News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Asia Guncang! Ancaman Tarif Baru Trump Terhadap Mineral Kritis Hantam Pasar

Pasar Asia terguncang setelah Donald Trump usulkan tarif baru atas impor mineral penting. Indeks utama melemah, investor waswas potensi perang dagang jilid dua.
Rabu, 16 April 2025 - 12:19 WIB
Pejalan kaki berjalan melewati layar elektronik yang menampilkan rata-rata saham Nikkei Jepang di Tokyo, Jepang, 15 April 2025.
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com – Ketegangan dagang kembali memanas setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan dimulainya penyelidikan atas tarif baru terhadap semua impor mineral penting ke Amerika Serikat. 

Kebijakan ini sontak memukul bursa Asia pada sesi pembukaan Rabu pagi, membuat investor global bersikap hati-hati dan memicu koreksi di berbagai pasar regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks Saham Asia Dibuka Melemah

Hampir seluruh bursa utama di Asia mengalami tekanan jual signifikan, mencerminkan kekhawatiran terhadap dampak tarif baru terhadap rantai pasok global dan stabilitas ekonomi kawasan:

  • Nikkei Futures (Tokyo) terkoreksi 0,5% di tengah ketegangan dagang baru.

  • Hang Seng Index (Hong Kong) jatuh hingga 1,6%, paling tajam di kawasan.

  • CSI300 (China) turun 0,8% meskipun ada data ekonomi positif.

  • Shanghai Composite melemah 0,6%.

  • KOSPI (Seoul) turun 0,21% ke level 2.472,22 poin.

Para analis menyebut pelemahan ini sebagai respons spontan terhadap kemungkinan tarif balasan dan disrupsi sektor pertambangan dan manufaktur, terutama untuk komoditas seperti lithium, kobalt, dan nikel, yang kini menjadi tulang punggung ekonomi hijau.

Data Ekonomi China Tak Mampu Menahan Sentimen Negatif

Di tengah sentimen global yang negatif, China justru merilis kabar baik. Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini tercatat 5,4% secara tahunan, lebih tinggi dari ekspektasi analis yang memproyeksikan 4,8%–5%.

Peningkatan ini didorong oleh:

  • Kenaikan konsumsi domestik pasca libur Tahun Baru Imlek

  • Pertumbuhan investasi infrastruktur

  • Stimulus fiskal dari pemerintah pusat

Namun, kinerja pasar saham Tiongkok tetap negatif, karena pelaku pasar lebih fokus pada eskalasi ketegangan dengan AS yang bisa berdampak jangka panjang pada ekspor dan akses investasi.

Dampak Strategis Kebijakan Tarif Trump

Perintah penyelidikan Trump mencakup seluruh impor mineral penting, termasuk dari negara-negara mitra dagang utama AS seperti:

  • China (penghasil lithium dan grafit)

  • Indonesia (sumber utama nikel dunia)

  • Chile dan Argentina (penghasil litium utama di Amerika Selatan)

Trump mengklaim tarif diperlukan untuk melindungi industri strategis nasional, khususnya untuk kebutuhan baterai kendaraan listrik, militer, dan teknologi tinggi. Namun, para pengamat menilai langkah ini justru bisa mengganggu transisi energi bersih dan menambah beban biaya produksi.

Di sisi lain, Trump juga disebut berencana mengenakan tarif 25% terhadap mobil dan suku cadang dari Kanada dan Meksiko, yang dikhawatirkan akan memperluas ketegangan dagang lintas sektor.

Efek Langsung ke Korporasi dan Sektor

  1. Industri Otomotif & EV
    Tarif baru akan menaikkan harga bahan baku seperti litium dan nikel, memperbesar biaya produksi mobil listrik dan mengganggu target transisi energi di AS.

  2. Produsen Baterai & Teknologi
    Perusahaan seperti Panasonic, CATL, dan LG Energy Solution bisa mengalami hambatan distribusi dan pembengkakan biaya operasional.

  3. Perusahaan Tambang Asia
    Produsen seperti Vale Indonesia, Tianqi Lithium, dan Ganfeng Lithium kemungkinan menghadapi hambatan ekspor, penundaan kontrak, atau renegosiasi harga jual.

Respons Pasar dan Pemerintah

Sejumlah negara mitra dagang AS mulai mengkaji strategi antisipatif termasuk diversifikasi pasar ekspor dan penguatan kerja sama lintas kawasan. Pemerintah Tiongkok menyatakan kesiapan untuk membalas tarif baru jika benar diberlakukan secara sepihak.

Investor global kini mengalihkan perhatian ke:

  • Pernyataan resmi Gedung Putih atau Trump Campaign

  • Reaksi parlemen AS atas rencana kebijakan ini

  • Kemungkinan tarif balasan dari China dan negara lain

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasar Asia sedang diuji kembali oleh ketegangan geopolitik dan proteksionisme ekonomi yang mengingatkan pada masa-masa awal perang dagang AS–China 2018–2019. Jika eskalasi terus berlanjut, maka bukan hanya sektor mineral, tetapi seluruh rantai pasok global bisa terdampak signifikan.

Kebijakan tarif Trump mungkin ditujukan untuk mengamankan masa depan industri AS, tapi efek riilnya bisa lebih besar: pasar global yang bergejolak, transisi energi yang terhambat, dan hubungan internasional yang semakin renggang. (reu/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 
KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

KPK Periksa PNS Bea Cukai dalam Kasus Suap Impor Barang, Tinggal Satu Tersangka di Tahap Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang saksi yakni Pegawai Negara Sipil (PNS) Bea Cukai, Akhmad Fikri Yahmani terkait kasus dugaan suap importasi barang. 
Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Ramalan Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Berkalung Untung vs 5 Weton Rentan Buntung

Berikut sepuluh weton yang diprediksi mengalami nasib baik dan buruk esok hari tanggal 18 Juni 2026.
Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Ramalan Finansial Weton 18 Juni 2026: 5 Weton Banjir Rezeki vs 5 Weton Rawan Boncos, yang Mana Nasib Anda Besok?

Buatkan artikel dengan panjang 400 tentang ramalan 10 weton yang akan mengalami penurunan dan kenaikan dalam hal finansial pada tanggal 18 Juni 2026. Bedakan dari sebelumnya
Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Sambangi UAS di Riau, Mardiono Bawa Misi Kenegaraan dan Perjuangan Politik

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan sekaligus Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengadakan pertemuan khusus dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (17/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT