GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal Pencairan Bansos 2026 Diprediksi Bertahap, Ini Rincian Waktu, Besaran Dana, dan Cara Cek KPM

Jadwal bansos 2026 diprediksi cair bertahap. Simak perkiraan waktu pencairan PKH dan BPNT, besaran dana, serta cara cek status KPM online.
Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:22 WIB
Pilot Project Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi dimulai
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah mulai menantikan kepastian pencairan bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2026. Sejumlah program bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diperkirakan kembali disalurkan dengan skema bertahap seperti tahun-tahun sebelumnya.

Mengacu pada pola penyaluran yang telah berjalan, pemerintah diprediksi masih mempertahankan mekanisme pencairan bansos secara triwulanan. Jika tidak ada perubahan kebijakan signifikan, skema bansos 2026 berpeluang besar mengadopsi pola penyaluran tahun 2025 yang terbagi dalam empat tahap sepanjang tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan catatan penyaluran sebelumnya, tahap pertama biasanya menjadi fase pembuka dan paling dinanti masyarakat. Untuk tahun 2026, tahap 1 diperkirakan mulai bergulir pada periode Januari hingga Maret. Pada fase ini, bansos reguler seperti PKH dan BPNT umumnya mulai disalurkan ke rekening KPM yang terdaftar.

Selanjutnya, penyaluran bansos tahap 2 diprediksi berlangsung pada April hingga Juni 2026. Tahap ini biasanya mencakup kelanjutan pencairan bantuan bagi KPM yang telah lolos verifikasi data. Setelah itu, tahap 3 akan memasuki periode Juli hingga September, sebelum akhirnya siklus tahunan ditutup dengan pencairan tahap 4 pada Oktober hingga Desember 2026.

Dengan skema tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengatur pemanfaatan bantuan secara lebih terencana karena pencairan dilakukan secara berkala, bukan sekaligus dalam satu waktu.

Rincian Besaran Dana BPNT dan PKH 2026

Selain jadwal pencairan, besaran dana bantuan menjadi perhatian utama KPM. Untuk program BPNT, pemerintah masih menggunakan mekanisme penyaluran melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Setiap KPM BPNT berhak menerima saldo bantuan sebesar Rp200.000 per tahap pencairan.

Dalam praktiknya, penyaluran BPNT di beberapa daerah kerap dilakukan secara rapel atau gabungan beberapa bulan sekaligus, tergantung kebijakan teknis dan kesiapan daerah. Meski demikian, saldo bantuan tersebut tetap dapat dicairkan secara tunai melalui mesin ATM atau digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, PKH tetap menjadi bantuan sosial utama dengan sasaran yang lebih spesifik, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan perlindungan kelompok rentan. Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan komponen penerima.

Untuk komponen kesehatan, ibu hamil dan anak usia dini masing-masing mendapatkan alokasi Rp3 juta per tahun. Artinya, setiap tahap pencairan KPM akan menerima sekitar Rp750.000.

Kelompok lansia berusia di atas 60 tahun serta penyandang disabilitas berat memperoleh bantuan sebesar Rp2,4 juta per tahun. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran khusus bagi korban pelanggaran HAM berat dengan nominal yang cukup besar, yakni mencapai Rp10,8 juta per tahun.

Di sektor pendidikan, besaran bantuan PKH disesuaikan dengan jenjang sekolah penerima. Siswa sekolah dasar (SD) memperoleh bantuan Rp900.000 per tahun. Sementara siswa sekolah menengah atas (SMA) mendapatkan alokasi tertinggi di sektor pendidikan, yakni Rp2 juta per tahun.

Cara Cek Status Penerima Bansos 2026

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk aktif memantau status kepesertaan bansos, terutama di tengah penerapan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang memperketat kriteria penerima. Verifikasi mandiri menjadi langkah penting agar KPM memastikan namanya masih terdaftar sebagai penerima bansos 2026.

Pengecekan status bansos dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Kementerian Sosial dengan menggunakan data KTP. Berikut langkah-langkahnya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Akses laman cekbansos.kemensos.go.id

  • Pilih wilayah domisili sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)

  • Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP tanpa singkatan

  • Ketik kode captcha yang tersedia

  • Klik tombol “Cari Data”

Sistem akan menampilkan hasil pencarian secara otomatis. Jika terdaftar, layar akan memuat identitas penerima beserta jenis bantuan dengan keterangan aktif. Namun, jika muncul notifikasi “Tidak Terdapat Peserta/PM”, berarti data belum tercatat sebagai penerima bansos pada periode berjalan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MotoGP: Joan Mir dan Luca Marini Kunjungi Bali, Pembalap Honda Terpukau dengan Budaya Pulau Dewata

MotoGP: Joan Mir dan Luca Marini Kunjungi Bali, Pembalap Honda Terpukau dengan Budaya Pulau Dewata

Pembalap Honda HRC, Joan Mir dan Luca Marini mengaku terpukau dengan kekayaan budaya Pulau Dewata saat kedua rider MotoGP tersebut berkunjung ke Bali, Indonesia.
Telkomgroup Lewat Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Telkomgroup Lewat Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) di Barcelona pada Senin (2/3).
Gara-gara Utang, Pasutri dan Anak Asal Jombang Diculik dan Disekap Dua Hari di Bangkalan

Gara-gara Utang, Pasutri dan Anak Asal Jombang Diculik dan Disekap Dua Hari di Bangkalan

Pasutri dan balita asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur menjadi korban penculikan dan penyekapan di Bangkalan Jawa Timur.
Remaja di Makassar Tewas saat Sedang "Perang" Peluru Jelly, Diduga Tertembak Oknum Polisi

Remaja di Makassar Tewas saat Sedang "Perang" Peluru Jelly, Diduga Tertembak Oknum Polisi

Remaja berinisial BEP (18) tewas saat sedang bermain “perang” peluru jelly bersama teman-temannya di Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 
Longsor Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Nasional Trenggalek - Ponorogo

Longsor Batu Raksasa Tutup Akses Jalan Nasional Trenggalek - Ponorogo

Bencana tanah longsor yang terjadi di KM 16, Desa Nglinggis, Tugu, Trenggalek, mengakibatkan jalur nasional dari Trenggalek menuju Ponorogo lumpuh total.
Oknum TNI Todongkan Senjata Api ke Pengemudi Taksi Online saat Cekcok di Tangerang Selatan, Kadispenad: Itu Pistol Mainan Berbahan Kayu

Oknum TNI Todongkan Senjata Api ke Pengemudi Taksi Online saat Cekcok di Tangerang Selatan, Kadispenad: Itu Pistol Mainan Berbahan Kayu

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono buka suara soal senjata api yang ditodongkan oknum TNI ke pengemudi taksi online saat terlibat senggolan di Tangerang Selatan.

Trending

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Lantas, siapa yang dipilih oleh pelatih Jorge Jesus untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam laga pekan ke-25 antara Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Calon Pemain Naturalisasi Ini Makin Gacor dan Jadi Top Skor, John Herdman Berpotensi Menduetkan dengan Ole Romeny di Timnas Indonesia

Calon Pemain Naturalisasi Ini Makin Gacor dan Jadi Top Skor, John Herdman Berpotensi Menduetkan dengan Ole Romeny di Timnas Indonesia

Striker calon naturalisasi tampil ganas di Super League. Jika prosesnya rampung, ia berpeluang dipanggil ke Timnas Indonesia John Herdman untuk FIFA Series 2026
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Bak Bumi dan Langit! Emil Audero Dipuji Media Italia, Maarten Paes Dikritik meski Clean Sheet di Ajax Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bak Bumi dan Langit! Emil Audero Dipuji Media Italia, Maarten Paes Dikritik meski Clean Sheet di Ajax Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Kontras jelang laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero banjir pujian di Serie A, sementara Maarten Paes dikritik meski catat clean sheet di Ajax.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT