News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Upaya Pemerintah Tangani Kuota BBM Swasta, Pemerhati Energi: Sudah Betul, Ini karena Ada Kebijakan Resiprokal

Pengamat energi melihat penetapan kolaborasi perusahaan SPBU sing dengan Pertamina adalah respons yang  proporsional terhadap kelangkaan yang sempat dilaporkan di beberapa SPBU swasta. 
Kamis, 18 September 2025 - 20:47 WIB
Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, soroti langkah pemerintah yang atur kolaborasi swasta dengan Pertamina.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan pemerintah dalam menetapkan alokasi tambahan sebesar 10% menjadi 110% bagi kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) swasta serta jalin kolaborasi dengan PT Pertamina (persero) pada tahun 2025 dinilai sejumlah kalangan sebagai langkah tepat dan sesuai dengan koridor regulasi untuk meredam gangguan pasokan.

Pengamat energi melihat penetapan alokasi tambahan itu sebagai respons yang  proporsional terhadap kelangkaan yang sempat dilaporkan di beberapa SPBU swasta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, ya (sudah) betul. Ini mungkin karena ada kebijakan resiprokal dengan negara-negara yang punya SPBU asing itu. Kita bisa saja menerima, tetapi dengan pengaturan (oleh pemerintah) saya kira sudah cukup bagus,” ujar Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, di Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Marwan menegaskan bahwa langkah administratif berupa alokasi tambahan juga didukung oleh pijakan konstitusional.

“Ini menjadi pijakan pemerintah dalam tata kelola kuota BBM untuk SPBU swasta”, kata Marwan. 

Ia mengingatkan bahwa Pasal 33 UUD 1945 menempatkan pengaturan cabang-cabang produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak sebagai urusan negara. 

Menurut Marwan, langkah yang diambil pemerintah penting untuk menegaskan aspek pengendalian dan kepastian hukum.

Penetapan ini memberi ruang bagi operator swasta untuk menambah pasokan, namun tetap melalui mekanisme pengawasan dan rekomendasi kementerian.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan penetapan alokasi menampik klaim adanya pembatasan kuota dan menyampaikan mekanisme mitigasi jika pasokan masih kurang.

“Kalau tahun 2024 Perusahaan A mendapat 1 juta kiloliter, tahun ini kita beri 1 juta 100 ribu kiloliter. Kalau masih ada kekurangan, kita minta kolaborasi dengan Pertamina. Karena ini terkait dengan hajat hidup orang banyak. Cabang-cabang industri yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu tetap harus dikontrol oleh negara. Supaya semuanya baik,” jelas Bahlil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi regulasi, penetapan alokasi tambahan tersebut berjalan menurut kerangka hukum yang ada, termasuk ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Di dalamnya, ada prosedur perizinan dan rekomendasi yang mengatur pelaksanaan impor BBM oleh badan usaha sehingga penetapan alokasi tetap berada dalam mekanisme pengawasan kementerian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Bisa Cetak Gol ke-100 di Usia 40 Tahun, Sang 'Mutiara Hitam' Timnas Indonesia Ini Juga Nikmati Hidup Jadi PNS

Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia ini membuktikan, bahwa api semangatnya tak kunjung padam, baik saat mengenakan seragam dinas maupun jersey Persipura.
Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Lebanon Bicarakan Gencatan Senjata Langsung dengan Israel: Berdasarkan Kedaulatan Nasional!

Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Raggi mengatakan Lebanon yang memegang wewenang untuk bernegosiasi atas nama Lebanon
Warga Jawa Barat Segera Punya Hunian Layak, Dedi Mulyadi Kucurkan Dana Fantastis untuk Bantu Bedah Rumah

Warga Jawa Barat Segera Punya Hunian Layak, Dedi Mulyadi Kucurkan Dana Fantastis untuk Bantu Bedah Rumah

Program bedah rumah di Jawa Barat segera terealisasi! Dedi Mulyadi bersama pemerintah pusat kucurkan dana fantastis hingga puluhan juta per rumah.
Wakil Perdana Menteri Spanyol Sentil Presiden AS: Komentar Trump soal Paus Leo adalah Kesalahan Besar

Wakil Perdana Menteri Spanyol Sentil Presiden AS: Komentar Trump soal Paus Leo adalah Kesalahan Besar

Wakil Perdana Menteri Spanyol, Yolanda Diaz menyebut komentar Presiden AS Donald Trump tentang Paus Leo XIV sebagai "kesalahan besar dalam sejarah." Hal itu
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Mendekati Kemenangan hingga Persaingan Keluar dari Zona Merah

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Mendekati Kemenangan hingga Persaingan Keluar dari Zona Merah

Persaingan di Liga Pro Saudi kian memanas memasuki pekan-pekan krusial di bulan April 2026. Inilah update klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026 per 15 April 2026.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.

Trending

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

​​​​​​​Kabar baik dari Dedi Mulyadi, selain renovasi rumah kini ada KUR perumahan dan akses langsung bagi warga Jabar untuk ajukan bantuan lebih cepat.
Komisi III DPR RI Puji Transparansi Polri, Pemuda Timur: Itu Realitas

Komisi III DPR RI Puji Transparansi Polri, Pemuda Timur: Itu Realitas

Komisi III DPR RI menyebut jika Polri menjadi institusi yang responsif dan terbuka terkait pemberian sanksi terhadap anggotanya usai terbukti melakukan pelanggaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT