News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Produktivitas Lanjutan, Sektor Sawit Manfaatkan Inovasi Teknologi

Palmex Indonesia 2025 dorong digitalisasi industri sawit nasional melalui teknologi canggih demi meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan.
Jumat, 16 Mei 2025 - 17:04 WIB
Ilustrasi sawit
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai produsen utama minyak sawit dunia. Merujuk data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), pada tahun 2025, luas perkebunan sawit nasional tercatat mencapai 16,38 juta hektare dengan total produksi menembus 52,76 juta ton atau sekitar 58 persen dari total produksi global.

Namun di tengah permintaan pasar yang kian meningkat, industri sawit nasional menghadapi tantangan berat: menjaga keberlanjutan dan efisiensi produksi. Menjawab tantangan ini, Fireworks Trade Media Group kembali menggelar Palmex Indonesia 2025, sebuah ajang internasional yang mempertemukan pelaku industri, inovator teknologi, hingga pembuat kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengangkat tema "Palm Oil 4.0: Digitalization for a Sustainable Industry," pameran ini tidak hanya menampilkan deretan teknologi mutakhir, tetapi juga menjadi wadah diskusi strategis lintas sektor. “Palmex tahun ini bukan sekadar pameran teknologi. Ini momentum kolaboratif untuk membangun industri sawit yang lebih hijau dan efisien,” ujar CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong, Rabu (14/5/2025).

Acara yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 14–15 Mei itu menyuguhkan konferensi industri, seminar teknis, hingga sesi interaktif yang menghadirkan para pakar dari dalam dan luar negeri. Dari sisi teknologi, peserta dapat menyaksikan langsung beragam solusi seperti plantation management software, sistem kontrol berbasis AI, hingga peralatan canggih pengolahan limbah dan energi terbarukan.

Dalam sesi seminar bertajuk "Beyond Traceability: Tech Strategies for a Sustainable Palm Oil Industry", Wilmar International memaparkan bagaimana digitalisasi telah menjadi tulang punggung upaya keberlanjutan mereka. “Kami pakai sistem digital untuk mengatur dosis pupuk, jumlah pekerja, hingga jadwal panen. Ini berdampak langsung pada efisiensi biaya dan peningkatan pendapatan,” jelas Pujuh Kurniawan, Sustainability Lead Wilmar.

Pujuh menambahkan, pendekatan teknologi yang komprehensif juga mencakup aspek traceability, pengelolaan biaya, hingga prediksi keuntungan. “Keberlanjutan itu tak hanya soal lingkungan, tapi juga profit dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyatakan komitmennya dalam mendukung transformasi industri melalui riset teknologi, digitalisasi, serta penggunaan mesin dan alat produksi yang modern.

“Kami mendorong penggunaan sistem berbasis cloud, aplikasi mobile, hingga teknologi pengolahan limbah demi menjaga daya saing industri sawit,” ujar Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya.

Dorong Produktivitas danjutan, Sektor Sawit Manfaatkan Inovasi Teknologi
Dorong Produktivitas danjutan, Sektor Sawit Manfaatkan Inovasi Teknologi
Sumber :
  • Istimewa

 

Palmex Indonesia 2025 juga memberikan ruang khusus bagi pelaku UMKM sawit dan petani dari berbagai daerah untuk mempromosikan produk mereka. Sejumlah pelaku seperti Smart Batik Indonesia dan Kopontren Al Amin Dumai turut hadir bersama para mahasiswa penerima beasiswa sawit dari BPDP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai ajang tahunan berskala internasional, Palmex Indonesia 2025 diramaikan oleh lebih dari 300 merek dari 30 negara. Di antara teknologi yang menarik perhatian adalah sistem SCADA otomatisasi pabrik, boiler pintar berbasis IoT, hingga perangkat AI yang mampu memantau kualitas ekstraksi sawit secara real-time.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Palmex Indonesia 2025 menunjukkan arah baru industri sawit Indonesia—menuju masa depan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan. (nsp) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT