BPH Migas Pastikan Keandalan Kilang Dumai, Pasokan BBM Sumbagut Dijamin Aman hingga Lebaran
- Pertamina
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi memastikan operasional produksi BBM di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai tetap andal sebagai penopang utama pasokan nasional.
Hal itu terutama untuk menjamin ketersediaan di wilayah Sumatera Bagian Utara selama Ramadan dan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah.
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM agar operasional kilang dalam negeri tetap optimal dan tidak terpengaruh dinamika global. Pemerintah menempatkan Kilang Dumai sebagai simpul strategis dalam menjaga stabilitas energi nasional.
RU II Dumai tercatat sebagai salah satu kilang terbesar di Indonesia dengan kontribusi sekitar 16,5 persen dari total kapasitas pengolahan Pertamina. Total kapasitasnya mencapai 170.000 barel per hari, terdiri dari 120.000 barel per hari di Kilang Dumai dan 50.000 barel per hari di Kilang Sei Pakning.
“Dalam kunjungan lapangan, dipastikan RU II Dumai dalam kondisi yang optimal dapat memproduksi berbagai jenis BBM. Kami mengharapkan agar refinery ini terus dijaga keandalannya, sehingga dapat memenuhi produk-produk BBM untuk kebutuhan domestik. Secara khususnya untuk di Sumatera Bagian Utara,” ujar Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho saat kunjungan di Dumai, Riau, dikutip Kamis (5/3/2026).
Selain memproduksi gas oil seperti solar dan turunannya, kilang ini juga menghasilkan green avtur atau Sustainable Aviation Fuel sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi berkelanjutan. Produksi SAF dinilai menjadi langkah konkret menghadapi tuntutan dekarbonisasi global.
BPH Migas bersama Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan dan distribusi BBM agar tetap aman dan lancar. Keandalan operasional kilang menjadi benteng utama untuk memastikan pasokan energi nasional tidak terganggu situasi geopolitik internasional.
Ke depan, BPH Migas mendorong peningkatan kapasitas Kilang Dumai guna memperkuat ketahanan energi nasional. "Secara nasional, Indonesia perlu menambahkan sekitar 400 ribu barel per hari kapasitas kilang untuk mencapai total 1,6 juta barel per hari, guna mendukung target swasembada penuh BBM, terutama jenis bensin (gasoline) dan solar. Kilang seperti Dumai ini masih memiliki lahan potensial untuk pengembangan lebih lanjut", tutur Fathul.
Load more