News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ANJT Serok Pinjaman Jumbo BCA Rp1,6 Triliun dan BRI Rp2 Triliun, Konglomerat Sawit Ciliandra Fangiono juga Dapat Bunga Ringan

ANJT yang dikuasai Ciliandra Fangiono mendapat utang jumbo dari BCA dan BRI untuk menopang aktivitas bisnis sekaligus menjaga stabilitas arus kas perkebunan sawit.
Rabu, 21 Mei 2025 - 02:24 WIB
Ilustrasi - Taipan Ciliandra Fangiono mengakuisisi perusahaan sawit PT Austindo Nusantara Jaya Tbk atau PT ANJ (ANJT).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Emiten sawit PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) yang kini telah dipegang oleh konglomerat Ciliandra Fangiono, mendapat suntikan pinjaman jumbo dari BCA dan BRI.

Pada 15 Mei 2025, ANJT mengamankan fasilitas kredit senilai Rp1,6 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang disalurkan kepada tujuh entitas anak usahanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana pinjaman besar ini diproyeksikan untuk mendukung operasional dan efisiensi pengelolaan keuangan dari unit-unit usaha ANJT.

Dengan plafon besar dan tenor yang panjang, fasilitas utang tersebut diharapkan dapat menopang aktivitas bisnis sekaligus menjaga stabilitas arus kas perusahaan sawit dan biodiesel ini.

“Fasilitas ini akan digunakan entitas anak untuk kegiatan usaha masing-masing, demi meningkatkan efisiensi dan pengelolaan arus kas yang lebih baik,” ujar Sekretaris Perusahaan ANJT Hilman Lukito, dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/5/2025).

Jangka pinjaman BCA ini hingga 12 Agustus 2026 terhitung sejak ditekennya perjanjian, dengan bunga tetap sebesar 7% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah.

Sementara untuk pinjaman dalam denominasi Dolar Amerika Serikat, tingkat bunga akan ditentukan kemudian dan disampaikan dalam pemberitahuan resmi secara terpisah.

Adapun entitas usaha ANJT yang tercakup dalam perjanjian ini antara lain: PT Gading Mas Indonesia Teguh, PT Austindo Nusantara Jaya Agri, PT Sahabat Mewah dan Makmur, PT Permata Putera Mandiri, PT Putera Manunggal Perkasa, PT Austindo Nusantara Jaya Agri Siais, serta PT Kayung Agro Lestari.

Seiring dengan pencairan dana tersebut, tujuh anak usaha ANJT diberi sejumlah batasan yang harus dipatuhi.

Mereka tidak diperkenankan mengajukan pinjaman baru, memberikan jaminan, atau melakukan transaksi dengan pihak afiliasi di luar kewajaran praktik bisnis. Selain itu, investasi di luar sektor usaha utama juga dilarang.

Setiap tindakan di luar ketentuan tersebut wajib memperoleh persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak BCA.

"Transaksi Material ini dilakukan dalam rangka mendukung pengelolaan keuangan dan kebutuhan operasional dalam kelompok usaha secara lebih optimal dan efisien, dengan ketentuan dilakukan secara wajar sesuai dengan praktik perbankan yang berlaku umum," tambah Hilman.

BRI Kucurkan Rp2 T dengan Bunga 5,25%

Fasilitas pengolahan minyak kelapa sawit milik PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)
Fasilitas pengolahan minyak kelapa sawit milik PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT)
Sumber :
  • dok. ANJT

 

Sehari setelah meneken perjanjian utang dengan BCA, ANJT langsung kembali mendapat fasilitas pinjaman atau kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Tak tanggung-tanggung, perusahaan perkebunan yang dikuasai Ciliandra Fangiono ini mendapat fasilitas kredit senilai Rp2 triliun dari BRI.

"Objek Transaksi ini adalah perjanjian kerja sama fasilitas pembiayaan likuiditas yang telah ditandatangani pada tanggal 16 Mei 2025 dengan Bank (BBRI)," seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (20/5/2025).

Diketahui bahwa jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut adalah selama 2 (dua) tahun sejak penandatanganan Perjanjian.

Selain itu dijelaskan bahwa ANJT berhasil mendapat tingkat bunga yang sangat murah untuk fasilitas pinjaman tersebut, yakni sebesar 5,25% (lima koma dua lima persen) per tahun.

Selain murah dari sisi tingkat suku bunga, fasilitas pinjaman ini juga tidak dibebani dengan kewajiban tertentu terhadap perusahaan terkendali.

"Tidak ada ketentuan khusus yang mewajibkan Perusahaan Terkendali untuk mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Bank untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu, namun Perusahaan Terkendali tetap tunduk pada syarat dan ketentuan yang berlaku dalam Perjanjian," seperti dikutip dari keterbukaan informasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sama halnya dengan pinjaman BCA, utang dari BRI ini juga akan dimanfaatkan oleh tujuh anak yang disebutkan sebelumnya.

Dalam penjelasannya, manajemen ANJT menjelaskan bahwa transaksi ini dilakukan dalam rangka mendukung pengelolaan keuangan dan kebutuhan operasional dalam kelompok usaha secara lebih optimal dan efisien, dengan ketentuan dilakukan secara wajar sesuai dengan praktik perbankan yang berlaku umum. (rpi/hsb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Amankan Komitmen Pendanaan 17 Miliar Dolar AS dari AIIB, Purbaya: Untuk Proyek Pembangunan Sampai 2029

Amankan Komitmen Pendanaan 17 Miliar Dolar AS dari AIIB, Purbaya: Untuk Proyek Pembangunan Sampai 2029

Pemerintah Indonesia mengamankan komitmen pendanaan senilai US$17 miliar atau setara lebih dari Rp277 triliun dari AIIB untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional sepanjang 2025 hingga 2029.
Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Non Subsidi Mengikuti Harga Pasar, Pertamax Series Akan Dievaluasi Berkala

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Non Subsidi Mengikuti Harga Pasar, Pertamax Series Akan Dievaluasi Berkala

Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penetapan dan penyesuaian harga BBM non subsidi disesuaikan mengikuti harga minyak dunia yang fluktuatif, sehingga akan dievaluasi berkala.
Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.863 per Dolar AS Jelang Pengumuman BI Rate dan Kesepakatan Damai Iran-AS

Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.863 per Dolar AS Jelang Pengumuman BI Rate dan Kesepakatan Damai Iran-AS

Rupiah melemah lagi ke Rp17.863 per dolar AS menjelang pengumuman BI Rate dan kesepakatan damai Iran-AS. 
Kondisi Hotel Sultan Jelang Dieksekusi, Penuh Banner Penolakan Hingga Terpasang Kawat Berduri

Kondisi Hotel Sultan Jelang Dieksekusi, Penuh Banner Penolakan Hingga Terpasang Kawat Berduri

Sejumlah simpatisan telah memenuhi area halaman Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026) sejak pagi, sebelum dilakukan eksekusi pengosongan yang akan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.
IHSG Dibuka Melemah pada Perdagangan 18 Juni 2026, Bursa Asia-Pasifik Mayoritas Menguat

IHSG Dibuka Melemah pada Perdagangan 18 Juni 2026, Bursa Asia-Pasifik Mayoritas Menguat

Pada pembukaan perdagangan Kamis, 18 Juni 2026, IHSG melemah 67 poin atau 1,09 persen di level 6.153. 
Oleh-oleh Purbaya Pulang dari Beijing, Dapat Dukungan untuk Rilis Panda Bond dan Kantongi Komitmen Pendanaan dari AIIB

Oleh-oleh Purbaya Pulang dari Beijing, Dapat Dukungan untuk Rilis Panda Bond dan Kantongi Komitmen Pendanaan dari AIIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membawa hasil signifikan dari lawatan kerjanya ke Beijing, Tiongkok.

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Pameran dan forum internasional terkemuka bidang peternakan yakni Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
BI Rate Naik ke 5,5%, Bunga Pinjol Ikut Melambung? Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai

BI Rate Naik ke 5,5%, Bunga Pinjol Ikut Melambung? Ini Dampak yang Perlu Diwaspadai

Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,5%. Kebijakan ini berpotensi mendorong kenaikan bunga pinjol, KPR, dan kredit konsumsi. Simak dampaknya bagi masyarakat.
Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III adakan Rapat Koordinasi (Rakor) Hubungan Masyarakat dan Protokol di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT