News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pegadaian dan KSEI Teken PKS untuk Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Menyambut penerapan Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas, Pegadaian dan KSEI meneken perjanjian kerja sama untuk memperkuat ekosistem emas.
Jumat, 12 Juni 2026 - 16:43 WIB
PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk perkuat ekosistem emas.
Sumber :
  • Pegadaian

Jakarta, tvOnenews.com – PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebagai tanda bahwa Pegadaian secara resmi bergabung sebagai Pemegang Rekening KSEI. Kesepakatan ini juga menandai tonggak sejarah baru ekonomi nasional terkait penerapan Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada semester II tahun 2026 di pasar modal Indonesia.

Prosesi penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti di Main Hall Bursa Efek Indonesia pada Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penandatanganan perjanjian kerja sama strategis ini turut dihadiri dan disaksikan oleh para pemangku kepentingan utama di sektor keuangan, yaitu Kepala Departemen Perizinan Kelembagaan dan Profesi Pelaku Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ridwan, Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan KSEI, serta perwakilan asosiasi pasar modal Indonesia.

Pada 27 April 2026, OJK telah memberikan persetujuan atas permohonan Pegadaian untuk menjadi Pemegang Rekening KSEI. Persetujuan ini menjadi landasan formal yang membuka jalan hadirnya milestone penting di pasar modal Indonesia, yaitu terbentuknya infrastruktur penyimpanan dan penyelesaian untuk efek EGR yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia sebagai efek yang mendasari produk investasi ETF Emas. Setelah bergabung sebagai Pemegang Rekening KSEI maka Pegadaian memperoleh wewenang untuk langsung mencatat EGR ke dalam sistem KSEI, yaitu The Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST).

EGR emas adalah bukti kepemilikan emas digital yang dijamin oleh emas fisik dan dicatat secara elektronik di sistem KSEI yang didasari oleh emas fisik yang diperdagangkan, disimpan, dan diadministrasikan oleh Pegadaian yang berperan sebagai institusi penyedia dan penyimpan emas yang telah mendapatkan izin sebagai penyelenggara kegiatan usaha bullion dari OJK. Transformasi EGR menjadi efek yang dapat diperdagangkan di pasar modal, merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem investasi emas yang modern dan terintegrasi.

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan langkah strategis dan kolaboratif ini merupakan respons nyata untuk mendukung penguatan ekosistem Bullion Bank di Indonesia melalui inovasi investasi terbaru berupa ETF Emas. Meskipun instrumen keuangan berbasis emas ini tergolong baru di tanah air, skema serupa telah berkembang pesat dan terbukti maju di bursa global, salah satunya di Amerika Serikat yang mencatatkan diri sebagai pemegang porsi ETF Emas terbesar di dunia. Dengan hadirnya ETF Emas di pasar domestik, para investor kini memiliki alternatif instrumen yang memungkinkan mereka melakukan investasi emas secara mudah, aman, dan langsung melalui mekanisme perdagangan di bursa efek layaknya bertransaksi saham.

"Sinergi antara Pegadaian dan KSEI ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat tata kelola keamanan pencatatan aset investasi, tetapi juga menyiapkan infrastruktur kokoh bagi ekosistem bullion Indonesia untuk melebur ke dalam pasar modal global. Kami berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan peran kami sebagai penyedia dan penyimpan emas terpercaya, memberikan jaminan transparansi penuh bagi para investor bahwa setiap gram emas digital yang mereka transaksikan didukung penuh oleh fisik emas yang nyata di brankas kami," ujar Selfie.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menyampaikan, KSEI memberikan dukungan penuh untuk kemajuan pasar modal Indonesia, termasuk untuk pengembangan infrastruktur maupun jalinan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. “Bergabungnya Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI menjadi salah satu langkah relevan untuk menyambut pengembangan EGR dan ETF Emas sebagai bagian dari upaya perluasan pilihan produk investasi pasar modal Indonesia. Produk inovatif ini diharapkan dapat menjadi alternatif investasi yang menghubungkan karakteristik emas sebagai aset yang telah dikenal luas oleh masyarakat dengan mekanisme investasi yang transparan dan teradministrasi dengan baik melalui infrastruktur yang telah dimiliki KSEI", kata Samsul.

Bergabungnya PT Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI di tahun 2026 maka menambah total Pemegang Rekening KSEI menjadi 124. Penambahan ini berdampak positif pada pendalaman pasar modal dan penguatan ekosistem keuangan nasional, termasuk potensi peningkatan total aset yang dikelola serta likuiditas di pasar modal Indonesia. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, KSEI terus mengembangkan kapasitas sistem digitalnya guna memastikan infrastruktur yang andal dan adaptif dalam mengakomodasi dinamika pasar modal Indonesia ke depan.

Sebagai Pemegang Rekening KSEI dan Bullion Bank, PT Pegadaian juga memiliki peluang untuk mengoptimalkan perannya di pasar modal Indonesia melalui aktivitas pinjam meminjam efek, sehingga tidak hanya mendukung pengembangan ETF Emas, tetapi juga meningkatkan likuiditas, efisiensi transaksi, dan pendalaman pasar modal Indonesia.

Secara teknis operasional, kemitraan strategis ini mencakup bergabungnya Pegadaian sebagai Pemegang Rekening KSEI yang berlandaskan pada Surat Keputusan Direksi KSEI Nomor KEP-0014/DIR/KSEI/0224. Melalui skema ini, Pegadaian memiliki otoritas untuk langsung mencatat EGR ke dalam sistem KSEI, sehingga mempercepat proses pemindahbukuan dan rekonsiliasi antara catatan elektronik dengan keberadaan emas fisik secara berkala. Mekanisme ini sekaligus menjadi mitigasi risiko guna memastikan bahwa setiap penciptaan EGR memiliki landasan aset fisik yang presisi dan menghindari adanya potensi ketidaksesuaian atau mismatch pencatatan.

Dengan menjadi Pemegang Rekening KSEI, Pegadaian juga menjadi enabler fitur produk ETF Emas yang dapat dijadikan sebagai agunan melalui produk Pegadaian Gadai Efek yang telah melayani segmen investor retail dan institusi sejak tahun 2019. Produk Pegadaian Gadai Efek adalah produk pembiayaan atas dasar hukum Gadai dengan agunan saham dan obligasi yang diperdagangkan di BEI, sehingga masyarakat dapat tetap dapat mengoptimalkan momentum melalui pemenuhan kebutuhan jangka pendeknya dengan ETF Emas maupun saham dan obligasi yang dimiliki sebagai agunan produk Pegadaian Gadai Efek.

Penerapan EGR dan rencana implementasi ETF Emas di pasar modal Indonesia diperkuat oleh performa gemilang investasi emas yang dikenal sebagai aset dengan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025, yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 56,7 persen dalam denominasi Rupiah. Di tengah tingginya ketidakpastian global, emas terus mengukuhkan perannya sebagai aset lindung nilai (safe haven) pilihan utama bagi para pemodal.

Sebagai salah satu negara produsen utama dengan cadangan emas terbesar di dunia, dimana Indonesia menempati peringkat kedelapan produsen global dengan volume 132,5 ton serta peringkat keenam dunia untuk sumber daya emas mencapai 2.600 ton berdasarkan data OJK, negara ini memiliki peluang luar biasa untuk menyalurkan potensi emas domestik langsung kepada investor ritel maupun institusi melalui ekosistem pasar modal.

Minat yang masif ini juga divalidasi oleh survei internal BEI terhadap 515 investor individu dan 67 investor institusi yang menempatkan ETF berbasis emas sebagai variasi produk yang paling menarik untuk segera diterbitkan di pasar modal Indonesia. Potensi ETF Emas sebagai alternatif investasi pasar modal semakin besar mengingat peningkatan jumlah investor pasar modal dari 7,49 juta pada tahun 2021 menjadi 20,35 juta pada akhir tahun 2025. Hingga 8 Juni 2026, jumlah investor kembali bertambah dan telah mencapai 28,19 juta yang mencerminkan semakin tingginya partisipasi masyarakat dalam pasar modal nasional.

Guna memberikan pemahaman mendalam bagi publik, rangkaian acara ini juga dilengkapi dengan sesi talkshow interaktif yang menghadirkan panelis ahli dari perwakilan Pegadaian, analis perbankan, dan BEI, dengan KSEI bertindak sebagai moderator acara guna mengupas tuntas potensi masa depan cerah ETF Emas di pasar domestik. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pegadaian dan KSEI sepakat untuk terus menggali berbagai potensi kerja sama strategis lainnya di masa depan demi memperkuat sinergi jangka panjang kedua institusi keuangan nasional. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rendez-vous Rasa 2026: Merayakan Kolaborasi Kuliner Prancis dan Indonesia

Rendez-vous Rasa 2026: Merayakan Kolaborasi Kuliner Prancis dan Indonesia

Rendez-vous Rasa 2026 untuk pertama kalinya bekerja sama dengan WIG 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata bersama Jaringan Gastronomi Indonesia.
Dugaan Pungli di Lapas Cibinong Terkuak, Ombudsman Sebut Ada Pengakuan Soal Bayaran Rp150 Ribu

Dugaan Pungli di Lapas Cibinong Terkuak, Ombudsman Sebut Ada Pengakuan Soal Bayaran Rp150 Ribu

Ombudsman mengungkap dugaan pungli di Lapas Cibinong. Sejumlah pengunjung dan saksi menyebut adanya bayaran Rp150 ribu, bahkan ada petugas yang mengaku.
Viralkan Video Sekolah Berdinding Triplek 22 Tahun, Guru SD di Kampar Ditegur Wakil Bupati hingga Diminta Klarifikasi

Viralkan Video Sekolah Berdinding Triplek 22 Tahun, Guru SD di Kampar Ditegur Wakil Bupati hingga Diminta Klarifikasi

Romawati, guru SD yang memviralkan video kondisi sekolah berdinding triplek selama 22 tahun klarifikasi setelah kena tegur Wakil Bupati Kampar, Riau, Misharti.
Sikat Premanisme di Palembang, Polda Sumsel Amankan 3 Orang pada Hari Pertama Operasi

Sikat Premanisme di Palembang, Polda Sumsel Amankan 3 Orang pada Hari Pertama Operasi

Polda Sumsel mengamankan tiga orang dalam penindakan dugaan premanisme di Simpang Macan Lindungan, Palembang, pada hari pertama Operasi Sikat Musi I 2026.
Wacana Merger Elnusa dan PDSI, Serikat Pekerja Pertamina Ingatkan Potensi 'Privatisasi Terselubung'

Wacana Merger Elnusa dan PDSI, Serikat Pekerja Pertamina Ingatkan Potensi 'Privatisasi Terselubung'

Muncul wacana penggabungan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan PT Elnusa Tbk (ELSA) di sektor energi nasional. Isu penataan korporasi ini di...
John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

John Herdman Belajar dari Piala AFF 2026, Singapura Bisa Jadi Batu Sandungan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

‎Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada pertandingan pertama Grup A Divisi 1. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT