News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pentingnya Tabungan Emas untuk Aset Investasi di Era Digital, Ini Tips Aman dari Pegadaian

Merencanakan masa depan tidak hanya tentang menabung apa dan kapan waktu yang tepat, tetapi juga tentang bagaimana melindungi nilai dari aset apa yang ditabung.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:02 WIB
Ilustrasi investasi aman di Pegadaian.
Sumber :
  • Pegadaian

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan masa depan dengan memahami pentingnya menjaga nilai tabungan.

Pasalnya, merencanakan masa depan tidak hanya tentang menabung apa dan kapan waktu yang tepat, tetapi juga tentang bagaimana melindungi nilai dari apa yang ditabung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka atau Aat menjelaskan bahwa menabung adalah sarana termudah untuk menjembatani pemenuhan kebutuhan di masa mendatang dengan menyisihkan sebagian uang sesuai kemampuan keuangan di masa sekarang.

Selama ini masyarakat sudah terbiasa dengan menabung uang. Namun disisi lain sudah ada juga pilihan untuk menabung emas. Terus apa bedanya menabung uang dan menabung emas ? 

“Menabung uang itu perlu, sedangkan menabung emas adalah harus. Menabung uang perlu untuk menjaga likuiditas dan memudahkan transaksi, sedangkan menabung emas adalah suatu keharusan (emas is a must). Mengapa? Karena emas sudah terbukti melindungi nilai uang dari inflasi, menjadi alat ukur biaya yang stabil, dan merupakan aset strategis untuk mewujudkan berbagai rencana di masa depan, seperti dana pendidikan, dana pensiun, atau bahkan ibadah haji,” ungkap Aat, Kamis (28/8/2025).

Sebagai salah satu instrumen investasi, emas memiliki karakteristik unik yang menjadikannya pilihan strategis untuk berbagai tujuan keuangan. Emas dikenal sebagai aset yang sangat tangguh sepanjang sejarah, mampu menjaga nilai kekayaannya, bahkan di tengah gejolak ekonomi. Sifat-sifat utama emas yang menjadikannya investasi unggulan, diantaranya:

  • Likuid: Emas setara dengan uang tunai, sangat mudah dicairkan atau diuangkan kapan saja diperlukan.

  • Universal: Diterima di mana saja di seluruh dunia dan memiliki standar kadar yang diakui secara global.

  • Fleksibel: Tersedia dalam berbagai bentuk portofolio, mulai dari emas batangan, perhiasan, hingga emas digital, memungkinkan investor memilih opsi yang paling sesuai dengan kebutuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sifat-sifat ini, emas bukan hanya menjadi pelindung nilai, tetapi juga aset yang dapat diandalkan untuk mewujudkan rencana keuangan jangka panjang.

“Emas adalah salah satu aset yang safe haven. Nilai riilnya cenderung stabil bahkan meningkat di tengah gejolak ekonomi. Ini yang membedakan emas dengan uang. Melalui Tabungan Emas Pegadaian, kami memberikan solusi kepada masyarakat untuk bisa menabung emas dengan cara yang aman, proses mudah, dan tentunya terjangkau bagi semua kalangan,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT