News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kredit Ekspor atau Skema Korupsi? KPK Bongkar Dugaan Skandal LPEI

KPK periksa 10 saksi kasus dugaan korupsi kredit ekspor LPEI. Kerugian negara capai Rp594 miliar dan 18 juta dolar AS.
Selasa, 22 April 2025 - 12:09 WIB
Ilustrasi korupsi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit ekspor oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang menimbulkan kerugian negara ratusan miliar rupiah.

Pada Selasa (22/4/2025), KPK memanggil 10 orang saksi untuk dimintai keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pihak swasta, mantan pejabat LPEI, hingga Kantor Akuntan Publik (KAP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas nama AL, BAA, BII, DP, HR, JD, J, KEAM, NS, dan AS,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto.

Daftar Saksi Kunci yang Diperiksa

Para saksi yang hadir antara lain:

  • Andryanto Lesmana, Bambang Adhi Wijaya, Bintoro Iduansjah, Jimmy Dharmadi, dan Jubilant Arda Harmidy (pihak swasta)

  • Dimas Prayogo dari KAP Kosasih

  • Hire Romalimora dan Kemas Endi Ario Kusumo (mantan pegawai LPEI)

  • Ngalim Sawego (eks Direktur Eksekutif LPEI)

  • Arif Setiawan, eks Direktur Pelaksana IV LPEI yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka

KPK juga sebelumnya telah memeriksa dua pejabat LPEI lain, yakni Basuki Setyadjid (eks Direktur Keuangan) dan Omar Baginda Pane (eks Direktur Pelaksana V).

Skandal Kredit Fiktif dan Dokumen Palsu

Kasus ini bermula dari adanya dugaan benturan kepentingan antara pejabat LPEI dan debitur dari PT Petro Energy (PE). Dugaan sementara, mereka membuat kesepakatan tidak resmi untuk mempermudah pencairan fasilitas kredit meskipun tidak memenuhi syarat kelayakan.

Lebih parahnya, PT PE diduga memalsukan dokumen purchase order dan invoice sebagai dasar pencairan kredit.

Direksi LPEI yang terlibat tidak melakukan verifikasi atas penggunaan dana tersebut dan tetap memerintahkan pencairan, meski tahu kredit tersebut tidak layak. Hasilnya? Negara dirugikan dalam dua mata uang sekaligus.

Kerugian Negara Capai Rp594 Miliar dan 18 Juta Dolar AS

KPK menyebut kerugian akibat kredit ekspor bermasalah ini mencapai:

  • Rp594,144 miliar

  • 18,07 juta dolar AS

Sampai saat ini, total lima tersangka telah ditetapkan, terdiri dari:

  • Dua dari internal LPEI: Wahyudi (Direktur Pelaksana 1) dan Arif Setiawan (Direktur Pelaksana 4)

  • Tiga dari pihak PT Petro Energy: Jimmy Masrin (Presdir PT Caturkarsa Megatunggal), Newin Nugroho (Dirut PT PE), dan Susi Mira Dewi Sugiarta (Dirkeu PT PE)

Ketika Kredit Ekspor Disulap Jadi Ladang Korupsi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fasilitas kredit ekspor seharusnya menjadi penggerak industri dan ekspor nasional. Namun dalam kasus ini, justru digunakan sebagai skema rente korupsi yang merugikan rakyat dan negara. 

KPK memastikan kasus ini tidak berhenti pada aktor lapangan, namun juga menyasar siapa pun yang terlibat dalam desain besar penyimpangan tersebut. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT