News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hidup Hemat Ala Jordi Onsu, Begini Cara Cerdas Atur Budget Rp2 Juta per Bulan untuk Makan, Triknya…

Jordi Onsu mengungkap trik hidup hemat di Jakarta dengan hanya menghabiskan Rp2 juta per bulan untuk makan. Begini cara mengatur keuangan ala Jordi Onsu.
Rabu, 26 Februari 2025 - 18:08 WIB
Jordi Onsu
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Jordi Onsu dikenal sebagai figur publik yang sukses di dunia hiburan dan bisnis, tetapi gaya hidupnya tetap sederhana.

Salah satu pernyataannya yang viral adalah bagaimana ia hanya menghabiskan Rp2 juta per bulan untuk makan, bahkan di tengah kehidupan Jakarta sebagai artis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi sebagian orang, jumlah tersebut terasa tidak masuk akal, tetapi bagi Jordi, ini adalah bagian dari kebiasaannya mengelola keuangan dengan cermat. 

Adik dari Ruben Onsu ini baru-baru ini membagikan tips bagaimana cara mengatur pengeluaran makan agar tetap hemat, namun tetap bisa menikmati hidup.

Jordi menekankan bahwa hidup sederhana dan menghargai uang adalah prinsip yang selalu ia pegang, bahkan sejak masih ngekos dulu. 

Salah satu kebiasaan Jordi Onsu yang membuatnya bisa menekan pengeluaran makan adalah selalu membawa lunch box dari rumah. Ia lebih memilih membawa bekal sendiri daripada membeli makanan di luar. 

"Sampai sekarang masih Rp 2 juta sih," ujar Jordi saat ditanya mengenai pengeluaran bulanannya untuk makan. 

Selain itu, ia juga membawa kopi dan air putih sendiri. Baginya, harga minuman di luar bisa sangat mahal dan menjadi pengeluaran tak terduga yang seharusnya bisa dihindari. 

"Nih, gue selalu bawa lunch box. Kopi gue juga bawa sendiri. Sama air putih. Karena air putih lumayan pricey di jalanan. Eh iya loh, air putih itu bisa Rp 10 ribu kalau lagi macet. Kalau lagi nggak macet Rp 5 ribu," ungkapnya. 

Jordi Onsu menilai bahwa sebenarnya makanan di Jakarta masih cukup terjangkau jika tahu cara memilih.

Jordi Onsu

Ia memberikan contoh menu sehari-hari yang murah namun tetap mengenyangkan. 

"Bro, pagi-pagi makan nasi uduk Rp 15 ribu, makan siang Rp 20 ribu, makan malam? Makan di rumah lah, makan di kosan," sebutnya. 

Ia menyarankan agar sesekali membeli makanan di luar, tetapi jangan terlalu sering. Lebih baik memasak di rumah karena selain lebih hemat, makanan juga lebih sehat dan terjamin kebersihannya. 

Jordi juga membagikan perhitungan sederhana mengenai bagaimana pengeluaran makan bisa membengkak jika tidak dikontrol.  

  • Sarapan di luar (kopi + snack) Rp35.000  
  • Makan siang di kantin atau restoran Rp35.000  
  • Makan malam & nongkrong dengan teman Rp80.000 

Jika totalnya adalah Rp150.000 sehari, maka dalam sebulan bisa mencapai Rp4,5 juta hanya untuk makan dan minum. 

Padahal, jika penghasilan hanya sekitar Rp8 juta, maka hampir setengahnya hanya digunakan untuk konsumsi makanan dan minuman. 

"Ya masa setiap hari mau beli makanan Rp80-100 ribu? Yang ada lu cari duit cuman buat gaya hidup doang, bro!" kata Jordi. 

Menurut Jordi, hidup di kota besar seperti Jakarta memang mahal, tetapi bukan berarti tidak bisa berhemat.

Ia menekankan bahwa Rp2 juta per bulan sebenarnya sudah cukup untuk makan, asalkan tahu cara mengatur pengeluaran. 

Ia juga menyoroti kebiasaan ngopi di pagi hari dan nongkrong di malam hari yang menurutnya lebih ke arah gaya hidup daripada kebutuhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu yang namanya gaya hidup! Boleh ngopi, mendukung UMKM, tapi jangan setiap hari. Atau beli kopi weekdays, weekendnya kita buat kopi di rumah. Kalau mau beli makan di luar, bawa kopi dari rumah. Kalau mau beli kopi di luar, bawa makanan dari rumah. Subsidi lah," pungkasnya. 

Dengan menerapkan strategi ini, siapa pun bisa mengatur budget makan lebih baik dan menghindari pemborosan yang tidak perlu. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Kasus pembunuhan disertai mutilasi dan perampokan yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada pertengahan bulan Februari 2026, lalu akhirnya memasuki tahap rekontruksi.
Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Bungkam Pemuncak Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Langsung jadi Juara Putaran Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan pembuka dari seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Gresik Phonska Plus.
Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Sempat Terkena Skandal Paspor Bersama Dean James, Nathan Tjoe A On dan Tim Geypens Resmi Kembali Bermain di Liga Belanda

Willem II dan FC Emmen mengumumkan bahwa Nathan Tjoe-A-On dan Tim Geypens bisa kembali memperkuat tim pada Kamis (9/4/2026). 
Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tegang, Menteri Pariwisata Gelagapan saat Ditanya Soal Anggaran Pada Rapat DPR, Saleh Daulay: Biasa Kita Hadapi Begini

Tiba-tiba suasana menjadi tegang saat Kementerian Pariwisata melakukan rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI ketika membahas mengenai anggaran, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Ribuan Pasutri di Sleman Ajukan Cerai, Masalah Pertengkaran Hingga Ekonomi Mendominasi

Angka perceraian di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. 
Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Italia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026? Ini Bocorannya

Wacana Timnas Indonesia Vs Italia di FIFA Matchday 2026 bukan tanpa dasar. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Italia

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT