News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Sawit Senang Sambut Langkah Cepat Mentan Amran Pulihkan Harga TBS Kelapa Sawit

Perwakilan petani sawit dari berbagai daerah membeberkan kondisi terkini di lapangan serta harapan agar harga TBS kembali stabil dan mampu memberikan keuntungan yang layak.
Senin, 8 Juni 2026 - 19:38 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengawal pemulihan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mendapat sambutan positif dari petani di sejumlah daerah.

Dalam Rapat Koordinasi Pengembangan dan Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (8/6/2026), para petani menyampaikan bahwa harga TBS mulai menunjukkan perbaikan meski masih memerlukan pengawasan agar kenaikannya merata di seluruh wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan petani dari berbagai sentra produksi sawit, seperti Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, hingga Banten, memaparkan kondisi terkini di lapangan serta harapan agar harga TBS kembali stabil dan mampu memberikan keuntungan yang layak bagi petani.

Salah satu masukan datang dari Ardiansyah Saragih, petani sawit asal Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Ia menilai perhatian dan kebijakan pemerintah dalam menangani persoalan harga sawit telah memberikan optimisme baru bagi para petani.

"Harga sawit memang sempat turun sangat dalam, tetapi sekarang mulai naik kembali. Kami berharap hasil rapat ini membuat harga kembali ke posisi semula bahkan lebih baik lagi. Pak Menteri sangat pro terhadap masyarakat petani kecil dan kami yakin harga sawit bisa kembali meningkat," kata Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, penjelasan Menteri Pertanian mengenai tren kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) global, penguatan dolar AS, serta tingginya permintaan ekspor menjadi sinyal positif bagi prospek harga sawit ke depan.

“Terima kasih Bapak Menteri Pertanian yang sudah membela kami masyarakat petani kecil. Semoga apa yang kita harapkan dan Pak Menteri harapkan bisa tercapai kemakmuran petani sawit Indonesia,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Septriadi, petani sawit dari Sumatera Selatan. Ia menuturkan harga TBS yang mengacu pada ketetapan Dinas Perkebunan masih berada pada level yang cukup baik. Namun, sebagian petani masih harus menjual hasil panen melalui tengkulak karena tidak memenuhi persyaratan perusahaan mitra.

"Kalau harga yang mengikuti standar Disbun masih layak. Untuk sawit umur lima tahun kemarin sekitar Rp3.499 per kilogram. Tetapi petani yang tidak bisa masuk ke perusahaan mitra terpaksa menjual ke tengkulak dengan harga jauh lebih rendah. Karena itu kami berharap harga bisa kembali normal seperti sebelumnya," katanya.

Sementara itu, Hulibarawan, petani dari Lampung Tengah, menyebut harga TBS di wilayahnya telah mencapai sekitar Rp3.200 per kilogram. Angka tersebut mendekati harga acuan provinsi yang berada di kisaran Rp3.350 per kilogram.

"Kami sudah cukup nyaman dengan kondisi saat ini. Namun kami berharap harga sawit tetap distabilkan karena beberapa waktu lalu sempat turun mendadak hampir Rp1.000 per kilogram," ungkapnya.

Di sisi lain, petani sawit di Banten masih menghadapi tantangan yang berbeda. Aryadi, petani asal Pandeglang, mengatakan harga TBS di tingkat pabrik saat ini berada di kisaran Rp2.500 per kilogram.

Namun, pendapatan yang diterima petani jauh berkurang setelah dipotong biaya panen, transportasi, dan operasional lainnya. Meski demikian, ia mengakui kondisi harga saat ini mulai membaik dibandingkan sebelumnya.

"Alhamdulillah setelah gerakan Kementerian Pertanian yang mengingatkan perusahaan dan pabrik kelapa sawit untuk menaikkan harga kembali, harga TBS di Banten mulai berangsur naik. Harapan kami ke depan harga nya semakin membaik seperti provinsi lain" harapnya.

Aryadi menilai peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk memastikan petani sawit di daerah yang belum memiliki sistem penetapan harga yang kuat tetap mendapatkan perlindungan dan kepastian usaha.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus mengawal proses pemulihan harga TBS agar dampak positif kenaikan harga komoditas sawit dunia dapat dirasakan langsung oleh petani. Pemerintah juga berkomitmen memastikan tidak ada pihak yang memperoleh keuntungan dengan mengorbankan kesejahteraan petani.

"Kita ingin membangun ekosistem sawit yang sehat. Petani sejahtera, pengusaha juga sejahtera. Tidak boleh ada yang dirugikan. Karena itu harga TBS harus kembali normal dan petani harus merasakan manfaatnya," tegas Mentan Amran.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan petani, asosiasi, pelaku usaha, eksportir, perusahaan refinery, Satgas Pangan Polri, serta pemerintah daerah. Forum ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi petani secara langsung sekaligus memastikan pemulihan harga TBS berlangsung merata di seluruh sentra sawit nasional.

Dengan tren perbaikan harga yang mulai terlihat di sejumlah wilayah, pemerintah berharap stabilisasi pasar sawit dapat terus berlanjut sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat dan sektor sawit nasional tetap menjadi penopang penting perekonomian Indonesia.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebersamaan Kunci Mengatasi Berbagai Permasalahan Masyarakat

Kebersamaan Kunci Mengatasi Berbagai Permasalahan Masyarakat

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Thailand Susul Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF U-19 Usai Kalahkan Malaysia

Thailand Susul Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF U-19 Usai Kalahkan Malaysia

Thailand memastikan kemenangan dramatis di laga terakhir babak penyisihan Grup B Piala AFF U-19 dari Malaysia di Stadion Madya Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (8/6/2026). 
HIPMI Harus Jadi Pabrik Lahirnya Pengusaha Baru Indonesia

HIPMI Harus Jadi Pabrik Lahirnya Pengusaha Baru Indonesia

Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong, menegaskan bahwa HIPMI harus kembali memperkuat perannya sebagai organisasi kaderisasi yang mampu melahirkan lebih banyak pengusaha baru di seluruh Indonesia.
Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menjelaskan alasan mengapa peserta JKN perlu membawa surat kontrol sebagai salah satu syarat jika hendak mengakses layanan kesehatan di rumah sakit.
Bahlil Buka Suara soal Wacana Pembentukan Bursa Mineral RI

Bahlil Buka Suara soal Wacana Pembentukan Bursa Mineral RI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, pemerintah masih menyusun formulasi yang tepat agar rencana pembentukan Bursa Mineral RI dapat berjalan efektif apabila jadi direalisasikan.
Erick Thohir Ungkap Alasan Datangi Latihan Timnas Indonesia, Sengaja Lakukan Ini pada Justin Hubner dan Mees Hilgers

Erick Thohir Ungkap Alasan Datangi Latihan Timnas Indonesia, Sengaja Lakukan Ini pada Justin Hubner dan Mees Hilgers

Kehadiran Erick Thohir ini bertepatan dengan satu hari jelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026). 

Trending

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Founder sekaligus Pimpinan Mecca Al Arabiya Course (MAAC) Muhammad Zulfikar Danopa yang diketahui merupakan alumni Universitas Islam Madinah diduga melarikan ..
Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Pihak MAAC Buka Suara Usai Dituding Tipu Jemaah Miliaran Rupiah: Ogah Masalah Jadi Konsumsi Publik

Pihak MAAC Buka Suara Usai Dituding Tipu Jemaah Miliaran Rupiah: Ogah Masalah Jadi Konsumsi Publik

Entitas kursus bahasa Arab Mecca Al Arabiya Course (MAAC) di bawah naungan PT Meka Karya Indonesia menjadi sorotan setelah puluhan korbannya mulai buka suara...
Ratusan SPPG MBG Setop Sementara, Kepala BGN NTB Bantah Penyebabnya Karena Pergantian Pucuk Piminan

Ratusan SPPG MBG Setop Sementara, Kepala BGN NTB Bantah Penyebabnya Karena Pergantian Pucuk Piminan

Sebanyak ratusan dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) setop sementara di di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sontak,
Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Berita bola hari ini, Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT