News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Ekonomi Fluktuatif Buat Daya Beli Masyarakat Menurun, Ekonom Prediksi IHSG Tertahan di Bawah 6.500

“Mungkin (tertahan), ya mudah-mudahan dengan adanya intervensi, (IHSG) enggak di bawah 6.500,”
Kamis, 17 April 2025 - 15:52 WIB
Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto
Sumber :
  • doc Mirae Asset

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam jangka pendek diperkirakan masih akan tertahan di kisaran level 6.000 hingga 6.500.

Tertahannya IHSG di kisaran itu diprediksi Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proyeksi ini didorong oleh tingginya ketidakpastian global akibat perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta masih tingginya aliran modal keluar (capital outflow) dari pasar saham tanah air.

Pun bila melesat, dia memperkirakan IHSG akan ada di level 6.600.

“Mungkin (tertahan) sekitar 6.000-6.500, mungkin bisa sampai 6.600. Agak-agak susah sekarang soalnya fluktuasinya sangat tinggi. Ya mudah-mudahan dengan adanya intervensi tadi (IHSG) enggak di bawah 6.500,” ujar Rully, Kamis (17/4/2025).

Ia menjelaskan salah satu tekanan yang dirasakan pasar berasal dari menurunnya daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen.

Hal ini tercermin dari terus menurunnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) kendati telah melewati periode bulan Ramadhan dan Lebaran.

Berdasarkan survei Bank Indonesia (BI), IKK pada Maret 2025 tercatat sebesar 121,1, turun dari 126,4 pada Februari.

Ini merupakan penurunan tiga bulan berturut-turut dan menjadi level terendah sejak November 2024.

Menurut dia, biasanya periode Ramadhan dan Lebaran menjadi momentum bagi emiten sektor konsumsi dan ritel untuk mendongkrak kinerja.

Namun, pola tersebut tidak terjadi tahun ini, yang justru mengindikasikan lemahnya daya beli masyarakat, terutama kelas menengah.

Pelemahan konsumsi seperti ini berdampak pada emiten yang bergerak di sektor ritel.

“Ini siklus yang seharusnya di kuartal I itu lebih bagus, tapi ini tidak terjadi. Saya khawatir mungkin kalau di kuartal I yang ada Lebarannya saja sudah jelek, bagaimana kuartal-kuartal berikutnya. Jadi ini kondisinya kurang bagus terutama untuk emiten-emiten di sektor konsumen, sektor ritel,” jelasnya.

Di sisi lain, sektor komoditas yang biasanya menjadi penopang pasar juga mengalami tekanan.
Harga batu bara, sawit dan nikel menunjukkan tren penurunan.

Sementara, saat ini hanya emas yang menunjukkan penguatan signifikan, baik sebagai komoditas maupun sebagai aset investasi.

“Jadi memang kita lihat dalam sepanjang tahun 2025 ini masih ada peluang yang mungkin dengan tren masih tinggi emas masih tetap tinggi. Bahkan kalau kita lihat dari forecast, itu (harga emas) bisa antara 3.500 (dolar AS per troy ounce) sampai 4.000,” terang Rully.

Ia menyoroti bahwa salah satu emiten yang mencatatkan tren kenaikan saat ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (Antam), yang bergerak di bidang pertambangan emas.

Lebih lanjut, terkait rencana intervensi dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk menjadi penyedia likuiditas (liquidity provider) di pasar modal, Rully memandang langkah itu dapat berpotensi menahan pelemahan IHSG lebih lanjut.

“Saya juga sebenarnya kurang setuju dengan dividen BUMN (digunakan) untuk menjaga liquidity yang seharusnya lebih digunakan untuk lebih mendorong ekonomi. Karena kan janjinya dividennya (BUMN) digunakan untuk membiayai investasi,” ucapnya.

Sebenarnya langkah tersebut bisa membantu stabilisasi jangka pendek, namun Rully juga mengingatkan agar penggunaan dana dividen BUMN sebaiknya tidak digunakan terlalu besar untuk intervensi pasar.

Ia mengimbau pemerintah sebaiknya membiarkan pasar bergerak secara alami. Intervensi hanya perlu dilakukan dalam konteks menjaga kepercayaan dan stabilitas, bukan sebagai instrumen utama menggerakkan pasar modal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena ini istilahnya stabilisasi market lah untuk menjaga kepercayaan. Dalam jangka pendek oke, tapi mungkin enggak boleh terus-terusan,” kata Rully.

(ant/vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asian Games 2026: Kata Alwi Farhan Usai Catat Kemenangan yang Jadi Titik Balik Kebangkitan Indonesia atas China di Final

Asian Games 2026: Kata Alwi Farhan Usai Catat Kemenangan yang Jadi Titik Balik Kebangkitan Indonesia atas China di Final

Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Merah Putih di Asian Games 2026.
Polresta Surakarta Ungkap Kasus Penjualan Bayi, Ibu Kandung Terima Rp 6 Juta

Polresta Surakarta Ungkap Kasus Penjualan Bayi, Ibu Kandung Terima Rp 6 Juta

Seorang ibu berinisial MDS (20) di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta tega menjual bayinya yang belum genap berusia dua bulan.
Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Tijjani Reijnders membuat pengakuan soal keputusannya pindah ke Arab Saudi. Ia secara terbuka menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan utamanya.
Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Payung hukum tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi berkekuatan hukum usai disahkan oleh Kepala Negara. 
Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang mengirim sinyal bahaya jelang Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Uruguay 3-1. Hasil ini jadi peringatan bagi Timnas Indonesia di Grup F.
Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Badminton berhasil memberikan medali emas pertama bagi Indonesia setelah mengalahkan China di babak final nomor beregu putra di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Kamis (24/9/2026). 

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT