Harga Perak Bangkit Usai Tekanan, Sentuh US$74 dan Jadi Sorotan Pasar Komoditas Global
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Harga perak kembali menunjukkan taringnya di pasar global setelah sempat tertekan dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan harga perak kini menjadi perhatian utama pelaku pasar, seiring tren rebound yang mulai terlihat sejak akhir April 2026.
Mengacu data perdagangan terbaru, harga perak pada Kamis (30/4/2026) ditutup di level US$73,73 per troy ons, menguat signifikan sebesar 3,15% setelah sebelumnya mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut. Bahkan, dalam periode tekanan tersebut, harga perak sempat terkoreksi hingga 5,5%.
Kenaikan harga perak berlanjut pada Jumat (1/5/2026) pagi. Hingga pukul 06.46 WIB, harga perak kembali naik 0,84% ke posisi US$74,35 per troy ons, menandakan adanya momentum pemulihan yang cukup kuat.
Tren Pergerakan Harga Perak dalam 1 Tahun
Dalam kurun satu tahun terakhir, harga perak menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi. Dari kisaran awal di level US$30-an, harga perak sempat melonjak tajam hingga menembus di atas US$100 sebelum akhirnya terkoreksi dan stabil di kisaran US$70-an.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perak bukan hanya mengikuti tren emas, tetapi juga memiliki dinamika tersendiri yang dipengaruhi faktor industri, permintaan global, serta kondisi makroekonomi.
Perak Ikuti Arah Emas, Tapi Punya Kekuatan Sendiri
Kenaikan harga perak tidak bisa dilepaskan dari pergerakan emas yang juga mengalami rebound. Namun, berbeda dengan emas yang lebih dikenal sebagai aset lindung nilai, perak memiliki dua peran sekaligus: sebagai aset investasi dan komoditas industri.
Ketika dolar AS melemah dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) melandai, harga perak ikut terdorong naik. Hal ini karena perak menjadi lebih murah bagi investor global yang menggunakan mata uang selain dolar.
Selain itu, perak juga mendapat dukungan dari permintaan industri, terutama di sektor teknologi dan energi terbarukan, seperti panel surya dan elektronik.
Faktor Global Dorong Harga Perak Naik
Beberapa faktor utama yang mendorong penguatan harga perak saat ini antara lain:
-
Pelemahan dolar AS (DXY) yang membuat harga perak lebih kompetitif
-
Penurunan imbal hasil obligasi AS (US10Y)
-
Ketidakpastian geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah
-
Permintaan industri yang tetap stabil terhadap perak
Load more