Harga Pangan Mulai Jinak Jelang Lebaran, Bapanas Pastikan Stok Aman hingga Idul Fitri
- Tim tvOnenews/Taufik Hidayat
“Bantuan pangan akan diberikan kepada 33,2 juta KPM mulai bulan Maret. Seluruh persiapan sudah dilakukan agar program ini bisa berjalan tepat waktu,” jelasnya.
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 33.244.408 orang di seluruh Indonesia.
Jawa Dominan, Indonesia Timur Ikut Diperkuat
Lima provinsi dengan jumlah penerima bantuan pangan terbesar masih didominasi Pulau Jawa. Jawa Barat tercatat sebagai penerima terbanyak dengan 6.093.530 penerima, disusul Jawa Timur 5.638.478 penerima dan Jawa Tengah 5.071.126 penerima. Selanjutnya Sumatera Utara dengan 1.756.846 penerima dan Banten sebanyak 1.298.597 penerima.
Sementara itu, pemerintah juga meningkatkan cakupan penerima di wilayah Indonesia timur. Di Maluku, jumlah penerima bertambah menjadi 266.500 orang. Maluku Utara meningkat menjadi 112.428 penerima. Papua bertambah menjadi 118.076 penerima, Papua Barat 74.044 penerima, dan Papua Barat Daya 78.965 penerima.
Untuk wilayah pegunungan dan selatan Papua, jumlah penerima juga meningkat signifikan. Papua Pegunungan mencapai 265.356 penerima, Papua Tengah 228.654 penerima, dan Papua Selatan 73.601 penerima.
Bapanas berharap distribusi bantuan pangan ini dapat mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat selama Ramadan. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk mengalihkan pengeluaran ke kebutuhan pokok lain atau kegiatan produktif.
SPHP Beras Berlanjut di 2026
Selain bantuan pangan, Bapanas memastikan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tetap berjalan sepanjang 2026. Program SPHP beras yang sebelumnya diperpanjang hingga akhir Februari 2026 akan kembali dilanjutkan mulai Maret mendatang.
Untuk tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,97 triliun bagi program SPHP beras. Anggaran ini setara dengan subsidi harga untuk sekitar 828 ribu ton beras yang akan disalurkan ke masyarakat.
Pemerintah Tegas Jaga Harga Ramadan
Secara terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan tidak boleh ada pihak yang memainkan harga pangan, terutama selama Ramadan.
“Seluruh sektor pangan harus mengikuti regulasi harga yang ada. Jangan sampai ada yang mengganggu rakyat,” tegas Amran.
Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga minggu ketiga Februari 2026 masih terdapat 23 provinsi yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Namun, hanya tujuh provinsi yang mencatat kenaikan di atas 2 persen.
Load more