News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TikTok Masih di Ambang Pisah dengan AS, Trump Tegaskan Kesepakatan “Masih di Atas Meja”

Trump nyatakan kesepakatan TikTok masih terbuka jelang tenggat 19 Juni. ByteDance harus pisahkan aset AS atau TikTok bakal dilarang total.
Kamis, 10 April 2025 - 08:25 WIB
Ilustrasi TikTok
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan bahwa kesepakatan untuk memisahkan aset TikTok di Amerika Serikat masih berada "di atas meja", meski sempat tertunda dan menuai kritik dari sejumlah anggota parlemen.

Pernyataan ini disampaikan Trump pada Rabu (9/4/2025) di Oval Office. Melansir dari Reuters, Trump sebut ada beberapa perusahaan besar dan “orang-orang hebat” yang tertarik menangani TikTok, tetapi masa depan kesepakatan ini sangat bergantung pada perkembangan hubungan AS-China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memiliki kesepakatan dengan beberapa orang hebat, beberapa perusahaan sangat kaya yang akan menangani ini dengan sangat baik, tetapi kami harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi dengan China," ujar Trump.

Tenggat Waktu Baru: 19 Juni 2025

Pada Jumat sebelumnya, Trump kembali memperpanjang tenggat waktu bagi ByteDance—perusahaan asal China pemilik TikTok—untuk melepas aset bisnis TikTok di AS. Jika tidak ada kesepakatan hingga 19 Juni 2025, maka aplikasi video pendek yang digunakan oleh sekitar 170 juta warga AS itu akan resmi dilarang.

Trump sebelumnya telah dua kali menunda implementasi larangan tersebut, yang awalnya dijadwalkan berlaku pada Januari.

Kesepakatan yang sedang dibahas akan menciptakan entitas baru berbasis di AS, yang dimiliki mayoritas oleh investor Amerika, serta beroperasi secara mandiri dari induk perusahaan di China.

Protes dari Kongres dan Ancaman Hukum

Meski demikian, sejumlah senator dari Partai Demokrat dan Republik menyatakan keberatan. Senator Demokrat Mark Warner dan Ed Markey mempertanyakan legalitas perpanjangan tenggat waktu oleh Trump, dan menyebut bahwa kesepakatan yang tengah dibahas tidak akan memenuhi syarat hukum yang berlaku.

Senator Ed Markey sempat mengusulkan perpanjangan waktu hingga Oktober melalui rancangan undang-undang, namun proposal itu ditolak.

Sementara itu, Ketua Komite Intelijen Senat Tom Cotton memberikan peringatan keras:

"Kepada siapa pun di Amerika yang ingin berinvestasi dalam kesepakatan TikTok yang setengah matang ini, Kongres tidak akan pernah melindungi kalian dari berbisnis dengan China Komunis," ujar Cotton.

Menurutnya, calon pembeli TikTok harus memutus total hubungan dengan China dan tidak boleh mengandalkan kekebalan hukum dari Kongres untuk kesepakatan yang berisiko.

TikTok Bungkam, China Jadi Penentu

Hingga saat ini, TikTok belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan terbaru ini. Namun sumber yang dekat dengan investor AS ByteDance mengungkap bahwa negosiasi dan persiapan kesepakatan masih berjalan menjelang tenggat 19 Juni.

Meski begitu, satu hambatan utama masih membayangi: persetujuan dari pemerintah China. Bahkan menurut sumber tersebut, perselisihan tarif antara AS dan China juga harus diselesaikan terlebih dahulu agar kesepakatan ini bisa terealisasi.

Sesuai undang-undang, TikTok diwajibkan untuk menghentikan operasinya di AS paling lambat 19 Januari jika proses divestasi belum selesai. Namun Trump, yang kembali menjabat pada 20 Januari 2025, memilih untuk tidak menegakkan larangan tersebut. Bahkan Departemen Kehakiman pada Januari sempat memberi tahu Apple dan Google bahwa aplikasi TikTok tidak akan dilarang untuk sementara waktu, yang membuat aplikasi itu tetap bisa diunduh di AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasib TikTok di Amerika Serikat kini berada di ujung tanduk. Meskipun ada kesepakatan potensial untuk memisahkan operasinya dari China, hambatan hukum domestik dan ketegangan geopolitik dengan Beijing menjadi batu sandungan serius. 

Tenggat 19 Juni akan menjadi penentu masa depan TikTok di Negeri Paman Sam—antara restrukturisasi besar atau pelarangan total. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Zaenal Arief Kenang Debut Bersama Timnas Indonesia, Sempat Terkejut Lihat Level Lawan

Zaenal Arief Kenang Debut Bersama Timnas Indonesia, Sempat Terkejut Lihat Level Lawan

Legenda Persib Bandung Zaenal Arief mengenang momen awalnya memperkuat Timnas Indonesia di Piala Tiger 2002. Ia mengaku sempat terkejut karena menganggap level.
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kerja Sama Sponsor hingga Dua Tahun, Target Juara Jadi Fokus Utama

Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kerja Sama Sponsor hingga Dua Tahun, Target Juara Jadi Fokus Utama

Persija Jakarta resmi memperpanjang kerja sama dengan Se’Indonesia hingga musim 2027/2028. Logo sponsor tetap menghiasi jersey Macan Kemayoran musim baru.
Liverpool Tunggu Tawaran Inter Milan untuk Curtis Jones, Masa Depan Alexis Mac Allister Ikut Jadi Sorotan

Liverpool Tunggu Tawaran Inter Milan untuk Curtis Jones, Masa Depan Alexis Mac Allister Ikut Jadi Sorotan

Liverpool masih menunggu perkembangan terbaru terkait ketertarikan Inter Milan kepada Curtis Jones. The Reds juga menentukan sikap terhadap Alexis Mac Allister.
IHSG Melesat Usai Pidato Prabowo, Ini Faktor Penting yang Jadi Sorotan Investor

IHSG Melesat Usai Pidato Prabowo, Ini Faktor Penting yang Jadi Sorotan Investor

IHSG melesat 1,59% ke 6.401,89 usai pidato Prabowo soal RAPBN 2027. Investor merespons positif target pertumbuhan ekonomi 6% hingga defisit anggaran yang lebih rendah.
AC Milan Beri Kesempatan Kedua untuk Yunus Musah, 3 Klub Gigit Jari Usai Ditolak Rossoneri

AC Milan Beri Kesempatan Kedua untuk Yunus Musah, 3 Klub Gigit Jari Usai Ditolak Rossoneri

AC Milan membuat keputusan terkait masa depan Yunus Musah. Rossoneri memilih mempertahankan gelandang asal Amerika Serikat itu untuk musim 2026/2027.
Fahry Septian Sudah Gabung! Timnas Voli Indonesia Jalani Latihan Perdana Sebelum Terbang ke Kamboja

Fahry Septian Sudah Gabung! Timnas Voli Indonesia Jalani Latihan Perdana Sebelum Terbang ke Kamboja

Timnas Voli Indonesia mulai memanaskan persiapan menuju Asian Games 2026 dengan menggelar latihan perdana bersama skuad yang telah dipanggil.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT