News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KKP Perkuat Pengelolaan Warisan Budaya Bawah Air

KKP berupaya tingkatkan kualitas pengelolaan warisan budaya bawah air guna membangun kesadaran, keterampilan, serta komitmen pengelolaan berkelanjutan.
Jumat, 21 Februari 2025 - 10:55 WIB
Pemerintah Alihkan Utang 35 Juta Dolar AS dari Amerika Serikat Untuk Program Konservasi Terumbu Karang
Sumber :
  • tangkapan layar https://www.djppr.kemenkeu.go.id/debtswapdalamrangkatfcca:sebuahinisiatifpengalihanutanguntukkonservasiterumbukarang

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan warisan budaya bawah air guna membangun kesadaran, keterampilan, serta komitmen jangka panjang dalam pengelolaan berkelanjutan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP, I Nyoman Radiarta, menyatakan bahwa upaya ini salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai mitra internasional dalam pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelatihan ini berfokus pada konservasi serta pengelolaan warisan budaya bawah air di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Nyoman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

BPPSDM KP KKP menggandeng Flinders University Australia, UNESCO Jakarta Multisectoral and Regional Office, Pemerintah Kabupaten Belitung, Kementerian Kebudayaan, serta National Research Institute of Maritime Heritage Korea untuk menyelenggarakan pelatihan guna meningkatkan kualitas pengelolaan warisan budaya bawah air.

Nyoman menyoroti bahwa Belitung memiliki kekayaan warisan budaya bawah air yang sangat berharga, termasuk situs Belitung Shipwreck, yang menyimpan ribuan artefak bernilai tinggi.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan komitmen jangka panjang dalam menjaga serta mengelola warisan budaya bawah air secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan akademisi, praktisi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal sangat penting dalam menciptakan sistem pengelolaan yang lebih baik sesuai standar internasional.

“Jika kita dapat mengelola dan melestarikan warisan ini dengan baik, maka kita juga turut mendukung pengembangan sektor eduwisata berbasis budaya maritim, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belitung,” tambahnya.

Koordinator kegiatan dari BPPSDM KP–Flinders University, Nia Naelul Hasanah Ridwan, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam konservasi dan pengelolaan warisan budaya bawah air di Belitung.

Selain itu, pelatihan ini merupakan bagian dari proyek “Revisiting Salvaged and Looted Shipwreck Sites in Indonesia: An Integrated Management Framework for Safeguarding Underwater Cultural Heritage”.

Nia menambahkan bahwa pelatihan ini juga menjadi bagian dari implementasi program Integrated Initiative for Underwater Cultural Heritage Preservation, Marine Ecosystem Environment, and Coastal Community Development.

Belitung dipilih sebagai lokasi pelatihan karena memiliki banyak warisan budaya bawah air, termasuk berbagai situs kapal karam dan artefak bersejarah. Secara geografis, wilayah ini berada di jalur pelayaran dan perdagangan dunia yang dikenal sebagai The Maritime Silk and Spice Route.

Salah satu penemuan bawah air paling signifikan di Indonesia adalah Belitung Shipwreck, kapal karam yang ditemukan sekitar 1,5 mil dari pantai Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Kapal ini diperkirakan berasal dari tahun 800 Masehi dan diyakini sebagai Arabian Dhow yang membawa sekitar 60.000 muatan, termasuk:

  • Keramik Changsha Dinasti Tang dengan motif lotus Budha, kaligrafi Al-Qur'an, serta desain khas Asia Tengah dan Persia.

  • Artefak dari emas dan perak.

  • Mangkuk hijau Persia, resin, logam, dan rempah-rempah.

Peserta Pelatihan dan Partisipasi Pihak Terkait

Pelatihan ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk:

  • Secara luring: Staf Pemerintah Kabupaten Belitung, museum daerah, Kantor Desa Batu Itam, perwakilan kelompok sadar wisata Desa Batu Itam dan Desa Keciput, penyuluh kelautan dan perikanan BBRUPP KKP, serta tim ahli cagar budaya daerah.

  • Secara daring: Staf museum daerah di Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang; pemerintah daerah Kepulauan Riau dan Tidore; Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK IV) Kepulauan Riau dan Sumatera Barat; Universitas Andalas; LRSDKP; serta Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa pengelolaan warisan budaya maritim di Indonesia harus dilakukan secara optimal.

“Pengelolaan ini tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga keberlanjutan dan nilai sejarah yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang,” ungkapnya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT