GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Menguat Tipis, Rupiah Justru Terkapar di Atas Rp17.000: Sentimen FTSE dan Tekanan Global Jadi Pemicu

IHSG naik tipis ke 7.001, namun rupiah melemah ke Rp17.000-an. Sentimen FTSE dan tekanan global jadi faktor utama pergerakan pasar hari ini.
Selasa, 7 April 2026 - 11:55 WIB
Petugas menghitung mata uang Rupiah dan Dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan pasar keuangan Indonesia pada Selasa (7/4/2026) menunjukkan dinamika yang kontras. Di satu sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka di zona hijau. Namun di sisi lain, nilai tukar rupiah justru mengalami tekanan signifikan hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Fenomena ini mencerminkan adanya perbedaan sentimen antara pasar saham dan pasar valuta asing, yang dipengaruhi oleh faktor global, termasuk arah indeks FTSE dan kebijakan moneter AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IHSG Menghijau Tipis di Tengah Sentimen FTSE

IHSG tercatat naik 0,17 persen ke level 7.001 pada pembukaan perdagangan pagi ini, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 6.989,43. Kenaikan ini tergolong terbatas, namun cukup memberi sinyal positif bagi pelaku pasar domestik.

Salah satu faktor yang ikut menopang pergerakan IHSG adalah sentimen dari indeks FTSE global. Rebalancing indeks FTSE dan aliran dana asing yang masuk ke sejumlah saham berkapitalisasi besar turut memberikan dorongan meski belum signifikan.

Sentimen FTSE juga menjadi perhatian investor karena berkaitan langsung dengan arus modal asing (capital inflow). Ketika saham-saham Indonesia masuk atau mendapat bobot lebih besar dalam indeks FTSE, potensi pembelian oleh investor global meningkat.

Namun demikian, penguatan IHSG masih cenderung terbatas karena pelaku pasar tetap berhati-hati terhadap tekanan eksternal, terutama dari arah kebijakan suku bunga global.

Rupiah Melemah, Tertekan Dolar AS dan Sentimen Global

Berbanding terbalik dengan IHSG, nilai tukar rupiah justru mengalami pelemahan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.035 per dolar AS atau melemah 55 poin (0,32 persen).

Bahkan pada perdagangan pukul 09.15 WIB, rupiah sempat tertekan hingga Rp17.064 per dolar AS. Ini menandai tekanan lanjutan terhadap mata uang Garuda yang sudah berada di atas level Rp17.000.

Pelemahan rupiah ini tidak terlepas dari penguatan indeks dolar AS (DXY) yang masih tinggi. Ekspektasi bahwa suku bunga di AS akan bertahan lebih lama di level tinggi (higher for longer) membuat investor global cenderung mengalihkan dana ke aset berbasis dolar.

Selain itu, meskipun ada sentimen positif dari FTSE di pasar saham, dampaknya terhadap rupiah relatif terbatas. Hal ini karena pasar valas lebih sensitif terhadap kebijakan moneter dan kondisi makro global dibandingkan sentimen indeks saham seperti FTSE.

Pergerakan Bursa Asia Campuran

Kondisi bursa saham Asia pagi ini juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi, mencerminkan ketidakpastian global yang masih tinggi.

Berikut rinciannya:

  • Nikkei 225 (Jepang) turun 0,21% ke 53.302,3

  • Hang Seng (Hong Kong) stagnan di 25.116,529

  • Shanghai Composite (China) naik 0,42% ke 3.896,58

  • Straits Times (Singapura) melemah 0,20% ke 4.962,24

Pergerakan ini menunjukkan bahwa sentimen FTSE dan global belum sepenuhnya mampu memberikan arah yang solid bagi pasar regional.

FTSE Jadi Katalis, Tapi Belum Cukup Kuat

Peran FTSE dalam pergerakan IHSG memang cukup penting, terutama dalam menarik dana asing. Namun dalam kondisi saat ini, pengaruh FTSE belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan global terhadap rupiah.

Investor global masih lebih fokus pada:

  • Kebijakan suku bunga The Fed

  • Penguatan dolar AS

  • Risiko geopolitik global

  • Data ekonomi AS terbaru

Akibatnya, meskipun FTSE memberikan sentimen positif pada saham, rupiah tetap tertekan karena faktor eksternal yang lebih dominan.

Dampak Pelemahan Rupiah ke Ekonomi Domestik

Pelemahan rupiah di atas Rp17.000 membawa sejumlah konsekuensi bagi perekonomian nasional, di antaranya:

  • Kenaikan biaya impor, terutama untuk energi dan bahan baku

  • Potensi imported inflation atau inflasi dari luar negeri

  • Tekanan terhadap sektor usaha berbasis impor

Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas rupiah. Langkah stabilisasi ini penting agar volatilitas tidak semakin tinggi.

Investor Waspadai Arah FTSE dan The Fed

Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk mencermati dua faktor utama:

  1. Perkembangan indeks FTSE
    Rebalancing dan perubahan bobot saham dalam FTSE dapat memicu arus dana asing ke Indonesia.

  2. Kebijakan The Fed
    Pernyataan pejabat bank sentral AS akan sangat menentukan arah dolar dan tekanan terhadap rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, data neraca perdagangan Indonesia juga akan menjadi faktor penting dalam menopang stabilitas mata uang.

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG mendapat dukungan dari sentimen FTSE, tekanan global masih menjadi faktor dominan yang menahan penguatan rupiah. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debat Kedua Caketum HIPMI di Bali, Reynaldo: Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Debat Kedua Caketum HIPMI di Bali, Reynaldo: Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Caketum HIPMI Nomor Urut 1, Reynaldo Bryan mengatakan bahwa sektor pariwisata berperan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi nasional karena memiliki multiplier effect yang masif
Harga Pangan Nasional Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Harga Pangan Nasional Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik

Sejumlah komoditas strategis mengalami lonjakan harga cukup tajam, terutama cabai dan daging sapi, di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan kurban.
Buka-bukaan ke PKL yang Ditertibkan di Bandung, Dedi Mulyadi Akui Tidak Mungkin Beri Miliaran Rupiah tapi Bakal Pertimbangkan Hal Ini

Buka-bukaan ke PKL yang Ditertibkan di Bandung, Dedi Mulyadi Akui Tidak Mungkin Beri Miliaran Rupiah tapi Bakal Pertimbangkan Hal Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar wilayah Bandung. 
Dedi Mulyadi Membaur dengan Bobotoh, Turun Langsung Kawal Konvoi Kemenangan Persib Bandung

Dedi Mulyadi Membaur dengan Bobotoh, Turun Langsung Kawal Konvoi Kemenangan Persib Bandung

Dedi Mulyadi membaur langsung dengan Bobotoh, kawal konvoi hattrick juara Persib Bandung naik motor. Gubernur Jabar turun ke jalan rayakan kemenangan bersama.
Harga Pangan Jakarta, Beras dan Cabai Kompak Turun Saat Daging hingga Minyak Goreng Naik

Harga Pangan Jakarta, Beras dan Cabai Kompak Turun Saat Daging hingga Minyak Goreng Naik

Sementara itu, Beras Muncul I turun cukup tajam Rp631 menjadi Rp14.950 per kilogram.
Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih atas Kemarahan Warga: Kalau Jadi Pemimpin Memang Tidak Pernah Berada dalam Posisi yang Disukai Semua

Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih atas Kemarahan Warga: Kalau Jadi Pemimpin Memang Tidak Pernah Berada dalam Posisi yang Disukai Semua

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kemarahan dan kritik sebagian masyarakat soal penertiban PKL yang berjualan di trotoar di wilayah Bandung.

Trending

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil Tinju Dunia: Ngamuk Hantam Rico Verhoeven Sampai TKO, Oleksandr Usyk Pertahankan Gelar Juara Kelas Berat

Hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk meraih kemenangan atas Rico Verhoeven lewat TKO di detik-detik akhir pertarungan.
Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Rombongan Anggota DPR RI Kecelakaan di Tol Probolinggo, Dua Staf Pendamping Tewas

Akibat benturan keras tersebut, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufida dan sopir kendaraan mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua Staf Pendamping Anggota DPR RI di Tol Pasuruan, Gus Hilman Selamat

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 tepatnya di wilayah Wonomerto, pada Sabtu (23/5/26) sore. Dua staf pendamping anggota DPR tewas.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven yang akan berlangsung pada pagi ini.
Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

Gangguan Sistem Kelistrikan, PLN Lakukan Pemulihan Listrik di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

PT PLN (Persero) menyampaikan terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Sumatera Bagian Tengah dan Sumatera Bagian Utara pada Jumat (22/5) malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Eks Penyidik KPK Sebut Pernyataan Noel Tak Dapat Dianggap Sepele

Eks Penyidik KPK Sebut Pernyataan Noel Tak Dapat Dianggap Sepele

Mantan penyidik KPK Praswad Nugraha menyebut ucapan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut lebih baik korupsi sebanyak-banyaknya berpotensi bentuk persepsi keliru.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Dramatis TKO Rico Verhoeven, Petinju Indonesia Dedy Imprax Tumbang Lewat KO

Rekap Hasil Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Dramatis TKO Rico Verhoeven, Petinju Indonesia Dedy Imprax Tumbang Lewat KO

Rekap hasil tinju dunia, di mana Oleksandr Usyk mampu mempertahankan gelar juara usai dramatis mengalahkan Rico Verhoeven. Sedangkan petinju Indonesia, Dedy Imprax langsung KO di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT