News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luhut Dorong Swasta Ambil Peran Lebih Besar untuk Bawa Pertumbuhan 8%, Kebijakan Trump Bisa Dongkrak PDB RI 0,8%?

Luhut Binsar Pandjaitan menyebut swasta bisa membantu membuat ekonomi Indonesia lebih efisien, khususnya dalam mengejar target pertumbuhan 8% di tahun 2029.
Selasa, 18 Februari 2025 - 19:28 WIB
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan saat pidato dalam acara IES 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Sumber :
  • Dok. IBC

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa sektor swasta akan berperan penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi.

Dalam pidatonya di Indonesia Economic Summit 2025, Luhut menyebutkan bahwa kapasitas dan pengalaman manajemen dari sektor swasta bisa membantu membuat ekonomi Indonesia lebih efisien, khususnya dalam mengejar target pertumbuhan 8% di tahun 2029.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peran swasta sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. 85 persen ekonomi kita digerakkan oleh perusahaan swasta," kata Luhut Binsar Pandjaitan di hadapan peserta IES 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Luhut mengungkapkan, Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia saat ini berada di angka 6,6%, yang berarti diperlukan investasi sebesar 6,6% untuk setiap 1% pertumbuhan PDB. Angka itu lebih tinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Vietnam dan Malaysia.

Selain itu, pemerintah berencana menciptakan ekosistem yang lebih ramah bagi kantor keluarga guna menarik lebih banyak investasi ke dalam negeri.

Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah pembentukan Danantara, sovereign wealth fund dengan aset kelolaan (AUM) mencapai Rp900 triliun. Dana ini diharapkan menjadi alat untuk menggaet lebih banyak investasi swasta ke Indonesia.

"Presiden terus mengimbau kita untuk bekerja sama agar Indonesia meraih Golden Period 2045," imbuhnya dalam acara yang digelar oleh Indonesian Business Council (IBC) tersebut.

Lebih lanjut, Luhut juga menyoroti kebijakan proteksionisme pasar yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Menurutnya, kebijakan Trump itu dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan pendapatan PDB. Ia memperkirakan kebijakan tersebut dapat mendorong PDB Indonesia naik hingga 0,8%.

"Terhadap PDB Indonesia, potensinya positif, menambah persentase poin hingga 0,8%," kata mantan menteri yang akrab disapa LBP tersebut..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun untuk bisa memanfaatkan peluang tersebut, Indonesia perlu menarik lebih banyak investasi asing serta mengoptimalkan relokasi pasar global. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki kemudahan berbisnis di dalam negeri.

Kemudian, Luhut juga memaparkan bahwa potensi pertumbuhan PDB bisa lebih besar jika pelaku usaha dalam negeri melakukan diversifikasi ekspor ke negara mitra dagang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Pertandingan Amerika Serikat vs Australia dapat disaksikan pada Sabtu (20/6/2026). Berikut link live streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia.
Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Di Indonesia, dermatitis atopik bahkan tercatat sebagai salah satu penyakit kulit yang paling sering ditangani pada layanan dermatologi anak.
Kebakaran Rumah Bertingkat di Pademangan Jakut: Enam Penghuni Selamat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp1 Miliar

Kebakaran Rumah Bertingkat di Pademangan Jakut: Enam Penghuni Selamat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp1 Miliar

Musibah kebakaran melanda sebuah rumah bertingkat di Jalan Pademangan II, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (19/6) malam. 
Serba-serbi Offside, Aturan Sepak Bola yang Paling Sering Bikin Bingung

Serba-serbi Offside, Aturan Sepak Bola yang Paling Sering Bikin Bingung

Berikut adalah serba-serbi aturan offside yang wajib kamu pahami agar tidak lagi salah paham saat menonton pertandingan sepak bola.
Dampak Gempa di Sigi Sulteng: 42 Desa Terdampak, Ribuan Rumah dan Puluhan Tempat Ibadah Rusak

Dampak Gempa di Sigi Sulteng: 42 Desa Terdampak, Ribuan Rumah dan Puluhan Tempat Ibadah Rusak

Sembilan kecamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami dampak serius akibat gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/6) lalu. 
Panduan Nonton Sepak Bola untuk Penonton Cewek Pemula, Kamu Wajib Tahun Aturan-aturan Dasar Ini!

Panduan Nonton Sepak Bola untuk Penonton Cewek Pemula, Kamu Wajib Tahun Aturan-aturan Dasar Ini!

Supaya tidak lagi bingung, berikut adalah rangkuman beberapa aturan dasar sepak bola yang wajib cewek ketahui sebagai penonton pemula pertandingan sepak bola.

Trending

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Dermatitis Atopik Masih Jadi Kasus Terbanyak pada Anak, Ini Penjelasan Ahli

Di Indonesia, dermatitis atopik bahkan tercatat sebagai salah satu penyakit kulit yang paling sering ditangani pada layanan dermatologi anak.
Kebakaran Rumah Bertingkat di Pademangan Jakut: Enam Penghuni Selamat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp1 Miliar

Kebakaran Rumah Bertingkat di Pademangan Jakut: Enam Penghuni Selamat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp1 Miliar

Musibah kebakaran melanda sebuah rumah bertingkat di Jalan Pademangan II, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Jumat (19/6) malam. 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat Vs Australia

Pertandingan Amerika Serikat vs Australia dapat disaksikan pada Sabtu (20/6/2026). Berikut link live streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia.
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT