News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Terapkan Tiga Skema Tarif Baru terhadap Indonesia, Termasuk Tarif Resiprokal 32%

AS berlakukan tiga tarif baru atas ekspor Indonesia: tarif dasar 10%, tarif resiprokal 32%, dan tarif sektoral hingga 25% untuk baja dan otomotif.
Selasa, 22 April 2025 - 11:28 WIB
donald trump
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan bahwa kebijakan tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia tidak hanya sebatas tarif resiprokal 32%, tetapi mencakup tiga skema tarif berbeda.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, menjelaskan bahwa kebijakan baru AS meliputi tarif dasar baru, tarif resiprokal, dan tarif sektoral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh kebijakan ini diberlakukan untuk hampir semua negara kecuali Meksiko dan Kanada yang terikat perjanjian perdagangan bebas United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA).

1. Tarif Dasar Baru Berlaku 5 April 2025

Skema pertama adalah kenaikan tarif dasar yang mulai diberlakukan sejak 5 April 2025. AS menaikkan tarif dasar sebesar 10% dari tarif sebelumnya. Kenaikan ini diterapkan pada berbagai barang ekspor Indonesia ke AS dengan besaran yang bervariasi tergantung jenis barang, mulai dari 0%, 5%, hingga 10%.

"Besaran tarifnya tergantung jenis barang. Misalnya ada yang sebelumnya 0% atau 5%, kini naik jadi 10%," ujar Djatmiko dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/4).

2. Tarif Resiprokal 32%, Berlaku Mulai Juli 2025

Skema kedua adalah tarif resiprokal sebesar 32% yang akan dikenakan terhadap barang-barang ekspor dari Indonesia ke AS. Kebijakan ini akan efektif per 9 Juli 2025, namun pelaksanaannya ditunda selama 90 hari ke depan.

"Yang perlu digarisbawahi, tarif ini belum langsung diberlakukan. Masih ada penundaan 90 hari. Tapi setelah itu, bagaimana kelanjutannya? Kita belum tahu," ungkap Djatmiko.

3. Tarif Sektoral 25% untuk Komoditas Tertentu

Skema ketiga adalah tarif sektoral sebesar 25% yang dikenakan terhadap komoditas-komoditas strategis seperti baja, aluminium, otomotif, dan komponen otomotif. Jika tarif sektoral ini diterapkan pada suatu negara, maka tarif dasar baru dan tarif resiprokal tidak akan dikenakan pada sektor yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Misalnya Indonesia mengekspor baja atau komponen otomotif dan terkena tarif sektoral 25%, maka tarif dasar baru dan resiprokal tidak berlaku untuk produk tersebut," jelasnya.

Kebijakan tarif baru dari AS ini dipandang sebagai bagian dari strategi dagang defensif di tengah ketegangan global, terutama menjelang pemilu presiden AS. Pemerintah Indonesia menyatakan akan terus memantau dan menempuh langkah diplomasi untuk melindungi kepentingan pelaku usaha dan ekspor nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terheboh Timnas Indonesia: John Herdman dapat Catatan Khusus dari Sumardji dan Ternyata Dua Pemain Lokal Disebut Kunci Kemenangan

Terheboh Timnas Indonesia: John Herdman dapat Catatan Khusus dari Sumardji dan Ternyata Dua Pemain Lokal Disebut Kunci Kemenangan

Berikut kabar timnas Indonesia yang terheboh dirangkum. Usai laga skuad Garuda di FIFA Series menuai ragam komentar
Ditjen Imigrasi Siap Terapkan WFH ASN, Tunggu Aturan Teknis dari Pemerintah

Ditjen Imigrasi Siap Terapkan WFH ASN, Tunggu Aturan Teknis dari Pemerintah

Ditjen Imigrasi siap terapkan WFH ASN mulai April 2026, tunggu petunjuk teknis pemerintah agar layanan publik tetap optimal dan berjalan efektif.
Fraksi Gerindra Kecam Insiden yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Fraksi Gerindra Kecam Insiden yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, mengecam rangkaian insiden di Lebanon Selatan yang menyebabkan gugurnya tiga personel pasukan perdamaian Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Kakek 78 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Dermaga Petrokimia Gresik

Kakek 78 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Dermaga Petrokimia Gresik

Seorang kakek ditemukan tewas mengambang di perairan Gresik, tepatnya di bawah dermaga Pelabuhan Petrokimia Gresik, Selasa sore (31/3).
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Media Vietnam Umbar Kelakuan Malaysia usai Kalah Memalukan dari The Golden Stars: Mereka Salahkan Cuaca

Media Vietnam Umbar Kelakuan Malaysia usai Kalah Memalukan dari The Golden Stars: Mereka Salahkan Cuaca

Media Vietnam umbar kelakuan Malaysia setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027. Tak habis pikir malah salahkan cuaca.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT