News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panas Dugaan Manipulasi Keuangan PLN Rp18 Triliun, Begini Bantahan Perusahan Listrik Negara soal Tudingan ETOS

Vice President Accounting PLN Nurasnidah membantah tudingan Direktur Eksekutif ETOS Indonesia, Iskandarsyah, terkait dugaan manipulasi keuangan Rp18 triliun.
Selasa, 29 April 2025 - 16:06 WIB
PLN buka suara soal tudingan manipulasi laporan keuangan senilai Rp18 triliun.
Sumber :
  • PLN

Jakarta, tvOnenews.com - PT PLN (Persero) angkat bicara terkait tuduhan manipulasi laporan keuangan senilai Rp18 triliun yang sebelumnya dilayangkan oleh ETOS Indonesia Institute.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Vice President Accounting PLN, Nurasnidah, dalam dialog terbuka bersama Direktur Eksekutif ETOS Indonesia, Iskandarsyah, di kanal YouTube Refly Harun, Senin (28/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nurasnidah menegaskan, angka Rp18 triliun yang dipermasalahkan ETOS bukanlah dana yang hilang atau tak tercatat, melainkan merupakan selisih akumulatif dari pencatatan aset dan pembayaran investasi selama tiga tahun terakhir.

Ia menyebut bahwa selisih tersebut sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan dan tercatat dalam laporan keuangan perusahaan.

“Terkait dengan angka Rp18 triliun, dapat kami sampaikan secara ringkas. Kami apresiasi terhadap, Pak Iskandar (ETOS). Kami tidak menyalahkan, tetapi posisi di sini, di mana angka Rp18 T itu adalah selisih akumulasi tiga tahun antara kas yang dikeluarkan untuk investasi, ya, dengan aset yang kita catat di laporan keuangan," ujar Nurasnidah, dikutip Selasa (29/4/2025).

Vice President Accounting PLN, Nurasnidah, menyampaikan bantahan terbuka di YouTube Refly Harun, Senin (29/4/2025).
Vice President Accounting PLN, Nurasnidah, menyampaikan bantahan terbuka di YouTube Refly Harun, Senin (29/4/2025).
Sumber :
  • YouTube Refly Harun

 

Menurutnya, pertanyaan publik soal “ke mana larinya” uang Rp18 triliun bisa dijelaskan melalui mekanisme pencatatan akuntansi aset dan utang.

Dana tersebut, kata dia, merupakan pembayaran atas aset investasi dari tahun-tahun sebelumnya yang sudah lebih dulu dicatatkan dalam laporan keuangan.

"Semua transaksi, setiap ada pengeluaran, pasti dicatat di PLN, begitu. Dan selisih itu merupakan pembayaran terhadap utang investasi tahun-tahun sebelumnya," imbuhnya.

Secara rinci, ia memaparkan bahwa pengeluaran pada tahun 2021 merupakan pembayaran atas perolehan aset tahun 2020 yang telah dicatat saat diterima.

Hal serupa terjadi pada 2022 dan 2023 yang masing-masing digunakan untuk membayar kewajiban investasi dari tahun sebelumnya.

“Jadi tahun 2020 itu—2021 adalah yang sekitar 8 (triliun rupiah), ya, kalau nggak salah, kalau nggak salah delapan—itu adalah, pengeluaran perolehan aset tahun 2020. Yang tahun 2022 adalah pembayaran untuk perolehan aset tahun 2021, dan untuk tahun 2023 adalah utang perolehan aset tahun 2022. Secara prinsip seperti itu,” kata Nurasnidah.

“Jadi secara prinsip tidak ada manipulasi data, dan menurut kami tuduhan itu tidak berdasar ya, jadi tidak ada manipulasi sama sekali terhadap laporan keuangan,” tambahnya.

Ia menegaskan, dalam prinsip akuntansi, aset langsung dicatat begitu diterima meski belum dibayar. Dalam sistem pembukuan PLN, aset yang belum dibayar akan diimbangi dengan pencatatan sebagai utang. Karena itu, tidak ada kejanggalan dalam pencatatan selisih tersebut.

“Jadi prinsipnya begini, aset itu kita peroleh, iya. Prinsipnya begitu kita terima, itu kita langsung catat sebagai aset, karena belum kita bayar tapi sudah kita peroleh, artinya sudah transfer dari pihak ketiga ke kita, kita catat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurasnidah menyebut bahwa seluruh aset yang dipermasalahkan masih tercatat dan dapat dilacak dalam laporan keuangan PLN.

Ia juga menyampaikan, pemahaman mengenai aset harus mempertimbangkan jenis-jenis aset jangka panjang yang dimiliki perusahaan seperti pembangkit, transmisi, distribusi, hingga aset pendukung.

"Masih tetap dicatatkan. Dan masih bisa dilihat. Ya, masih dicatat."

Sebelumnya, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Iskandarsyah menyampaikan tudingan serius bahwa PLN melakukan praktik manipulasi laporan keuangan selama 2021-2023 yang mengakibatkan potensi kerugian negara hingga Rp18 triliun.

Dalam forum yang sama, di hadapan Refly Harun dan Nurasnidah, Iskandarsyah menegaskan bahwa tudingan tersebut bukan tanpa dasar, melainkan hasil penyelidikan komprehensif tim internal ETOS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Iskandarsyah belum bisa menyampaikan rincian tuduhan ETOS, tetapi ia berjanji akan menyampaikan ke publik secara terbuka terkait temuan tim-nya tersebut.

"Semua yang saya sampaikan (sebelumnya) yang ada di berita itu benar. Apabila ini sampai ke ranah hukum untuk mempresentasikan maka tim independen kita siap untuk mempresentasikan," tegas Iskandarsyah. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memulai perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura. Duel Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/9/2026).
Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

UEFA Nations League 2026/2027 resmi dimulai dengan sejumlah pertandingan menarik. Jerman harus puas bermain imbang 1-1 lawan Belanda pada laga pembuka Grup A2.
5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil menundukkan Singapura dan membawa tiga poin dalam laga perdana mereka di FIFA ASEAN Cup 2026, maka lima hal berikut akan terjadi.
Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Surya bin Samid, Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi ditanya oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pendapatan menjadi pemilah sampah.
Samsat Keliling Ada di 14 Wilayah Jumat Ini, Simak Info Selengkapnya

Samsat Keliling Ada di 14 Wilayah Jumat Ini, Simak Info Selengkapnya

Polda Metro Jaya masih membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) bagi wajib pajak yang mau membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) pada Jumat.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.

Trending

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Ujian Pertama Skuad John Herdman

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Ujian Pertama Skuad John Herdman

Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak waktu kick-off, lokasi pertandingan, dan siaran langsung laga perdana Skuad Garuda.
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September dengan 26 cabang olahraga yang akan menyelenggarakan pertandingan hari ini yang 13 diantaranya ada wakil Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT