News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Usung Doktrin Sumitronomics untuk Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Begini Penjelasannya

Purbaya memaparkan 3 pilar yang menjadi landasan utama doktrin Sumitronomics yang dipakainya dalam mengelola kebijakan keuangan negara dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.
Selasa, 23 September 2025 - 14:21 WIB
Menkeu Purbaya paparkan doktrin Sumitronomics yang akan diusungnya dalam APBN 2026, disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (23/9/2025).
Sumber :
  • YouTube DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan doktrin Sumitronomics sebagai strategi pembangunan dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Sumitronomics yang berakar pada pemikiran begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo, ayah Presiden Prabowo Subianto, mengacu pada konsep yang dinilai relevan dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Menkeu Purbaya dalam pidato di Rapat Paripurna DPR RI untuk agenda Pembicaraan Tingkat II sekaligus pengambilan keputusan atas RUU APBN Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/9/2025).

Di mimbarnya, Purbaya berbicara mengenai kondisi global masih diliputi ketidakpastian. Meski demikian, katanya, Indonesia tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi yang ambisius sebesar 8%.

Untuk itu, Purbaya memaparkan 3 pilar yang menjadi landasan utama doktrin Sumitronomics yang dipakainya dalam mengelola kebijakan keuangan negara.

"Untuk jadi negara maju strategi pembangunan Indonesia berbasis pada Sumitronomics yang berbasiskan 3 pilar utama, yakni pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan pembangunan dan stabilitas nasional yang dinamis," kata Purbaya, Selasa (23/9/2025).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

 

Ia menjelaskan, keberhasilan tiga pilar tersebut membutuhkan mesin ekonomi yang bergerak selaras.

Tiga mesin utama yang dimaksud mencakup kebijakan fiskal, sektor keuangan, dan perbaikan iklim investasi.

"Ini harus sinergis dalam menggerakkan ekonomi Indonesia agar tumbuh lampaui 6% dalam waktu tidak lama, dengan konsistensi menjaga keselarasan mesin-mesin pertumbuhan dapat mencapai 8% jangka menengah," jelasnya.

Menurut Purbaya, APBN berperan sebagai katalis untuk memperkuat peran sektor swasta sebagai motor utama penggerak ekonomi.

Pemerintah terus menekankan penguatan sektor bernilai tambah tinggi, seperti pertanian, industri manufaktur, padat karya, dan pariwisata.

Sektor ini tidak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga memberi dorongan signifikan bagi perekonomian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Danantara akan diperkuat perannya untuk akselerasi investasi di sektor-sektor produktif dan bernilai tambah tinggi. Dan memperkuat posisi Indonesia di global value chain," ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan sektor keuangan melalui peningkatan likuiditas. Sebesar Rp200 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendukung ketersediaan pendanaan murah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Bek Manchester United Bersinar, RD Kongo Bikin Sejarah usai Kalahkan Jamaika dan Lolos ke Piala Dunia 2026

Eks Bek Manchester United Bersinar, RD Kongo Bikin Sejarah usai Kalahkan Jamaika dan Lolos ke Piala Dunia 2026

Republik Demokratik Kongo atau RD Kongo sukses mengamankan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika lewat bantuan eks bek Manchester United.
RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

RSCM Sebut Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil, Bakal Jalani Operasi Cangkok Kulit

Menurut Yoga, tim dokter dan tenaga kesehatan masih terus memberikan pendampingan psikologis agar pasien tetap nyaman
Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri kembali menjadi trending topik di Korea Selatan usai pevoli berjuluk Megatron itu kembali berjumpa dengan kawan lamanya di Red Sparks yakni Yeum Hye-seon.
Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah menguat ke Rp16.986 per dolar AS didorong optimisme deeskalasi konflik AS-Iran dan sentimen positif ekonomi domestik.
Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Sebanyak 29.406 murid asal Jatim lolos ke PTN melalui SNBP 2026.
Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Presiden Lee telah menunggu di depan pintu utama saat kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Trending

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel Panas Tim Dedi Mulyadi vs Sekda Jabar di Arcamanik, KDM Turut Beri Instruksi Tegas ke Kadispora Jabar

Duel panas Tim Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melawan tim Sekretariat Daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Herman Suryatman di Arcamanik, Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT