IHSG Ambles Lagi 4,52 Persen, Bursa RI Berdarah Dihantam Aksi Jual Besar-Besaran, Ini yang Bikin Investor Panik
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
Di sisi lain, eskalasi konflik juga memunculkan ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Fed, akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat atau hawkish hingga akhir tahun.
Sejalan dengan kondisi tersebut, mayoritas bursa saham Asia turut bergerak melemah mengikuti koreksi yang terjadi di Wall Street.
Tekanan berasal dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta pelemahan saham-saham sektor teknologi global.
"Potensi penurunan IHSG lebih lanjut masih berpeluang terbuka secara teknikal. Selanjutnya diperkirakan IHSG berpotensi akan menguji level 5.100," ujar Ratna.
Kombinasi sentimen domestik dan global yang masih membayangi pasar, membuat pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan geopolitik serta arah kebijakan moneter global sebagai penentu pergerakan IHSG dalam jangka pendek. (ant/rpi)
Load more