News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RAJA Jual Saham RATU Jauh di Bawah Harga Pasar, Saham Emiten Milik Suami Puan Maharani Ini Justru Melonjak

Perusahaan milik Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memilih melepas sebagian saham miliknya di anak perusahaan, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).
Kamis, 6 Maret 2025 - 12:58 WIB
RAJA Jual Saham RATU Jauh di Bawah Harga Pasar, Saham Milik Suami Puan Maharani Ini Justru Melonjak
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com -  Perusahaan milik Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memilih melepas sebagian saham miliknya di anak perusahaan, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Namun, harga penjualan saham oleh perusahaan milik suami Puan Maharani ini ternyata jauh di bawah harga pasar. 

Dalam Keterbukaan Informasi yang disampaikan  ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/3/2025), Sekretaris Perusahaan PT Rukun Raharja Tbk Yuni Pattinasarani melaporkan transaksi Transaksi pelepasan saham milik Perseroan sebesar 4,66 persen (empat koma enam puluh enam persen) di PT Raharja Energi CepuTbk (RATU). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada tanggal 5 Maret 2025, Perseroan melepaskan sebanyak 126.521.500 (seratus dua puluh enam juta lima ratus dua puluh satu ribu lima ratus) saham yang dimiliki oleh Perseroan ("Saham Pemegang Saham Penjual") yang mewakili sebanyak 4,66 persen (empat koma enam enam persen) dari modal Ditempatkan dan disetor penuh dalam RATU," seperti dikutip dari Keterbukaan Informasi. 

Dalam keterangannya, Yuni Pattinasarani tidak merinci nilai transaksi penjualan saham RATU tersebut dan kepada siapa saham tersebut telah dijual. Namun, dalam data transaksi perdagangan saham yang dirilis BEI, terdapat transaksi nego yang terjadi pada saham RATU dengan nilai signifikan. 

Namun, total transaksi saham RATU di pasar nonreguler pada tanggal 5 Maret 2025, tercatat mencapai Rp148,66 miliar. Transaksi di luar pasar reguler tersebut tejadi hanya satu kali atas 126.521.500 saham RATU. 

Dengan nilai penjualan saham RATU tersebut, maka harga penjualan saham RATU di pasar nonreguler tersebut berada di level Rp1.175 per saham. Harga jual saham ini jauh di bawah harga penutupan kemarin (5/3/2024) yang berada di level Rp5.975 per saham. Artinya, harga penjualan saham RATU hanya 19,66 persen dari harga pasar. 

Dalam penjelasannya ke BEI, manajemen RAJA tidak melaporkan secara rinci bentuk transaksi penjualan tersebut, apakah merupakan hasil transaksi repo (gadai saham) atau transaksi penjualan biasa. Demikian juga dengan pihak pembeli saham RATU yang berhasil membeli saham jauh di bawah harga pasar tersebut. 

Harga RAJA dan RATU

Meski melepas saham RATU jauh di bawah harga pasar dan kehilangan potensi keuntungan jika menjual pada harga pasar, transaksi penjualan tersebut ternyata belum berdampak negatif terhadap kinerja saham kedua perusahaan tersebut. Harga saham RAJA dan saham RATU justru melonjak transaks pascapenjualan.

Pada perdagangan sesi I, Kamis, harga saham RAJA terpantau menguat hingga Rp120 atau 4,58 persen ke level Rp2,740. Saham RAJA ditransaksikan 5.729 kali transaksi atas 25,46 juta saham senilai Rp70,47 miliar. 

Sementara harga saham RATU juga naik lebih tinggi, yakni mencapai Rp475 atau 7,95 persen ke level Rp6.450. Total nilai perdagangan saham RATU terpantau cukup tinggi yakni mencapai Rp57,53 miliar, dengan frekuensi transaksi mencapai 6.303 kali transaksi. 

Dengan harga penutupan di sesi I tersebut maka total nilai kapitalisasi pasar saham RATU diperkirakan mencapai Rp17,52 triliun.

Selanjutnya dijelaskan, meski telah melepas 126.521.500 saham RATU, yang mewakili sebanyak 4,66 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh RATU, menurut Yuni Pattinasarani, RAJA tetap menjadi pemegang saham pengendali di RATU. 

"Transaksi pelepasan saham ini tidak mempengaruhi pengendalian Perseroan atas RATU. Perseroan tetap mempertahankan statusnya sebagai Pemegang Saham Utama dengan kepemilikan saham sebesar 75,34 persen," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, RAJA tercatat memiliki 2,171 miliar saham RATU, dan menjadi pengendali dengan kepemilikan 79,99 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh RATU. Selain RAJA, kepemilikan saham RATU dikuasai oleh emiten publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen. (hsb)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Lirik dan Makna Lagu Kau Yang Utama Syahrini, Ungkap Sosok yang Selalu Bertakhta di Hatinya

Syahrini resmi merilis lagu “Kau Yang Utama”. Simak lirik lengkap dan makna lagu yang mengungkap sosok Reino Barack yang selalu bertakhta di hatinya.
Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Enam Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Dalam Asian Games 2026 tersebut, tim Merah Putih berhasil membawa pulang dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dari nomor beregu maupun perorangan.
Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Pertamina membantu pemulihan ekonomi perajin tenun Desa Adat Sade melalui bantuan 45 alat tenun dan pelatihan untuk menjaga tradisi Sasak di Lombok.
5 Daftar Film Terhoror Indonesia di Tahun 2026, Salah Satunya Dibintangi Prilly Latuconsina

5 Daftar Film Terhoror Indonesia di Tahun 2026, Salah Satunya Dibintangi Prilly Latuconsina

Berikut deretan film horor Indonesia yang populer di tahun 2026 di Bioskop. Salah satunya dibintangi artis muda, Prilly Latuconsina.
Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Ketika banyak orang menikmati momen akhir pekan dengan santai, lima zodiak ini justru harus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman nasib sial.
Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Dean James dan Joey Pelupessy ternyata memiliki pengalaman lucu saat berbagi kamar hotel ketika menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT