dan Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, dan seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.
Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Insiden memilukan terjadi di perlintasan kereta api Alas Tua, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin pagi (23/2) sekitar pukul 07.00 WIB.Ā 
Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, bersama seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Timnas Indonesia kembali memiliki talenta keturunan yang mencoba peruntungan di Eropa. Sosok Aaron Suitela, striker berdarah Sumedang yang kini ke klub Spanyol.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT