News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DeepSeek Dilarang di AS dan Australia, Apakah Indonesia Akan Mengikuti?

Popularitas DeepSeek membuatnya dilarang digunakan di Australia hingga Amerika Serikat, bahkan ada UU yang akan mengatur terkait hal tersebut
Kamis, 6 Februari 2025 - 08:22 WIB
Logo Deepseek
Sumber :
  • deepseek.com

Jakarta, tvOnenews.com - Popularitas DeepSeek yang meningkat pesat telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara terkait keamanan, privasi, dan etika. Salah satu alasan utama adalah kebijakan chatbot ini yang menolak menjawab pertanyaan sensitif mengenai Partai Komunis Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump menyebut DeepSeek sebagai "peringatan keras" bagi industri teknologi Amerika. Gedung Putih saat ini sedang mengevaluasi dampaknya terhadap keamanan nasional, sementara beberapa lembaga pemerintah telah mengambil langkah tegas:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Angkatan Laut AS dan NASA telah melarang penggunaan DeepSeek, baik untuk keperluan pekerjaan maupun pribadi.

  • Texas menjadi negara bagian pertama yang melarang DeepSeek di perangkat pemerintah, dengan alasan potensi ancaman terhadap infrastruktur kritis.

  • Gubernur Texas, Greg Abbott, menegaskan bahwa larangan ini bertujuan melindungi negara bagian dari kemungkinan infiltrasi Partai Komunis Tiongkok melalui aplikasi AI yang mengumpulkan data.

  • Negara bagian lain di AS sedang mempertimbangkan kebijakan serupa.

Selain AS, Australia juga telah melarang DeepSeek dari seluruh perangkat dan sistem pemerintah. Pemerintah Australia menegaskan bahwa keputusan ini bukan semata-mata karena aplikasi ini berasal dari Tiongkok, tetapi karena adanya "risiko yang tidak dapat diterima" terhadap keamanan nasional.

Sebuah Rancangan Undang-Undang (RUU) baru yang diajukan oleh Senator Josh Hawley berupaya melarang warga AS membantu pengembangan AI di Tiongkok dan membatasi impor teknologi dari negara tersebut.

Jika disahkan, RUU ini akan:

  • Melarang impor teknologi atau kekayaan intelektual dari Tiongkok.

  • Menjatuhkan hukuman hingga 20 tahun penjara bagi pelanggar.

  • Memberikan denda hingga $1 juta untuk individu dan $100 juta untuk perusahaan yang melanggar aturan.

Meskipun RUU ini tidak secara langsung menyebut DeepSeek, usulannya muncul tepat setelah chatbot ini menjadi aplikasi AI paling populer di AS dan menyebabkan harga saham perusahaan teknologi Amerika turun drastis.

Bagaimana dengan Indonesia?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, Indonesia belum mengambil tindakan resmi terkait DeepSeek. Pemerintah belum mengeluarkan larangan atau kebijakan khusus terhadap aplikasi AI asal Tiongkok ini.

Namun, dengan meningkatnya pengawasan global terhadap keamanan data dan teknologi AI dari Tiongkok, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan mempertimbangkan langkah serupa di masa depan, terutama jika ditemukan risiko terhadap keamanan siber, privasi data, atau kepentingan nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT