News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Ngegas di Awal Pekan! Pasar Menanti Arah Baru Tarif AS, Investor Mulai Kembali Akumulasi

IHSG menguat di awal pekan seiring pasar mencermati kebijakan tarif AS. Investor mulai akumulasi saham dan indeks berpeluang uji level 8.400.
Senin, 23 Februari 2026 - 11:03 WIB
Drama OJK dan Efek Domino ke IHSG, Analis Ungkap Akar Masalah Bukan Sekadar Teknis
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin di tengah perhatian pelaku pasar terhadap perkembangan kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) yang dinilai akan memengaruhi arah ekonomi global.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 62,77 poin atau 0,76 persen ke posisi 8.334,54. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 6,43 poin atau 0,77 persen ke level 841,71.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan ini mencerminkan mulai pulihnya kepercayaan investor setelah sebelumnya pasar bergerak fluktuatif akibat ketidakpastian global, terutama terkait kebijakan perdagangan AS.

IHSG Berpeluang Uji Level Psikologis 8.400

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan IHSG masih memiliki ruang penguatan dalam sepekan ke depan, dengan rentang pergerakan di kisaran 8.250 hingga 8.380.

“IHSG berpeluang menguji level 8.400 jika mampu ditutup di atas 8.350,” ujarnya dalam kajian pasar.

Level tersebut menjadi area psikologis penting yang akan menentukan apakah tren penguatan dapat berlanjut atau justru kembali memasuki fase konsolidasi.

Pasar Cermati Dinamika Tarif AS

Dari sisi eksternal, perhatian utama investor tertuju pada perubahan kebijakan tarif Negeri Paman Sam. Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif resiprokal sebelumnya disambut positif oleh pasar karena dinilai dapat menekan biaya perdagangan dan meredakan tekanan inflasi.

Namun situasi belum sepenuhnya stabil. Presiden Donald Trump merespons putusan tersebut dengan mengumumkan tarif global baru sebesar 10 persen melalui perintah eksekutif, bahkan membuka peluang kenaikan hingga 15 persen.

Kondisi tarik-ulur kebijakan ini membuat pelaku pasar memilih bersikap hati-hati, sembari mencermati dampaknya terhadap rantai pasok global dan kinerja ekspor berbagai negara, termasuk Indonesia.

Indonesia Masih Menunggu Efektivitas Perjanjian Dagang

Dari dalam negeri, investor juga memonitor perkembangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS. Meski perjanjian telah ditandatangani, implementasinya masih menunggu proses ratifikasi legislatif di masing-masing negara.

Artinya, sebelum Undang-Undang ratifikasi disahkan DPR, Indonesia secara hukum belum terikat penuh pada kesepakatan tersebut.

Situasi ini dinilai justru memberi ruang fleksibilitas bagi pemerintah dalam menyesuaikan strategi perdagangan, sekaligus menjadi potensi katalis positif bagi pasar saham domestik jika implementasinya berjalan mulus.

Kewajiban Free Float Jadi Sentimen Tambahan

Selain faktor global, pasar juga mencermati kebijakan otoritas yang mewajibkan 267 emiten meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Kebijakan ini dinilai dapat:

  • Meningkatkan likuiditas perdagangan saham

  • Memperdalam pasar keuangan domestik

  • Mendorong transparansi dan tata kelola emiten

  • Menarik lebih banyak investor institusi global

Namun dalam jangka pendek, penyesuaian tersebut berpotensi memicu volatilitas karena adanya aksi korporasi dari perusahaan yang harus memenuhi ketentuan baru.

Data Ekonomi AS Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Dari sisi makroekonomi, sejumlah indikator AS menunjukkan perlambatan. Produk domestik bruto (PDB) AS tercatat hanya tumbuh 1,4 persen pada kuartal IV-2025, turun dari 4,4 persen pada kuartal sebelumnya.

Di sisi lain, inflasi berbasis Personal Consumption Expenditures (PCE) justru naik menjadi 2,9 persen secara tahunan pada Desember 2025.

Kombinasi pertumbuhan melambat dan inflasi yang masih tinggi menciptakan dilema kebijakan moneter, yang pada akhirnya memengaruhi arus modal global ke negara berkembang seperti Indonesia.

Bursa Global Kompak Menguat, Asia Bergerak Variatif

Pada penutupan akhir pekan lalu, mayoritas bursa saham Eropa dan Wall Street mencatatkan penguatan. Indeks-indeks utama menunjukkan optimisme investor terhadap meredanya ketegangan tarif dan peluang stabilisasi ekonomi global.

Namun pergerakan bursa Asia pada Senin pagi terlihat lebih beragam. Sebagian indeks mengalami pelemahan akibat aksi ambil untung, sementara lainnya menguat mengikuti sentimen global.

Variasi ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian terhadap arah kebijakan ekonomi dunia.

Investor Mulai Kembali Selektif Masuk Pasar

Penguatan IHSG di awal pekan mencerminkan strategi investor yang mulai kembali melakukan akumulasi, terutama pada saham berfundamental kuat yang sebelumnya tertekan sentimen eksternal.

Pelaku pasar kini cenderung:

  • Memilih saham berbasis kinerja dan valuasi

  • Menghindari sektor dengan sensitivitas tinggi terhadap gejolak global

  • Memanfaatkan koreksi sebagai momentum masuk bertahap

Jika stabilitas global terus terjaga, IHSG berpeluang melanjutkan tren penguatan dengan dukungan aliran dana asing dan perbaikan sentimen risiko.

Menanti Kepastian Global, IHSG Masih Punya Tenaga

Secara keseluruhan, pasar saham Indonesia masih berada di jalur positif, meski dibayangi dinamika kebijakan perdagangan AS dan ketidakpastian ekonomi global.

Pergerakan dalam waktu dekat akan sangat ditentukan oleh:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Kejelasan arah tarif AS

  • Implementasi kerja sama dagang internasional

  • Stabilitas inflasi global

  • Respons kebijakan moneter negara maju

Jika faktor-faktor tersebut bergerak kondusif, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level resistance berikutnya sebagai sinyal kepercayaan investor yang semakin pulih. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memberikan komentar usai berhasil melaju ke babak semifinal Kejuaraan Asia 2026.
IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

IEA Peringatkan Potensi Kekurangan Solar dan Kerosin di Eropa

Kepala Badan Energi Intenasional (International Energy Agency/IEA) Fatih Birol pada Jumat memperingatkan adanya potensi kekurangan solar dan kerosin atau minyak tanah di Eropa dalam beberapa minggu mendatang jika situasi di Timur Tengah tidak segera stabil.
Ressa Rizky Sebut Ayah Biologisnya Orang Aceh, Begini Tanggapan Denada

Ressa Rizky Sebut Ayah Biologisnya Orang Aceh, Begini Tanggapan Denada

Ressa Rizky akhirnya mengungkapkan ciri-ciri ayah biologisnya melalui sebuah siaran langsung. Mendengarnya, Denada langsung memberi klarifikasi. Seperti apa?
Prabowo Sentil Pejabat: Gaji Mungkin Kurang, tapi Kerja di Pemerintahan adalah Pengorbanan

Prabowo Sentil Pejabat: Gaji Mungkin Kurang, tapi Kerja di Pemerintahan adalah Pengorbanan

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan aset negara oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung
Ramalan Karier Zodiak 12 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Karier Zodiak 12 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan karier zodiak untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Peluang promosi, proyek baru, dan keberuntungan kerja terbuka lebar.
Jadwal Semifinal Kejuaraan Asia 2026, Sabtu 11 April: Fajar/Fikri Hadapi Ganda Korea, Ana/Tiwi Tantang Unggulan Pertama

Jadwal Semifinal Kejuaraan Asia 2026, Sabtu 11 April: Fajar/Fikri Hadapi Ganda Korea, Ana/Tiwi Tantang Unggulan Pertama

Dua wakil Indonesia yakni Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia akan tampil di sesi kedua pada semifinal Kejuaraan Asia 2026.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT