GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Saham BUMI Turun Tajam, Ini Strategi di Balik Crossing yang Dinilai Positif untuk Bumi Saham

Harga saham BUMI terkoreksi usai transaksi crossing jumbo. Simak analisis lengkap dampaknya bagi bumi saham dan peluang masuk indeks MSCI.
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:50 WIB
PT Bumi Resources Tbk (“Bumi Resources”).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami koreksi tajam dalam sepekan terakhir. Bumi saham tercatat turun lebih dari 15 persen setelah muncul transaksi crossing berskala besar di pasar negosiasi. Meski sempat menekan pergerakan saham BUMI, sejumlah analis menilai terdapat sentimen positif jangka menengah hingga panjang di balik aksi tersebut.

Penurunan bumi saham ini terjadi usai transaksi crossing pada 19 Januari 2026 dengan nilai sekitar Rp6,9 triliun. Sebanyak 182 juta lot saham BUMI berpindah tangan pada harga Rp380 per saham. Menariknya, baik pihak penjual maupun pembeli tercatat menggunakan broker yang sama, yakni Ina Sekuritas (RB), yang dikenal menangani saham-saham Grup Salim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut memunculkan penilaian bahwa transaksi tersebut bukan penjualan terbuka di pasar, melainkan lebih ke perpindahan kepemilikan internal. Meski berdampak sementara pada harga saham BUMI di pasar reguler, langkah ini justru dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi bumi saham di indeks global.

Perubahan Struktur Kepemilikan Saham BUMI

Pihak penjual dalam transaksi crossing bumi saham tersebut diketahui adalah Treasure Global Investments Limited (TGIL). Setelah transaksi, kepemilikan TGIL atas saham BUMI turun signifikan dari sekitar 8,08 persen menjadi 3,18 persen hak suara.

TGIL sendiri merupakan entitas investasi berbasis di Hong Kong dengan struktur kepemilikan yang berkaitan erat dengan sejumlah kelompok bisnis besar di Indonesia. Komposisi kepemilikannya terdiri atas:

  • Mach Energy (Singapore) Pte. Ltd.: sekitar 83,85 persen

    • Anthoni Salim: 42,5 persen

    • Grup Bakrie: 42,5 persen

    • Agoes Projosasmito: 15 persen

  • PT Aswana Pinasthika Investasi (API): sekitar 16,15 persen

    • Seluruhnya dimiliki Agoes Projosasmito

TGIL sebelumnya menjadi salah satu investor utama dalam aksi private placement saham BUMI pada 2022 yang menghimpun dana sekitar US$1,6 miliar dan meningkatkan jumlah saham beredar menjadi 343,8 miliar saham. Saat ini, Mach Energy (Hong Kong) Ltd masih menggenggam sekitar 45,78 persen saham BUMI.

Strategi Free Float demi Indeks MSCI

Salah satu motif utama di balik transaksi crossing bumi saham ini adalah upaya meningkatkan peluang saham BUMI masuk dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI), baik pada periode review Februari 2026 maupun Mei 2026.

MSCI diketahui tengah merevisi metodologi penilaian free float yang akan berlaku mulai Mei 2026. Dalam aturan baru tersebut, kepemilikan oleh badan usaha atau perusahaan tidak otomatis dihitung sebagai free float, sementara kepemilikan individu cenderung lebih memenuhi kriteria.

Dengan berpindahnya sebagian saham BUMI dari entitas seperti TGIL ke akun perseorangan atau non-PT, free float bumi saham diperkirakan meningkat. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi saham BUMI untuk masuk indeks MSCI, khususnya pada periode Mei 2026 yang dinilai berpotensi mendatangkan aliran dana asing lebih besar dibandingkan periode Februari.

Sejumlah pelaku pasar memperkirakan, jika saham BUMI berhasil masuk indeks MSCI, maka permintaan terhadap bumi saham berpotensi meningkat signifikan. Beberapa analis bahkan mematok target harga agresif hingga Rp1.000 per saham, sementara proyeksi yang lebih konservatif menempatkan harga saham BUMI di kisaran Rp600–Rp800 sepanjang 2026.

Diversifikasi Bisnis BUMI di Luar Batubara

Selain memperkuat struktur kepemilikan saham, BUMI juga tengah menjalankan transformasi bisnis melalui diversifikasi ke sektor non-batubara. Perseroan menargetkan kontribusi EBITDA non-batubara mencapai sekitar 50 persen pada 2030.

Tren kontribusi non-batubara terhadap total pendapatan BUMI menunjukkan peningkatan bertahap:

  • 2023: sekitar 2 persen

  • 2024: sekitar 5 persen

  • 2025 (proyeksi): sekitar 10 persen

Meski masih jauh dari target jangka panjang, arah pertumbuhan ini dinilai memberi ruang bagi ekspansi bumi saham melalui akuisisi di sektor-sektor baru. Untuk mendukung strategi tersebut, BUMI menerbitkan Program Obligasi Berkelanjutan I dengan plafon hingga Rp5 triliun.

Hingga akhir 2025, realisasi penerbitan obligasi BUMI mencapai sekitar Rp1,85 triliun, dengan rincian:

  • Tahap I 2025: Rp350 miliar

  • Tahap II 2025: Rp721,61 miliar

  • Tahap III 2025: Rp780 miliar

Artinya, BUMI masih memiliki ruang pendanaan sekitar Rp3,15 triliun yang dapat dimanfaatkan untuk ekspansi non-batubara dalam beberapa tahun ke depan.

Tekanan Jangka Pendek, Peluang Jangka Panjang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski harga saham BUMI terkoreksi tajam dalam waktu singkat, dinamika tersebut dinilai tidak berdiri sendiri. Perubahan struktur kepemilikan, strategi peningkatan free float bumi saham, hingga diversifikasi bisnis menunjukkan bahwa BUMI tengah memasuki fase transformasi struktural.

Dengan potensi masuk indeks MSCI serta penguatan fundamental melalui ekspansi non-batubara, sejumlah analis menilai tekanan jangka pendek pada bumi saham justru dapat membuka peluang akumulasi bagi investor dengan horizon jangka menengah hingga panjang.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jasa Marga Prediksi Puncak Mudik Terjadi pada 18 Maret dan Puncak Balik Lebaran pada 24 Maret

Jasa Marga Prediksi Puncak Mudik Terjadi pada 18 Maret dan Puncak Balik Lebaran pada 24 Maret

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret dan puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret.
Timnas Indonesia Disorot Eropa! Di Hadapan Akun Resmi Serie A, Jay Idzes Ungkap Betapa Bangganya Bela Garuda Meski Lahir di Belanda

Timnas Indonesia Disorot Eropa! Di Hadapan Akun Resmi Serie A, Jay Idzes Ungkap Betapa Bangganya Bela Garuda Meski Lahir di Belanda

Kapten dari Timnas Indonesia, Jay Idzes, baru-baru ini mendapat sorotan dari kancah sepak bola Eropa. Akun YouTube resmi Serie A secara khusus mewawancarainya.
The Baby Alien Bertahan, Marc Marquez dan Ducati Capai Kesepakatan soal Poin Besar Perpanjangan Kontrak

The Baby Alien Bertahan, Marc Marquez dan Ducati Capai Kesepakatan soal Poin Besar Perpanjangan Kontrak

Marc Marquez kirim kode bertahan di Ducati untuk MotoGP 2027.
Baru Cetak Dua Gol, Juventus Langsung Berniat Permanenkan Pemain Pinjaman Ini di Bursa Transfer Musim Panas

Baru Cetak Dua Gol, Juventus Langsung Berniat Permanenkan Pemain Pinjaman Ini di Bursa Transfer Musim Panas

Meskipun baru mencetak dua gol, Juventus sudah berniat untuk mempermanenkan satu pemain pinjaman. Penampilannya dinilai sudah memuaskan.
Bingung Bayar Zakat Fitrah di Kampung atau Kota Perantauan? Begini Pilihan Ustaz Adi Hidayat

Bingung Bayar Zakat Fitrah di Kampung atau Kota Perantauan? Begini Pilihan Ustaz Adi Hidayat

Zakat fitrah sebaiknya dibayar di kampung atau tempat tinggal saat ini? Ustaz Adi Hidayat menjelaskan panduan bagi perantau yang ingin menunaikan zakat.
Dana White Blak-blakan Ungkap Alasan Jon Jones Tak Tarung di UFC White House, Gara-Gara Hal Ini

Dana White Blak-blakan Ungkap Alasan Jon Jones Tak Tarung di UFC White House, Gara-Gara Hal Ini

Dana White secara terang-terangan mengatakan alasan mengapa ia tak memasukan nama Jon Jones dalam daftar kartu pertarungan UFC White House.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT