GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendiri Wafat, Warisan Budaya The House of Raminten Tetap Hidup dan Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari

The House of Raminten, restoran ikonik Yogyakarta beroperasi 24 jam, hadirkan nuansa Jawa modern dan estimasi omzet hingga Rp 25 juta per hari.
Kamis, 24 April 2025 - 09:53 WIB
Pengunjung dan wisatawan menikmati sajian kuliner sambil menyaksikan tarian klasik, di Raminten Kitchen, Yogyakarta.
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Jakarta, tvOnenews.com – Siapa yang tak kenal The House of Raminten? Restoran legendaris ini bukan sekadar tempat makan, tapi juga destinasi wisata budaya yang buka 24 jam tanpa henti.

Restoran ini didirikan oleh almarhum Hamzah Sulaeman pada 26 Desember 2008. Kabar duka datang ketika sang pendiri wafat pada hari ini, Kamis 24 April 2025. Ia meninggalkan warisan budaya kuliner yang sangat berarti bagi masyarakat Yogyakarta dan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

The House of Raminten sukses memadukan kekayaan budaya Jawa dengan konsep modern yang memesona. Berlokasi di jantung kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Faridan M. Noto No. 7, Kotabaru, restoran ini telah menjadi ikon kuliner yang tak pernah sepi pengunjung.

Dengan konsep interior etnik, alunan gamelan Jawa, hingga menu-menu tradisional yang menggoda selera, The House of Raminten menawarkan pengalaman bersantap yang tak terlupakan.

Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari

Meski tak ada laporan resmi soal pendapatan, sejumlah sumber memperkirakan omzet harian restoran ini bisa mencapai angka fantastis. Berdasarkan kunjungan harian 300–500 orang dan pengeluaran rata-rata Rp 30.000 – Rp 50.000 per pengunjung, pendapatan harian The House of Raminten diprediksi mencapai Rp 9 juta hingga Rp 25 juta.

Dalam satu malam saja, pemasukan bisa menembus angka Rp 1,5 juta — padahal restoran ini beroperasi 24 jam, dan lalu lintas pengunjungnya nyaris tak pernah berhenti.

Menu Tradisional, Harga Merakyat

Menu andalan yang ditawarkan pun sangat terjangkau, menjadikan restoran ini digemari dari semua kalangan — mulai dari mahasiswa hingga turis mancanegara.

Beberapa menu populer antara lain:

  • Nasi kucing: Rp 1.000 – Rp 3.000

  • Sate lilit ayam: Rp 8.000 – Rp 12.000

  • Ayam koteka: Rp 15.000 – Rp 20.000

  • Nasi liwet Raminten: Rp 25.000 – Rp 35.000

  • Nasi Tenong komplit: Rp 100.000 – Rp 125.000

  • Wedang uwuh dan susu jahe: Rp 5.000 – Rp 15.000

Harga yang ramah kantong ini menjadi salah satu daya tarik utama, terutama bagi wisatawan yang ingin mencicipi masakan khas tanpa menguras dompet.

Bukan Sekadar Restoran, Tapi Simbol Budaya

The House of Raminten bukan hanya soal rasa, tapi juga identitas. Dengan interior penuh ornamen tradisional, pelayan berpakaian adat, hingga pementasan budaya Jawa, pengunjung merasakan langsung atmosfer autentik yang jarang ditemukan di tempat lain.

Dengan sekitar 82 karyawan yang bekerja secara bergantian demi menjaga layanan selama 24 jam, restoran ini tak hanya menyajikan makanan, tapi juga pengalaman budaya yang melekat di hati.

Populer di Kalangan Wisatawan, Siap Ekspansi

Berbekal popularitas dan ulasan positif dari wisatawan, The House of Raminten telah membuka cabang lain di wilayah Yogyakarta. Reputasinya dibangun lewat promosi dari mulut ke mulut, didukung kekuatan media sosial dan rekomendasi wisata kuliner yang menjadikan nama Raminten kian berkibar.

Duka di The House of Raminten

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan perpaduan konsep yang unik, harga bersahabat, dan layanan 24 jam nonstop, The House of Raminten bukan hanya bertahan, tapi terus berkembang di tengah persaingan kuliner yang ketat. Meskipun omzet resminya masih menjadi misteri, angka estimasi menunjukkan betapa besarnya potensi ekonomi restoran ini dalam dunia kuliner Yogyakarta.

Kepergian Hamzah Sulaeman tentu meninggalkan duka, namun juga mengukuhkan warisan budaya yang ia bangun lewat The House of Raminten. Namanya akan selalu dikenang sebagai sosok pelestari budaya lewat jalur kuliner. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Kekhusyukan Puncak Ibadah Haji, Timwas DPR Ingatkan Negara Tak Boleh Lalai Layani Jemaah

Demi Kekhusyukan Puncak Ibadah Haji, Timwas DPR Ingatkan Negara Tak Boleh Lalai Layani Jemaah

Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, perhatian terhadap kualitas pelayanan jamaah kembali menjadi sorotan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026.
Pengakuan Jujur Sahabat Megawati Hangestri, Sempat Pensiun karena Tak Dapat Klub Kini Resmi Comeback ke Tim Rival

Pengakuan Jujur Sahabat Megawati Hangestri, Sempat Pensiun karena Tak Dapat Klub Kini Resmi Comeback ke Tim Rival

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya resmi kembali bermain di V-League musim 2026/2027 setelah sempat memutuskan pensiun karena tak mendapat klub.
HIPMI Kalimantan Tengah Bantah Isu Penolakan Lokasi Munas XVIII HIPMI di Lampung

HIPMI Kalimantan Tengah Bantah Isu Penolakan Lokasi Munas XVIII HIPMI di Lampung

Beredarnya informasi dikalangan kader Hipmi se nusantara yang menyebutkan adanya penolakan dari 50+1 BPD HIPMI se Nusantara termasuk BPD HIPMI Kalteng menolak terhadap lokasi Munas XVIII HIPMI di Lampung adalah tidak benar.
KDM Tegaskan Persib Sukses 3 Kali Juara Super League Tanpa Campur Tangan Pemerintah

KDM Tegaskan Persib Sukses 3 Kali Juara Super League Tanpa Campur Tangan Pemerintah

Dedi Mulyadi tegaskan keberhasilan Persib Bandung hattrick merupakan bukti sukses pengelolaan klub sepak bola secara profesional tanpa campur tangan pemerintah.
Suara Bergetar Menahan Tangis, Ega Bantah Fitnah ke Dedi Mulyadi: Lima Kali Bolak-Balik ke Bandung Cari Ayah

Suara Bergetar Menahan Tangis, Ega Bantah Fitnah ke Dedi Mulyadi: Lima Kali Bolak-Balik ke Bandung Cari Ayah

Suara bergetar menahan tangis, Ega bantah fitnah ke Dedi Mulyadi soal pencarian ayahnya, Aman Yani, yang hilang sejak 2016 tanpa jejak. Simak keterangannya!
Media Italia Beri Update usai Jay Idzes Tutup Musim dengan Cedera, Bakal Absen Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday?

Media Italia Beri Update usai Jay Idzes Tutup Musim dengan Cedera, Bakal Absen Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menerima kabar buruk dari Jay Idzes. Sang kapten mengakhiri musim ini dengan mengalami cedera dan berpotensi absen di FIFA Matchday.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT