News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Dugaan Skandal Korupsi Kredit Ekspor LPEI, KPK Periksa Tersangka Dwi Wahyudi

KPK kembali periksa mantan Direktur Pelaksana I LPEI periode 2009 -2018, Dwi Wahyudi, yang disebut berperan dalam proses pencairan kredit ke PT Petro Energy (PE)
Jumat, 2 Mei 2025 - 15:16 WIB
Ilustrasi skandal kasus korupsi di LPEI.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi di tubuh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari rangkaian pengusutan kasus pemberian fasilitas kredit yang diduga merugikan keuangan negara ratusan miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka yang dipanggil kali ini adalah Dwi Wahyudi (DW), mantan Direktur Pelaksana I LPEI periode 2009 hingga 2018 yang disebut berperan dalam proses pencairan kredit ke PT Petro Energy (PE).

Pemeriksaan terhadap Dwi berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat (2/5).

"Pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK atas nama DW, Direktur Pelaksana I LPEI periode 2009-2018," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Dalam kasus ini, KPK juga memeriksa sejumlah pejabat dan mantan pejabat LPEI lainnya sebagai saksi.

Salah satunya adalah Kukuh Wirawan, mantan Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana IV sekaligus Direktur Analisa Risiko Bisnis LPEI tahun 2019–2020.

Pemeriksaan serupa telah dilakukan sepanjang pekan ini terhadap beberapa eks pejabat LPEI. Pada Senin (28/4), Basuki Setyadjid, mantan Direktur Pelaksana III atau Direktur Keuangan LPEI periode 2009–2016 turut diperiksa.

Keesokan harinya, Selasa (29/4), KPK memanggil eks Kepala Departemen Pembiayaan Bisnis Syariah Sekti Kristiawan, serta empat mantan pegawai LPEI, yaitu Ridha Farid Lesmana, Ritha Woeryan Muhara, Sandera Para Rino, dan Setiawan Santosa.

Kemudian pada Rabu (30/4), dua mantan Relationship Manager LPEI, Adam Hardani dan Merdi Pradikto, juga ikut menjalani pemeriksaan.

Nama Dwi Wahyudi sebelumnya juga telah tercatat dipanggil penyidik pada Kamis (24/4) dalam rangkaian proses penyidikan yang sama.

Kronologi Skandal Korupsi Kredit PT PE oleh LPEI

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Dua berasal dari internal LPEI dan tiga lainnya dari pihak debitur, yakni PT Petro Energy (PE).

Dari jajaran LPEI, tersangka yang ditetapkan adalah Dwi Wahyudi dan Arif Setiawan.

Sementara dari PT Petro Energy, KPK menetapkan Jimmy Masrin selaku Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal sekaligus Komisaris Utama PT PE, Newin Nugroho selaku Direktur Utama PT PE, serta Susi Mira Dewi Sugiarta yang menjabat sebagai Direktur Keuangan PT PE.

Kasus korupsi ini bermula dari terjadinya benturan kepentingan antara Direktur LPEI dan debitur dari PT PE, yakni dengan melakukan kesepakatan awal untuk mempermudah pemberian kredit.

Direktur LPEI lantas tidak melakukan kontrol kebenaran penggunaan kredit sesuai dengan MAP, dan tetap memerintahkan bawahannya untuk memberikan kredit walaupun tidak layak diberikan.

PT PE juga diduga memalsukan dokumen purchase order (pesanan pembelian) dan invoice (faktur) yang mendasari pencairan fisik.

Pemberian kredit tersebut lantas mengakibatkan kerugian bagi negara sebanyak 18,07 juta dolar AS dan Rp594,144 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, KPK terus menggali keterangan dari para pihak yang diduga mengetahui mekanisme dan proses pemberian kredit di lembaga pembiayaan milik negara tersebut.

Lembaga antirasuah berharap, rangkaian pemeriksaan ini dapat membuka lebih terang dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pemberian fasilitas kredit oleh LPEI. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral ritual memandikan kucing di Jombang, tradisi turun-temurun untuk meminta hujan saat kemarau panjang.
Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Tempat Operasional Judi Online: KSAD: Memalukan, Kami Tidak Melindungi Prajurit Seperti Itu

Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Tempat Operasional Judi Online: KSAD: Memalukan, Kami Tidak Melindungi Prajurit Seperti Itu

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan kasus rumah dinas TNI dijadikan tempat operasional judi online merupakan peristiwa yang sangat memalukan. Dia tidak akan melindungi prajurit yang terlibat kasus itu.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT