News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Hadiri May Day! 1,2 Juta Buruh akan Turun ke Jalan, Monas bakal Diserbu 200 Ribu Massa: Ini 6 Tuntutan Pekerja

Lebih dari satu juta buruh siap turun ke jalan di May Day 2025. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal hadir di Monas bersama 200 ribu massa aksi.
Kamis, 24 April 2025 - 23:58 WIB
Ilustrasi - Presiden Prabowo Subianto bakal hadir di Monas bersama 200 buruh di May Day 2025.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 akan menjadi momentum bersejarah bagi dunia perburuhan di Indonesia.

Untuk pertama kalinya sejak era Presiden Soekarno, kepala negara akan hadir langsung dalam perayaan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara puncak di Lapangan Monas, Jakarta, bersama sekitar 200 ribu buruh dari wilayah Jabodetabek.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan May Day disebut sebagai bentuk penghargaan negara terhadap peran penting buruh dalam pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Dalam pernyataannya, Said menyebut bahwa kehadiran pemimpin negara saat May Day adalah praktik umum di berbagai negara, menunjukkan pengakuan terhadap kontribusi buruh.

Di Indonesia, terakhir kali peristiwa ini terjadi saat Presiden Soekarno menghadiri May Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Rencananya, May Day 2025 semula akan digelar di Stadion GBK. Namun, karena stadion tersebut tengah dipersiapkan untuk laga Pra Piala Dunia antara Indonesia dan Tiongkok, lokasi acara dipindahkan ke Lapangan Monas.

Serikat buruh mendukung penuh keputusan ini sebagai bentuk solidaritas untuk perjuangan tim nasional.

Diperkirakan, sekitar 200 ribu buruh akan berkumpul di Monas. Sementara itu, peringatan serupa akan digelar di 30 provinsi lainnya, diisi dengan aksi massa dan panggung orasi di tingkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. KSPI mencatat, secara nasional lebih dari 1,2 juta buruh akan terlibat dalam aksi ini.

Pada peringatan May Day tahun ini, kaum buruh mengangkat 6 tuntutan utama:

1. Penghapusan sistem outsourcing.

2. Pembentukan Satuan Tugas Pengawas PHK.

3. Realisasi upah layak.

4. Pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru.

5. Perlindungan Pekerja Rumah Tangga melalui RUU PPRT.

6. Pemberantasan korupsi lewat RUU Perampasan Aset.

Said Iqbal menegaskan, seluruh isu ini akan dikumandangkan secara serentak, termasuk dalam orasi utama di Monas.

“Kami berharap May Day 2025 menjadi kado bagi buruh. Dulu, Presiden SBY memberi hadiah dengan menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Kini kami berharap, Presiden Prabowo memberi hadiah dengan menghapus sistem outsourcing. Ini sudah beberapa kali beliau sampaikan,” tegas Said Iqbal dalam keterangan resmi, Kamis (24/4/2025).

Terkait persoalan upah, buruh mengapresiasi kebijakan awal Presiden Prabowo yang menaikkan upah minimum 2025 sebesar 6,5 persen. Kenaikan ini dinilai sebagai langkah awal yang positif, meskipun ke depan formulasi kenaikan upah masih perlu penyempurnaan agar lebih adil dan menjaga daya beli buruh.

Sementara itu, menyangkut RUU Ketenagakerjaan baru, KSPI menekankan bahwa undang-undang ini tidak boleh mewarisi semangat Omnibus Law, yang oleh Mahkamah Konstitusi telah dinyatakan inkonstitusional bersyarat.

Said menegaskan bahwa penyusunan RUU baru harus berpedoman pada empat sumber utama: UU No. 13/2003, pasal-pasal berpihak pada buruh dalam UU Cipta Kerja, putusan MK yang menghasilkan 21 norma korektif, serta masukan dari publik.

Soal RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, Said menyerukan agar regulasi ini segera disahkan karena sudah tercantum dalam Prolegnas. Ia menilai tidak ada alasan logis untuk menolak pengesahan RUU tersebut.

“Namanya perlindungan PRT, maka mari bicara soal perlindungannya: upah yang layak, jam kerja manusiawi, jaminan sosial. Jangan takut pada RUU PPRT.”

Dalam hal pemberantasan korupsi, buruh juga menuntut agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Mereka menilai mekanisme pembuktian terbalik perlu diterapkan agar koruptor tidak hanya dijatuhi hukuman penjara, tetapi juga kehilangan harta hasil kejahatan.

“Sudah saatnya RUU ini disahkan. Harus ada mekanisme pembuktian terbalik, agar koruptor tidak cukup hanya dipenjara, tetapi juga hartanya dirampas,” tegas Iqbal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

May Day 2025 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen penting untuk menyuarakan harapan baru.

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah-tengah buruh nanti, diharapkan bukan hanya sekadar simbolis, tapi benar-benar membuka jalan bagi perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada pekerja Indonesia. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Shio Cinta 10 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan shio cinta 10 April 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak peruntungan asmara bagi lajang dan pasangan hari ini.
Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

Upaya Tekan Kemiskinan, PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan dan Modal Rp30,43 Miliar

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta pinjaman lunak bagi UMKM dan sektor peternakan.
Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Lagi-lagi Irina Voronkova, Menggila di Final Four Proliga 2026, Cetak 35 Poin dan Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara!

Irina Voronkova tunjukkan kualitasnya sebagai pevoli kelas dunia. Jakarta Pertamina Enduro sukses menundukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 di Final Four Proliga 2026
Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Dari Lamborghini hingga Rumah Mewah, Aset Doni Salmanan Disikat Bareskrim dan Kini Laku Dilelang Rp13,4 Miliar

Deretan aset Doni Salmanan disita Bareskrim, dari mobil mewah hingga rumah kini laku dilelang Rp13,4 miliar dan masuk kas negara.
Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Legenda Arsenal Sindir Kebijakan Transfer Ajax Amsterdam, Blak-blakan Sebut Maarten Paes Cs sebagai Pemain Kelas B dan C

Dennis Bergkamp kritik Ajax beli pemain kelas B dan C dari luar. Pernyataan legenda Belanda itu dikaitkan publik dengan rekrutmen Maarten Paes kiper Timnas Indonesia.
Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Akhir Manis Perjuangan Mbah Tupon Korban Mafia Tanah di Bantul, Dua Sertifikatnya Kembali ke Tangan

Perjuangan panjang seorang lansia yang menjadi korban mafia tanah di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta akhirnya berujung bahagia. 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT