News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Negosiasi Penentuan Nasib Pasar Modal RI Masuk Babak Akhir, BEI Kebit Finalisasi Aturan Kunci Demi Restu MSCI–FTSE

BEI kebut finalisasi aturan transparansi, free float, dan struktur investor dalam negosiasi tahap akhir dengan MSCI dan FTSE Russell demi meningkatkan daya saing pasar modal RI.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:27 WIB
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com – Otoritas pasar modal Indonesia mempercepat langkah strategis untuk meningkatkan status dan daya saing pasar saham domestik di mata dunia. Negosiasi antara PT Bursa Efek Indonesia dengan dua penyedia indeks global, MSCI dan FTSE Russell, kini telah memasuki tahap akhir dengan sejumlah isu krusial yang hampir rampung.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa pembahasan teknis yang selama ini menjadi perhatian investor global telah berjalan sesuai jadwal dan menunjukkan progres signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejumlah poin yang diminta global index provider sudah berada pada tahap finalisasi. Seluruh proses masih on schedule,” ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Transparansi Kepemilikan Saham Jadi Fokus Utama

Salah satu perubahan mendasar yang tengah difinalkan adalah kewajiban pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1 persen. Aturan ini memperluas transparansi dibanding ketentuan sebelumnya yang hanya mewajibkan pelaporan untuk kepemilikan di atas 5 persen.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keterbukaan informasi serta memberikan gambaran lebih akurat mengenai struktur kepemilikan emiten kepada investor global.

Selain itu, sistem klasifikasi investor juga sedang diperinci melalui granularisasi data kepemilikan. Jika sebelumnya struktur Single Investor Identification hanya terdiri dari sembilan kategori, ke depan akan diperluas menjadi 28 subkategori.

Data investor yang lebih rinci diharapkan mampu menjawab kebutuhan lembaga indeks global dalam menilai kualitas aksesibilitas dan kedalaman pasar Indonesia.

Pengelolaan data ini dilakukan bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai lembaga penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek nasional.

Aturan Free Float 15 Persen Masuk Tahap Regulasi

Isu strategis lain yang menjadi perhatian MSCI dan FTSE Russell adalah ketentuan minimum free float atau saham beredar di publik. BEI menetapkan ambang batas minimal 15 persen sebagai bagian dari upaya memperdalam likuiditas pasar.

Per 19 Februari 2026, regulasi tersebut telah memasuki tahap rule making rule dan kini berlanjut pada proses finalisasi internal sebelum diajukan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kebijakan ini merupakan langkah Self-Regulatory Organization (SRO) untuk memastikan saham yang tercatat memiliki distribusi kepemilikan yang lebih sehat, sehingga transaksi menjadi lebih aktif dan tidak terkonsentrasi pada kelompok tertentu.

Free float yang memadai menjadi indikator penting dalam metodologi penilaian indeks global karena mencerminkan keterbukaan pasar dan kemudahan akses bagi investor institusi internasional.

Daftar Konsentrasi Pemegang Saham Segera Diluncurkan

Selain transparansi dan likuiditas, BEI juga tengah menyiapkan shareholders concentration list, yakni daftar saham dengan tingkat kepemilikan yang sangat terkonsentrasi.

Daftar ini disusun untuk memberikan sinyal kepada pasar mengenai emiten yang memiliki dominasi kepemilikan tinggi sehingga berpotensi memengaruhi dinamika perdagangan.

Menurut Jeffrey, penyusunan metodologi dan standard operating procedure (SOP) telah memasuki tahap akhir. Nantinya, daftar tersebut akan ditetapkan oleh komite lintas divisi dan lintas SRO guna memastikan objektivitas serta akuntabilitas proses.

“Kami memastikan prosesnya dilakukan secara proper dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Upaya Strategis Naik Kelas di Mata Investor Global

Langkah-langkah reformasi ini merupakan bagian dari agenda besar untuk meningkatkan persepsi internasional terhadap pasar modal Indonesia. Evaluasi dari MSCI dan FTSE Russell selama ini banyak menyoroti aspek keterbukaan informasi, struktur kepemilikan, serta likuiditas perdagangan.

Dengan membenahi tiga aspek utama—transparansi pemegang saham, granularitas data investor, dan peningkatan free float—Indonesia berupaya memperkuat fondasi agar lebih kompetitif dibanding pasar negara berkembang lainnya.

Kehadiran aturan baru juga diharapkan mampu memperluas basis investor global, meningkatkan aliran dana asing (capital inflow), serta memperdalam struktur pasar domestik.

Momentum Penting bagi Kredibilitas Pasar Modal RI

Finalisasi berbagai kebijakan ini menjadi momentum penting karena akan menentukan bagaimana pasar modal Indonesia dipersepsikan dalam sistem investasi global. Status dalam indeks internasional sangat berpengaruh terhadap keputusan investasi manajer aset dunia, termasuk alokasi dana pasif berbasis indeks (passive funds).

Jika reformasi berjalan sesuai rencana, Indonesia berpotensi memperoleh peningkatan kepercayaan investor sekaligus memperkuat stabilitas jangka panjang pasar saham nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BEI memastikan seluruh proses reformasi dilakukan secara bertahap namun terukur, dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan regulator, emiten, dan investor.

Negosiasi yang kini memasuki babak akhir tersebut menjadi sinyal bahwa transformasi struktural pasar modal Indonesia tidak lagi sebatas wacana, melainkan telah bergerak menuju implementasi konkret yang dinantikan pelaku pasar global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT