News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Usai Disidak Dedi Mulyadi, BPKN Siap Lakukan Investigasi

BPKN menegaskan akan meminta klarifikasi resmi dari pihak manajemen serta Direktur Utama PT Tirta Investama guna memastikan kebenaran sumber air Aqua.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 15:34 WIB
Merek air mineral Aqua.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) menyatakan siap memanggil manajemen serta Direktur Utama PT Tirta Investama, produsen air minum kemasan merek Aqua.

Hal itu menyusul dugaan bahwa sebagian sumber air yang digunakan dalam produksi berasal dari sumur bor atau air tanah, bukan dari mata air pegunungan seperti yang selama ini diklaim dalam promosi produk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua BPKN RI, Mufti Mubarok, menegaskan lembaganya akan meminta klarifikasi resmi dari pihak Aqua guna memastikan kebenaran isu tersebut.

Ia juga memastikan BPKN akan menurunkan tim investigasi langsung ke lokasi pabrik untuk melakukan verifikasi lapangan dan memastikan apakah sumber air yang digunakan sesuai dengan standar yang diklaim perusahaan.

“Kami akan memanggil pihak manajemen dan Direktur PT Tirta Investama untuk meminta klarifikasi resmi terkait sumber air yang digunakan dalam produksi Aqua. BPKN juga akan mengirim tim investigasi langsung ke lokasi pabrik guna memverifikasi kebenaran informasi tersebut,” ujar Mufti Mubarok dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Pemanggilan ini dilakukan setelah mencuat dugaan bahwa air yang digunakan dalam proses produksi bukan berasal dari mata air pegunungan, melainkan dari sumur bor.

Dugaan tersebut menimbulkan kekhawatiran publik karena berpotensi menyesatkan konsumen yang selama ini mempercayai klaim bahwa Aqua merupakan air murni dari pegunungan.

Mufti mengungkapkan, BPKN telah menerima sejumlah laporan dan pemberitaan mengenai isu ini. Lembaga tersebut berkomitmen mengambil langkah tegas demi memastikan hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Isu ini mencuat setelah hasil inspeksi di salah satu pabrik Aqua disebut menunjukkan penggunaan air tanah dari sumur bor dalam proses produksi.

Padahal, dalam berbagai iklan dan promosi, Aqua selama ini dikenal dengan slogan “Air pegunungan yang murni dan alami”, yang menegaskan citra sebagai air yang berasal langsung dari mata air alami di pegunungan.

Temuan tersebut memicu pertanyaan publik mengenai kejujuran klaim iklan dan transparansi sumber air yang digunakan perusahaan. Hal ini menjadi perhatian serius karena merek Aqua telah lama identik dengan citra kemurnian dan kealamian air pegunungan.

Mufti menegaskan bahwa BPKN memiliki tanggung jawab moral sekaligus hukum untuk melindungi konsumen dari praktik informasi yang menyesatkan.

“Jika klaim di iklan berbeda dengan fakta di lapangan, maka itu termasuk pelanggaran prinsip kejujuran dalam beriklan. Konsumen berhak mengetahui asal bahan baku produk yang mereka konsumsi. BPKN akan menindaklanjuti ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, BPKN akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Perindustrian untuk menelusuri izin sumber air dan memastikan tidak ada pelanggaran terhadap standar mutu air minum dalam kemasan (AMDK).

Mufti menegaskan, langkah BPKN ini bukan untuk menjatuhkan reputasi perusahaan tertentu, melainkan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga.

“Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berkomitmen menjaga kejujuran dalam promosi dan pelabelan produk. Konsumen Indonesia berhak mendapatkan kebenaran, bukan sekadar citra,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, BPKN RI mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih produk air minum kemasan.

Konsumen diminta memperhatikan informasi sumber air yang tercantum di label kemasan, serta melapor melalui kanal resmi [www.bpkn.go.id](http://www.bpkn.go.id) jika menemukan dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian klaim produk.

Sumber Aqua Viral Usai Disidak Dedi Mulyadi

Kontroversi mengenai sumber air yang digunakan Aqua terkuak dan viral usai konten di akun Youtube Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Demul) alias KDM.

Pada Gubernur Jabar itu pengelola menyebut sumber air Aqua dari bawah tanah, bukan air permukaan.

"Ngambil airnya dari sungai?" kata Dedi bertanya kepada salah satu staf yang menemuinya.

"Airnya dari bawah tanah pak," kata Staff tersebut.

Sontak Dedi menegaskan apa benar air yang diproduksi itu bukan air permukaan. Ia lantas bertanya lagi dari mana air tanah itu diambil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan muka terkejut, Dedi menegaskan lagi bahwa benar air diambil dari dalam tanah yang dibor. Ia juga bertanya apakah pengambilan air tanah itu tidak akan berefek pada pergeseran tanah.

"Dikira oleh saya dari air permukaan. Dari air sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?" kata Dedi lagi. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Direktorat Siber Polda Jatim Selidiki Kasus Arisan Bodong Diduga Libatkan Selebgram dan Artis

Direktorat Siber Polda Jatim Selidiki Kasus Arisan Bodong Diduga Libatkan Selebgram dan Artis

Tim Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur, tengah menyelidiki dugaan penipuan berkedok arisan bodong.
Tinggalkan AC Milan, Wonderkid Timnas Swiss Segera Merapat ke Lyon Usai Tak Terpakai Amorim

Tinggalkan AC Milan, Wonderkid Timnas Swiss Segera Merapat ke Lyon Usai Tak Terpakai Amorim

Zachary Athekame dikabarkan segera meninggalkan AC Milan untuk bergabung dengan Lyon. Kedua klub disebut telah mencapai kesepakatan peminjaman selama semusim.
Danantara Housing Expo 2026: BRI Pimpin Kolaborasi Himbara Perkuat Pembiayaan Perumahan

Danantara Housing Expo 2026: BRI Pimpin Kolaborasi Himbara Perkuat Pembiayaan Perumahan

Danantara akan menggelar Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah.
Survei FSP BUMN Bersatu: Sebanyak 81,3 Persen Responden Puas dengan Kinerja Prabowo

Survei FSP BUMN Bersatu: Sebanyak 81,3 Persen Responden Puas dengan Kinerja Prabowo

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 81,3% responden merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto selama pemimpin pemerintahan. 
Bursa Transfer AC Milan: Masa Depan Striker Gagal Rossoneri Makin Suram, Peluang Pindah ke Lazio Batal Gara-gara Status Pinjaman

Bursa Transfer AC Milan: Masa Depan Striker Gagal Rossoneri Makin Suram, Peluang Pindah ke Lazio Batal Gara-gara Status Pinjaman

Masa depan Santiago Gimenez bersama AC Milan menjadi sorotan. Lazio disebut tertarik, tetapi keinginan mereka meminjam sang striker terbentur sikap Rossoneri.
Kebakaran di Taman Nasional Bromo Makin Meluas, Pemerintah Kerahkan Water Bombing hingga Helikopter

Kebakaran di Taman Nasional Bromo Makin Meluas, Pemerintah Kerahkan Water Bombing hingga Helikopter

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah akibat kondisi cuaca kering menjadi perhatian serius pemerintah. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT