News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Pangan Mulai Jinak Jelang Lebaran, Bapanas Pastikan Stok Aman hingga Idul Fitri

Bapanas pastikan harga pangan pokok turun dan mulai stabil jelang Lebaran 2026. Stok aman, bantuan pangan dan SPHP terus digencarkan.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:41 WIB
Ilustrasi Pasar
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Harga pangan pokok strategis nasional menunjukkan tren penurunan dan mulai stabil menjelang Ramadan hingga Lebaran 2026. Pemerintah memastikan kondisi ini ditopang oleh ketersediaan stok yang aman serta intervensi pasar yang terus digencarkan demi menjaga daya beli masyarakat.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan bahwa pemantauan harga di berbagai daerah menunjukkan kecenderungan penurunan setelah sempat berfluktuasi di awal Ramadan 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara umum pangan pokok sudah stabil dan stok aman. Harapannya memasuki Lebaran nanti, dengan pemantauan yang terus dilakukan, harga bisa terus turun. Memang ada variasi, tapi tren besarnya sudah mulai stabil,” ujar Ketut dalam keterangannya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Ketut, pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap volatilitas harga pangan strategis, khususnya pada minggu-minggu awal Ramadan. Fluktuasi harga, kata dia, tidak boleh terlalu tinggi karena berpotensi menekan daya beli masyarakat.

“Stok aman dan pemerintah optimistis harga pangan hingga Idul Fitri tetap terkendali,” tegasnya.

Harga di Pasar Masih Sesuai Acuan

Ketut mencontohkan hasil peninjauan di Pasar Senen, Jakarta, yang menunjukkan sebagian besar komoditas pangan pokok strategis masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

Harga daging sapi terpantau relatif stabil di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Daging ayam berada di sekitar Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah, yang sempat menembus Rp110.000 per kilogram, kini turun ke level Rp100.000 per kilogram.

“Cabai rawit merah sudah turun dibanding kemarin. Telur juga bervariasi, ada yang Rp29.000 hingga Rp30.500 per kilogram,” ungkap Ketut.

Intervensi Pangan Terus Digenjot

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah melalui Bapanas bersama Perum Bulog terus menjalankan berbagai program intervensi pangan. Program tersebut mencakup bantuan pangan beras, subsidi harga, hingga operasi pasar.

Ketut menyebut program bantuan pangan menjadi salah satu bantalan ekonomi penting, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada 2026, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ditingkatkan secara signifikan.

“Bantuan pangan akan diberikan kepada 33,2 juta KPM mulai bulan Maret. Seluruh persiapan sudah dilakukan agar program ini bisa berjalan tepat waktu,” jelasnya.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 33.244.408 orang di seluruh Indonesia.

Jawa Dominan, Indonesia Timur Ikut Diperkuat

Lima provinsi dengan jumlah penerima bantuan pangan terbesar masih didominasi Pulau Jawa. Jawa Barat tercatat sebagai penerima terbanyak dengan 6.093.530 penerima, disusul Jawa Timur 5.638.478 penerima dan Jawa Tengah 5.071.126 penerima. Selanjutnya Sumatera Utara dengan 1.756.846 penerima dan Banten sebanyak 1.298.597 penerima.

Sementara itu, pemerintah juga meningkatkan cakupan penerima di wilayah Indonesia timur. Di Maluku, jumlah penerima bertambah menjadi 266.500 orang. Maluku Utara meningkat menjadi 112.428 penerima. Papua bertambah menjadi 118.076 penerima, Papua Barat 74.044 penerima, dan Papua Barat Daya 78.965 penerima.

Untuk wilayah pegunungan dan selatan Papua, jumlah penerima juga meningkat signifikan. Papua Pegunungan mencapai 265.356 penerima, Papua Tengah 228.654 penerima, dan Papua Selatan 73.601 penerima.

Bapanas berharap distribusi bantuan pangan ini dapat mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat selama Ramadan. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk mengalihkan pengeluaran ke kebutuhan pokok lain atau kegiatan produktif.

SPHP Beras Berlanjut di 2026

Selain bantuan pangan, Bapanas memastikan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tetap berjalan sepanjang 2026. Program SPHP beras yang sebelumnya diperpanjang hingga akhir Februari 2026 akan kembali dilanjutkan mulai Maret mendatang.

Untuk tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,97 triliun bagi program SPHP beras. Anggaran ini setara dengan subsidi harga untuk sekitar 828 ribu ton beras yang akan disalurkan ke masyarakat.

Pemerintah Tegas Jaga Harga Ramadan

Secara terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan tidak boleh ada pihak yang memainkan harga pangan, terutama selama Ramadan.

“Seluruh sektor pangan harus mengikuti regulasi harga yang ada. Jangan sampai ada yang mengganggu rakyat,” tegas Amran.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga minggu ketiga Februari 2026 masih terdapat 23 provinsi yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Namun, hanya tujuh provinsi yang mencatat kenaikan di atas 2 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh provinsi tersebut antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, DI Yogyakarta, Kepulauan Bangka Belitung, dan Nusa Tenggara Barat.

Meski demikian, pemerintah optimistis tren harga pangan nasional tetap terkendali hingga Lebaran, seiring penguatan stok, distribusi, dan intervensi pasar yang terus dilakukan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Visa Haji 2026 Hampir Tuntas, Menhaj Irfan Ungkap Hanya 325 Petugas Masih Terkendala Teknis

Visa Haji 2026 Hampir Tuntas, Menhaj Irfan Ungkap Hanya 325 Petugas Masih Terkendala Teknis

Di tengah kesiapan penyelenggaraan haji yang hampir rampung, pemerintah mengungkap ada satu catatan krusial, yakni ratusan visa petugas haji masih dalam proses penyelesaian.
Bung Ropan Bicara Jujur, Tanpa Ole Romeny Timnas Indonesia Tetap Punya Andalan di Piala AFF 2026

Bung Ropan Bicara Jujur, Tanpa Ole Romeny Timnas Indonesia Tetap Punya Andalan di Piala AFF 2026

John Herdman mulai dihadapkan pada situasi tak ideal jelang gelaran Piala AFF 2026. Pelatih TImnas Indonesia itu berpotensi kehilangan sejumlah pemain andalan.
Satu Anggota Diamankan Terkait Tewasnya Bripda Natanael, Kapolda Kepri: Diduga sebagai Pelaku Utama

Satu Anggota Diamankan Terkait Tewasnya Bripda Natanael, Kapolda Kepri: Diduga sebagai Pelaku Utama

Sebanyak satu orang anggota telah diamankan dalam insiden tewasnya Anggota Samapta Polda Kepulauan Riau Bripda Natanael Simanungkalit yang diduga meninggal dunia usai dianiaya seniornya di Asrama Polda Kepri.
Media Denmark Ikut Sampaikan Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia soal Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Denmark Ikut Sampaikan Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia soal Playoff Dadakan Piala Dunia 2026

Media Denmark ikut menyampaikan kabar buruk untuk Timnas Indonesia mengenai playoff dadakan Piala Dunia 2026. Hal ini seiring dengan rumor pencoretan Iran yang semakin membuncah.
Monbebe Jangan Sampai Salah, Catat Informasi Soal Penukaran Tiket Konser Monsta X Jakarta Berikut

Monbebe Jangan Sampai Salah, Catat Informasi Soal Penukaran Tiket Konser Monsta X Jakarta Berikut

Monsta X akan menggelar 2026 Monsta X World Tour [The X : Nexus] in Jakarta.
Garis Batas Baru di Sebatik, 127,3 Hektare Eks Wilayah Malaysia Resmi Jadi Milik Indonesia

Garis Batas Baru di Sebatik, 127,3 Hektare Eks Wilayah Malaysia Resmi Jadi Milik Indonesia

Lahan yang sebelumnya masuk dalam klaim Malaysia itu kini sah menjadi bagian dari kedaulatan Indonesia melalui kesepakatan penegasan batas darat kedua negara.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2026 via Babak Play-off Tambahan?

Jalan pintas untuk Timnas Indonesia itu adalah wacana baru dari FIFA  untuk menggelar babak play-off tambahan guna memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Pengakuan Mencengangkan Korban Pelecehan Seksual di FH UI, Kuasa Hukum: Pelaku Memiliki Jabatan di Kampus

Usai viral kasus dugaan pelecehan seksual di FH UI. Terungkap pula pengakuan mencengangkan dari korban pelecehan tersebut yang diungkap Kuasa hukum korban,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT