Asing Kembali Jual Saham BBCA Hari Ini, Tekanan Masih Membayangi Pergerakan Harga
- Istimewa
Mengutip data Indo Premier, berikut daftar 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang pekan lalu:
-
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp3,97 triliun
-
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – Rp1,34 triliun
-
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp420,5 miliar
-
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp373,6 miliar
-
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) – Rp252,9 miliar
-
PT Indika Energy Tbk (INDY) – Rp223,8 miliar
-
PT Timah Tbk (TINS) – Rp196,4 miliar
-
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp155,7 miliar
-
PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) – Rp138,9 miliar
Tekanan jual terhadap BBCA dan saham-saham unggulan lainnya turut menyeret kinerja IHSG. Pada perdagangan Jumat (23/1/2026), IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01 dan meninggalkan level psikologis 9.000. Sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi 1,37 persen dan selama tiga hari berturut-turut berada di zona merah.
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 3,59 persen menjadi Rp33,85 triliun, meski frekuensi transaksi turun 2,66 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan jual asing, termasuk pada saham BBCA, terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang tetap tinggi.
Pelaku pasar kini mencermati pergerakan saham BBCA hari ini sebagai indikator arah pasar ke depan. Dengan posisi BBCA sebagai saham perbankan terbesar di Indonesia, kelanjutan aksi jual asing terhadap BBCA berpotensi terus memengaruhi sentimen investor domestik dan pergerakan IHSG dalam jangka pendek.
Load more