News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Ditutup Rp17.943, Pengamat Sebut Indonesia Bertahan di Tengah Perang Timur Tengah

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah menutup perdagangan Kamis (25/6/2026) dengan penguatan tipis meski tekanan eksternal masih membayangi.
Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03 WIB
Ilustrasi rupiah dan dolar AS
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Di tengah kekhawatiran lonjakan harga minyak dan gangguan rantai pasok internasional, pemerintah dinilai berhasil mengurangi dampak perang melalui diversifikasi sumber impor energi dan penguatan ketahanan ekonomi domestik.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah menutup perdagangan Kamis (25/6/2026) dengan penguatan tipis meski tekanan eksternal masih membayangi pasar keuangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat tipis 9 poin sebelumnya sempat menguat 30 poin dilevel Rp17.943 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.952,” kata Ibrahim, dalam keterangannya, dikutip Kamis (25/6/2026).

Untuk perdagangan berikutnya, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif namun berpotensi ditutup menguat.

“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang Rp17.940-Rp17.990,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, salah satu faktor yang menopang kepercayaan pasar adalah kesiapan pemerintah menghadapi risiko konflik Timur Tengah yang pecah sejak akhir Februari 2026 lalu. Pemerintah disebut telah menyiapkan berbagai simulasi dampak perang dalam berbagai skenario durasi konflik.

“Di awal mula konflik geopolitik di Timur Tengah pecah akhir Februari lalu, pemerintah telah melakukan berbagai skenario analisis dampak perang untuk rentang waktu 5 bulan, 6 bulan, hingga 10 bulan dan semua bisa dilalui dengan baik,” katanya.

Langkah antisipatif tersebut menjadi penting mengingat Indonesia selama ini masih bergantung pada impor energi. Namun ketergantungan terhadap kawasan Timur Tengah kini disebut jauh lebih rendah dibanding sebelumnya.

“Ketergantungan impor minyak Indonesia terhadap kawasan Timur Tengah kini hanya berada di level 20 persen. Langkah diversifikasi pasokan telah dilakukan dengan menyasar negara-negara Afrika seperti Nigeria dan Gabon,” ujar Ibrahim.

Selain diversifikasi sumber pasokan, pemerintah juga memperkuat keamanan energi melalui kerja sama internasional yang mencakup pembelian energi dari Amerika Serikat dan Venezuela.

“Selain itu, pemenuhan energi juga ditopang oleh komitmen pembelian dari AS dan Venezuela melalui skema Agreement on Reciprocal Tariff (ART),” katanya.

Kondisi tersebut membuat pemerintah optimistis perekonomian nasional tetap berada di jalur pertumbuhan yang kuat sepanjang 2026 meskipun tekanan global belum sepenuhnya mereda.

“Pemerintah meyakini kondisi perekonomian Indonesia 2026 masih terjaga dengan baik. Apalagi, kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal pertama mencatatkan pertumbuhan yang impresif sebesar 5,61 persen. Angka ini berada di atas rata-rata negara G20 maupun pertumbuhan ekonomi global,” ujar Ibrahim.

Ketahanan ekonomi juga terlihat dari sejumlah indikator makro yang masih solid. Cadangan devisa Indonesia tercatat mencapai US$144,9 miliar hingga akhir Mei 2026, sementara realisasi investasi pada kuartal pertama menembus Rp498,8 triliun.

Di sektor industri, aktivitas manufaktur juga masih bertahan di zona ekspansi meskipun tipis.

“Ketahanan makro juga tercermin dari posisi cadangan devisa yang bertengger di level US$144,9 miliar per akhir Mei 2026, realisasi investasi yang mencapai angka Rp498,8 triliun pada kuartal I/2026, serta Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang masih tertahan di zona ekspansi marjinal pada level 50,” katanya.

Namun di balik sederet indikator positif tersebut, Ibrahim mengingatkan adanya satu sinyal yang perlu diwaspadai, yakni tren penyusutan surplus neraca perdagangan Indonesia.

Meski Indonesia masih membukukan surplus selama 72 bulan berturut-turut, nilainya terus mengalami penurunan sehingga berpotensi mengurangi pasokan devisa di masa mendatang.

“Di balik capaian tersebut, ada catatan khusus terkait kinerja neraca perdagangan. Meski berhasil mencatatkan surplus selama 72 bulan berturut-turut, tren surplus tersebut kian menyusut,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah terus mencari sumber devisa baru untuk menjaga ketahanan eksternal ekonomi nasional. Salah satu sektor yang dinilai paling cepat menghasilkan devisa adalah pariwisata.

“Dengan kondisi yang semakin menipis, pemerintah terus menggenjot sektor-sektor yang bisa menghasilkan devisa. Salah satunya adalah pariwisata yang menjadi low hanging fruit,” kata Ibrahim. (agr/cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah Gegerkan Indonesia, Malinda Dee Kini Dipolisikan Lagi

Pernah Gegerkan Indonesia, Malinda Dee Kini Dipolisikan Lagi

Nama Malinda Dee kembali menjadi sorotan publik. Namanya dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penipuan terkait program makan bergizi gratis (MBG).
Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan Rokok Ilegal Bernilai Rp43 Miliar Lebih

Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan Rokok Ilegal Bernilai Rp43 Miliar Lebih

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh memusnahkan sebanyak 22,28 juta batang lebih rokok ilegal berbagai merek dengan nilai barang mencap
5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 26 Juni 2026: Leo Dilirik Atasan, Capricorn Tuai Hasil Kerja Keras

5 Zodiak Paling Beruntung dalam Karier Besok 26 Juni 2026: Leo Dilirik Atasan, Capricorn Tuai Hasil Kerja Keras

Ini lima zodiak paling beruntung dalam karier besok, 26 Juni 2026: Leo dilirik atasan hingga Scorpio siap melangkah lebih strategis. Simak daftar lengkapnya.
Prabowo Siapkan SDM Industrialisasi, Kampus Diminta Cetak Talenta untuk Pengembangan Mobil Nasional

Prabowo Siapkan SDM Industrialisasi, Kampus Diminta Cetak Talenta untuk Pengembangan Mobil Nasional

Presiden Prabowo Subianto mulai mengarahkan fokus pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk kebutuhan industri strategis nasional. 
Penanganan Kasus RSUD Bukittinggi Diminta Transparan, Jamwas Didorong Lakukan Pengawasan

Penanganan Kasus RSUD Bukittinggi Diminta Transparan, Jamwas Didorong Lakukan Pengawasan

Jamwas Kejaksaan Agung RI diminta melakukan pengawasan terhadap perkembangan penanganan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan RSUD Kota Bukittinggi.
5 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 26 Juni 2026: Cancer Menarik Perhatian, Pisces Hubungan Makin Hangat

5 Zodiak Paling Beruntung dalam Cinta Besok 26 Juni 2026: Cancer Menarik Perhatian, Pisces Hubungan Makin Hangat

5 zodiak paling beruntung dalam cinta besok, 26 Juni 2026: Cancer makin didekati, Pisces nikmati hubungan yang hangat, dan Scorpio mulai menemukan kejelasan.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT