News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham BNBR Tiba-Tiba Ngebut, Terbang 25% Usai Laba Melejit dan Keluar dari Papan Pantauan

Saham BNBR terbang 25% ke Rp202 usai laba bersih melonjak Rp502 miliar dan keluar dari papan pemantauan BEI, pasar langsung bereaksi.
Jumat, 27 Februari 2026 - 13:00 WIB
Ketum Kadin Anindya Bakrie dalam China Conference: Southeast Asia 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Sumber :
  • SCMP

Jakarta, tvOnenews.com — Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mendadak menjadi sorotan pasar. Pada perdagangan Kamis, saham BNBR melonjak tajam 25,47 persen atau naik Rp41 ke level Rp202 per saham hingga pukul 11.00 WIB. Lonjakan ini terjadi di tengah kabar kinerja keuangan yang melonjak signifikan serta keluarnya BNBR dari papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia.

Pergerakan agresif saham BNBR tak lepas dari laporan laba bersih perseroan yang melonjak sepanjang 2025. BNBR mencatat laba bersih Rp502,74 miliar, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp336,04 miliar. Kenaikan laba ini langsung tercermin pada peningkatan laba per saham (EPS), yang menjadi salah satu indikator utama yang dicermati investor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluar dari Papan Pantauan, Sentimen Saham Menguat

Lonjakan harga saham BNBR juga sejalan dengan keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang resmi mengeluarkan saham BNBR dari papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme full call auction (FCA) mulai perdagangan pagi ini.

Keluarnya BNBR dari papan tersebut menjadi sinyal positif bagi pasar. Saham yang sebelumnya berada dalam pengawasan ketat kini kembali diperdagangkan secara normal, membuka ruang likuiditas yang lebih luas dan mendorong minat beli investor.

Pasar menilai, kombinasi antara perbaikan kinerja laba dan normalisasi status perdagangan menjadi katalis kuat yang memicu lonjakan harga saham dalam waktu singkat.

Laba Naik, Tapi Pendapatan Turun

Menariknya, lonjakan laba BNBR tidak sepenuhnya ditopang oleh kenaikan pendapatan operasional. Berdasarkan laporan kinerja keuangan yang dirilis di BEI, pendapatan perseroan justru turun tipis menjadi Rp3,74 triliun pada 2025, dibandingkan Rp3,86 triliun pada tahun sebelumnya.

Tekanan juga terlihat pada laba usaha yang melemah signifikan dari Rp282,87 miliar menjadi Rp116,86 miliar. Kondisi ini menunjukkan bahwa kinerja operasional inti BNBR belum sepenuhnya pulih.

Namun, pasar menaruh perhatian pada komponen lain yang menjadi penopang utama laba bersih perseroan tahun ini.

Faktor Kunci: Keuntungan Non-Operasional

Lonjakan laba BNBR terutama didorong oleh dua pos non-operasional yang nilainya sangat besar. Pertama, keuntungan dari pengukuran kembali atas kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya senilai Rp422,37 miliar. Kedua, keuntungan dari pembelian dengan diskon (bargain purchase) yang mencapai Rp320,12 miliar.

Dua pos ini sebelumnya tidak muncul dalam laporan keuangan 2024. Kehadiran indikator tersebut menjadi pembeda utama yang mendorong laba bersih BNBR melonjak tajam, meskipun pendapatan dan laba usaha mengalami penurunan.

Berkat tambahan tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp493,85 miliar, dibandingkan Rp327,59 miliar pada tahun sebelumnya. Dampaknya, laba per saham naik dari Rp2,04 menjadi Rp2,85 per saham.

Reaksi Pasar: Spekulasi dan Optimisme

Lonjakan saham BNBR mencerminkan respons cepat pasar terhadap kombinasi sentimen positif jangka pendek. Investor menilai laporan laba dan keluarnya saham dari papan pemantauan sebagai sinyal perbaikan kondisi perseroan, meski struktur laba masih didominasi faktor non-operasional.

Secara teknikal, kenaikan tajam dalam satu sesi perdagangan juga memicu efek kejar harga (fear of missing out/FOMO), yang kerap mempercepat reli saham dengan likuiditas besar seperti BNBR.

Namun, sebagian pelaku pasar tetap mencermati keberlanjutan kinerja ke depan, terutama terkait kemampuan perseroan meningkatkan pendapatan dan laba operasional secara berkelanjutan.

Agenda RUPSLB dan Rights Issue Bayangi Saham

Di tengah reli harga saham, BNBR juga dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini. Agenda utamanya adalah meminta persetujuan pemegang saham atas rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Melalui aksi korporasi ini, BNBR berencana menerbitkan hingga 90 miliar saham baru Seri E. Rights issue tersebut berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan hingga maksimal 33,33 persen bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya.

Meski berpotensi menekan harga saham dalam jangka menengah, manajemen menilai tambahan modal diperlukan untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung pengembangan usaha, serta menyokong proyek-proyek strategis, termasuk di sektor infrastruktur jalan tol.

Peran Manajemen dan Arah Ke Depan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama sekaligus CEO Anindya Novyan Bakrie, BNBR tengah berada pada fase konsolidasi pasca restrukturisasi panjang. Pasar kini menanti apakah momentum laba besar tahun 2025 dapat diterjemahkan menjadi perbaikan fundamental yang berkelanjutan.

Lonjakan saham BNBR hari ini menegaskan satu hal: sentimen pasar dapat berubah cepat ketika katalis kuat muncul bersamaan. Namun, arah selanjutnya akan sangat ditentukan oleh realisasi rights issue, efektivitas penggunaan dana, serta kemampuan perseroan menggenjot kinerja operasional di tahun-tahun mendatang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT