GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tarif Resiprokal RI-AS Disorot China, Bakom Pastikan Indonesia Negeri Bebas Aktif: Kita Punya Escape Clause Sapu Jagat

Bakom menegaskan tetap memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif dan memiliki mekanisme hukum untuk menolak setiap tekanan yang berpotensi merugikan.
Rabu, 25 Februari 2026 - 17:45 WIB
Tim Pakar Bakom Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Perjanjian dagang Agreement on Reciprocal Tariff (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak hanya menyangkut tarif dan ekspor-impor. Kesepakatan itu kini merembet ke ranah geopolitik setelah muncul kekhawatiran posisi Indonesia terhadap China bakal terseret dalam rivalitas dua kekuatan besar dunia.

Pemerintah menepis anggapan tersebut. Badan Komunikasi (Bakom) menegaskan tetap memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif dan memiliki mekanisme hukum untuk menolak setiap tekanan yang berpotensi merugikan kepentingan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Pakar Bakom Pemerintah RI Fithra Faisal Hastiadi mengungkapkan dalam pasal 5.1 ART memang terdapat klausul yang memungkinkan Amerika Serikat meminta Indonesia mengikuti langkah kebijakan terhadap negara tertentu, termasuk penerapan tarif atau sanksi. Namun, Indonesia tidak otomatis wajib mematuhinya.

“Prinsipnya adalah tetap berteman dengan China dan negara-negara lain itu juga bagian dari national interest. Kita punya escape clause, selama itu mengganggu national interest kita, hal tersebut sangat bisa didiskusikan lagi,” ujar Fitra di Kantor Bakom, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan, kekhawatiran pihak ketiga—termasuk keresahan yang sempat disampaikan Kementerian Luar Negeri China—sudah diperhitungkan sejak awal perundingan. Setiap notifikasi kebijakan dari Washington akan disaring melalui mekanisme hukum domestik Indonesia, bukan langsung diikuti.

Pemerintah juga menyiapkan jalur negosiasi formal melalui forum Council on Trade and Investment. Forum ini menjadi arena konsultasi bilateral apabila kebijakan AS dinilai berpotensi mengganggu hubungan Indonesia dengan mitra strategis lain.

“Tujuannya (AS) sebenarnya untuk menghindari transshipment. Tapi di sisi lain, kita punya escape clause sapu jagat. Forum Council on Trade and Investment ini dibentuk untuk mendiskusikan hal-hal yang dianggap mengganggu kepentingan nasional kita,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah menegaskan kedaulatan ekonomi dan arah politik luar negeri Indonesia tidak dipertaruhkan oleh ART. Posisi Indonesia tetap netral: mengejar manfaat ekonomi tanpa harus berpihak dalam konflik kepentingan global.

“Kita tinggal cari saja undang-undang kita yang menunjukkan bahwa kita itu memang selalu netral. Prinsip-prinsip national interest kita sudah jelas diatur dalam regulasi domestik,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026, Ada Masalah Apa?

AFC resmi menghukum PSSI jelang FIFA Series 2026 akibat pelanggaran aturan laga internasional. Denda dijatuhkan, apakah ada dampaknya ke Timnas Indonesia?
Menohok! Ketua BEM UGM Diteror usai Kritik MBG, Adian Napitupulu: Sudah Enggak Laku, Bukan Zamannya

Menohok! Ketua BEM UGM Diteror usai Kritik MBG, Adian Napitupulu: Sudah Enggak Laku, Bukan Zamannya

Ketua DPP PDIP Adian Napitupulu buka suara terkait kasus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Tiyo Ardianto yang mendapat teror usai mengkritik pemerintah.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
5 Striker Lokal Super League Ini Bisa Geser Ole Romeny di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Senjata Baru di FIFA Series 2026

5 Striker Lokal Super League Ini Bisa Geser Ole Romeny di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Senjata Baru di FIFA Series 2026

Performa Ole Romeny disorot, John Herdman punya opsi 5 striker lokal Super League. Mereka berpeluang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Wakil Indonesia Tiba di Inggris, Pelatih Ganda Putra Beberkan Persiapan Fajar Alfian Dkk Jelang All England 2026

Wakil Indonesia Tiba di Inggris, Pelatih Ganda Putra Beberkan Persiapan Fajar Alfian Dkk Jelang All England 2026

Para pebulutangkis Indonesia sudah tiba di Inggris untuk turun di turnamen All England 2026.
Tuai Polemik, PDIP Pertanyakan Syarat TKDN Mobil Pick Up yang Impor dari India

Tuai Polemik, PDIP Pertanyakan Syarat TKDN Mobil Pick Up yang Impor dari India

Ketua DPP PDIP Adian Napitupulu angkat bicara terkait keputusan pemerintah yang mengimpor ribuan mobil pick up dari India untuk program Koperasi Merah Putih.

Trending

Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

Ada Apa dengan Dortmund? Atalanta Ungkap Hubungan Memanas saat Duel di Liga Champions

CEO Atalanta, Luca Percassi, melontarkan candaan bernada sindiran saat laga penentuan babak play-off Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Kamis (26/2/2026)
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Segera Debut Bareng Yamaha di MotoGP, Toprak Razgatlioglu Kaget Lihat Gaya Ekstrem Rekan Satu Tim

Segera Debut Bareng Yamaha di MotoGP, Toprak Razgatlioglu Kaget Lihat Gaya Ekstrem Rekan Satu Tim

Toprak Razgatlioglu akan jadi salah satu pembalap debutan di ajang MotoGP 2026.
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT