News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muhammadiyah: Raksasa Keagamaan Indonesia dengan Kekayaan Fantastis Capai Rp454 Triliun

Muhammadiyah masuk daftar organisasi keagamaan terkaya di dunia dengan aset Rp454 triliun, berkat amal usaha di pendidikan, kesehatan, dan wakaf produktif.
Rabu, 26 Maret 2025 - 09:50 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Muhammadiyah kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai salah satu organisasi keagamaan terkaya di dunia. 

Dengan aset yang mencapai Rp454,24 triliun, Muhammadiyah bahkan mengungguli banyak organisasi keagamaan global dalam hal pengelolaan dana dan amal usaha. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan dari Seasia Stats, Muhammadiyah menempati peringkat keempat sebagai organisasi keagamaan terkaya di dunia. Selain itu, kekayaan Muhammadiyah diperkirakan mencapai Rp400 triliun, menjadikannya salah satu organisasi Islam terkaya di dunia. 

Bagaimana organisasi yang didirikan KH. Ahmad Dahlan ini bisa menjadi raksasa ekonomi dalam dunia keagamaan? Simak ulasannya!

Jaringan Amal Usaha Raksasa, dari Kampus hingga Rumah Sakit

Tidak banyak yang tahu bahwa Muhammadiyah memiliki jaringan amal usaha yang sangat luas. Organisasi ini mengelola lebih dari 170 universitas, ribuan sekolah, lebih dari 120 rumah sakit dan klinik, serta panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Banyak dari lembaga ini telah berkembang menjadi institusi ternama, seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang menjadi universitas swasta terbaik di Indonesia. 

Di sektor kesehatan, rumah sakit Muhammadiyah juga berperan besar dalam memberikan layanan medis berkualitas dengan standar profesional.

Dari Pendidikan hingga Kesehatan, Pendapatan Mengalir Deras

Dua sektor utama yang menjadi penyokong ekonomi Muhammadiyah adalah pendidikan dan kesehatan. Kampus-kampus Muhammadiyah menjadi pilihan utama bagi ribuan mahasiswa setiap tahunnya, menciptakan sumber pendapatan yang stabil.

Di sisi lain, rumah sakit Muhammadiyah juga terus berkembang, tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota tetapi juga masyarakat umum. Rumah sakit ini menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar yang mendukung operasional organisasi secara mandiri.

Kemandirian Finansial dan Sistem Wakaf Produktif

Berbeda dengan banyak organisasi keagamaan lain yang bergantung pada dana hibah atau donasi pemerintah, Muhammadiyah menjalankan prinsip kemandirian finansial. 

Organisasi ini mengelola aset dengan sistem wakaf produktif, di mana tanah dan bangunan yang diwakafkan digunakan untuk kepentingan bisnis, pendidikan, dan kesehatan.

Hal ini membuat Muhammadiyah tidak hanya bertahan tetapi terus berkembang tanpa harus bergantung pada bantuan asing atau negara. Manajemen yang profesional serta tata kelola yang baik menjadi kunci keberhasilan Muhammadiyah dalam mempertahankan asetnya.

Didukung Jutaan Anggota dan Donasi Rutin

Dengan lebih dari 40 juta anggota, Muhammadiyah memiliki basis pendukung yang luar biasa. Donasi dan infaq rutin yang diberikan oleh anggota menjadi salah satu sumber pemasukan yang signifikan bagi organisasi ini.

Selain itu, struktur organisasi yang tertata rapi membuat setiap dana yang masuk dikelola dengan efektif dan efisien untuk mendukung program-program sosial, pendidikan, dan kesehatan yang terus berkembang.

Benarkah Muhammadiyah Lebih Kaya dari Vatikan?

Berdasarkan laporan Seasia Stats, Muhammadiyah berada di peringkat keempat sebagai organisasi keagamaan terkaya di dunia. Jika dibandingkan dengan Vatikan, aset Muhammadiyah lebih besar dari beberapa aspek tertentu, terutama dalam jumlah amal usaha yang langsung berdampak pada masyarakat luas. 

Namun, Vatikan memiliki sumber kekayaan lain yang berbeda, seperti koleksi seni berharga, properti di berbagai negara, serta donasi global dari umat Katolik di seluruh dunia.

Muhammadiyah, Organisasi Keagamaan yang Berorientasi Sosial

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak didirikan pada tahun 1912, Muhammadiyah berkomitmen untuk menjalankan Islam berkemajuan—sebuah konsep yang menekankan keseimbangan antara ajaran Islam dan perkembangan zaman. Organisasi ini tidak terlibat dalam politik praktis tetapi aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dengan aset yang terus berkembang, Muhammadiyah tidak hanya menjadi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tetapi juga salah satu yang paling berpengaruh di dunia.  (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengecek kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis. Sebab, sikapnya menolak dugaan pungli menuai kontroversi di ruang publik.
Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Seorang pemain resmi kembali jadi warga Belanda usai polemik paspor di Liga Belanda dan gagal lolos ke Piala Dunia. Eks striker timnas itu kini bisa main lagi.
Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Podium pertama Lewis Hamilton untuk Ferrari di F1 GP China 2026,  belum cukup meyakinkan semua pihak bahwa ia benar-benar bangkit bersama si Kuda Jingkrak.
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Presiden Prabowo Subianto melontarkan target ambisius bahwa Indonesia harus mampu memproduksi mobil listrik secara massal pada 2028
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi tidak keluarkan visa haji furoda 2026. Kemenhaj ingatkan masyarakat waspada tawaran haji tanpa antre yang berpotensi penipuan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT