Gerak Cepat, TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta ke Keluarga Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
- TASPEN
Jakarta, tvOnenews.com - PT TASPEN (Persero) bergerak cepat menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) dengan total Rp283.227.000 kepada ahli waris almarhumah Nurlaela, guru SD Negeri Pulo Gebang 11 Petang yang menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Senin (27/4).
Penyaluran ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.
Santunan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, kepada Heris Rusman selaku ahli waris. Prosesi tersebut turut disaksikan Direktur Utama TASPEN Rony Hanityo Aprianto dan Direktur Operasional Tribuna Phitera Djaja di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/4).
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah yang dinilai telah memberikan kontribusi besar sebagai tenaga pendidik.
“Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Nurlaela. Dedikasi beliau sebagai tenaga pendidik adalah jasa yang besar bagi bangsa. Melalui proses yang cepat dan transparan, kami pastikan seluruh hak almarhumah tersampaikan kepada keluarga untuk membantu menjaga keberlangsungan hidup dan pendidikan putra beliau.”
Total santunan Rp283.227.000 terdiri atas dua komponen utama. Pertama, manfaat JKK sebesar Rp227.076.400 yang mencakup santunan kematian, uang duka tewas, biaya pemakaman, serta beasiswa pendidikan anak. Kedua, manfaat THT sebesar Rp56.150.600.
Pemberian manfaat ini mencerminkan perlindungan menyeluruh yang disediakan negara melalui TASPEN bagi aparatur sipil negara (ASN) dan keluarganya dalam menghadapi risiko kerja.
Santunan JKK tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan melalui beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris sebesar Rp45.000.000. Skema ini dirancang untuk memastikan masa depan keluarga tetap terjaga meski terjadi risiko kerja.
Langkah ini sejalan dengan komitmen TASPEN dalam menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan transparan sebagai bentuk perlindungan optimal bagi peserta dan keluarganya.
Percepatan pencairan manfaat juga didukung sinergi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), khususnya dalam proses administrasi dan validasi data. Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen antarinstansi dalam memberikan layanan yang responsif dan tepat waktu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut.
Load more