Audiensi dengan Menko Perekonomian dan Kadin, Jerman Lirik SDM Indonesia untuk Isi Ribuan Kebutuhan Pekerja
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Airlangga mengatakan pemerintah juga telah meminta Kadin Indonesia untuk mengoordinasikan langkah-langkah persiapan kerja sama tersebut dengan dunia usaha.
āDan tadi saya minta langsung kepada Ketua Umum Kadin untuk mengorganisasi hal tersebut,ā tambahnya.
Di bidang investasi, minat Jerman terhadap Indonesia juga terlihat kuat. Delegasi bisnis Negeri Panzer tersebut menanyakan sektor-sektor potensial yang dapat menjadi fokus kerja sama baru antara kedua negara.
āYang ketiga, tentu kaitannya dengan beberapa investment mereka, mereka menanyakan sektor apa lagi yang bisa mendorong kerja sama Indonesia dan Jerman,ā kata Airlangga.
Menurutnya, sektor mineral kritis menjadi salah satu perhatian utama investor Jerman, terutama rare earth dan nikel yang menjadi komponen penting dalam pengembangan kendaraan listrik, baterai, dan teknologi energi bersih.
āTerutama mereka tertarik terkait dengan rare earth, juga termasuk mengenai nikel,ā lanjutnya.
Namun pemerintah mengingatkan agar investasi diarahkan pada sektor yang tidak menambah persoalan kelebihan kapasitas produksi global. Airlangga mencontohkan industri baja Eropa yang saat ini sedang melakukan pengurangan kapasitas secara besar-besaran.
āTapi juga saya sampaikan bahwa Eropa sekarang saat-saat sekarang merasa punya excess capacity daripada baja, di mana mereka mau memotong produksi baja di Eropa juga dipotong dari 80 juta ke 40 juta. Nah, itu juga yang saya sampaikan sektor-sektor yang kita lakukan harapannya kita tidak menambah excess-nya, tapi sektor lain yang kita masih sangat terbuka,ā jelasnya.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai antusiasme dunia usaha Jerman terhadap Indonesia sangat tinggi, terutama setelah tercapainya kesepakatan IEU-CEPA yang membuka akses pasar lebih luas antara Indonesia dan Uni Eropa.
āTerlihat banyak sekali animo keinginan untuk satu, berdagang memanfaatkan daripada EU-CEPA, perjanjian dengan Uni Eropa ini. Dan memang terlihat Jerman ini sebagai negara yang terbesar di Uni Eropa sangat antusias dan tentunya kita juga sangat antusias,ā ujar Anindya.
Selain perdagangan, investor Jerman juga ingin meningkatkan investasi langsung pada sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas industrialisasi Indonesia.
Load more