News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Geopolitik Panas, Pengamat Sebut Emas Diprediksi Tetap Jadi Primadona Investor

Emas diperkirakan masih menjadi aset paling diburu investor global pada pekan depan seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur, serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga AS.
Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:13 WIB
Ilustrasi - Emas batangan
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com Emas diperkirakan masih menjadi aset paling diburu investor global pada pekan depan seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur, serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Kondisi tersebut dinilai mendorong bank-bank sentral dunia kembali memperbesar kepemilikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan harga emas dunia (XAU) diperkirakan bergerak dalam rentang yang relatif tinggi sepanjang pekan depan. Menurutnya, emas masih memiliki ruang penguatan di tengah meningkatnya risiko global.

“Kalau untuk XAU sendiri, saya melihat bahwa XAU kemungkinan besar akan diperdagangkan dalam sepekan itu di level US$3.836 per troy ounce, kemudian resistennya di US$4.290 per troy ounce. Kemudian secara jangka pendek kemungkinan besar support-nya itu di US$3.990 per troy ounce, kemudian resistennya di US$4.132 per troy ounce,” kata Ibrahim kepada tvOnenews.com, Minggu (2/8/2026).

Untuk harga logam mulia di dalam negeri, Ibrahim memperkirakan pergerakannya juga tetap berada pada level tinggi.

“Kemudian untuk logam mulia sendiri, kemungkinan besar dalam minggu depan, ya logam mulia itu akan ditransaksikan di support Rp2.410.000 per gram, kemudian resistennya di Rp2.720.000 per gram. Nah, secara jangka pendek, kemungkinan support-nya di Rp2.580.000 per gram, kemudian resistennya di Rp2.623.000 per gram,” ujarnya.

Ibrahim menjelaskan fluktuasi harga emas dipengaruhi sejumlah faktor utama, mulai dari perkembangan geopolitik, dinamika politik di Amerika Serikat, kebijakan bank sentral AS, hingga keseimbangan pasokan dan permintaan global.

“Apa yang membuat emas dan logam mulia berfluktuasi? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah masalah geopolitik, perpolitikan di Amerika, kemudian kebijakan Bank Sentral Amerika, kemudian yang terakhir adalah supply dan demand,” katanya.

Menurut Ibrahim, eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi faktor yang paling diperhatikan pelaku pasar.

Laporan mengenai potensi serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran dinilai dapat memperburuk ketidakpastian global, terlebih setelah Iran memperingatkan akan melakukan serangan balasan apabila aksi militer tersebut benar-benar terjadi.

Di saat yang sama, ketegangan juga meningkat akibat blokade Laut Merah oleh Houthi Yaman serta terbatasnya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia.

Di kawasan Eropa Timur, konflik Rusia-Ukraina juga terus memanas setelah terjadi saling serang yang memperburuk situasi keamanan regional.

Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati arah kebijakan Federal Reserve. Meski inflasi AS sempat melandai pada Juni, Ibrahim menilai kenaikan harga minyak berpotensi kembali mendorong inflasi sehingga membuka peluang bank sentral AS mempertimbangkan kenaikan suku bunga.

Di tengah berbagai ketidakpastian tersebut, permintaan emas global tetap menunjukkan ketahanan.

Ibrahim mengutip data World Gold Council (WGC) yang mencatat permintaan emas dunia pada kuartal II atau semester I 2026 relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kemudian dari segi supply dan demand. Kita melihat bahwa WGC, ya ini mencatat bahwa permintaan emas secara global di kuartal kedua, ya atau di semester pertama relatif tidak berubah, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1.269 ton. Kalau secara kumulatif bahwa permintaan emas sepanjang semester pertama ini meningkat 2 persen secara tahunan sekitar 2.522 ton dengan nilai transaksi mencapai di US$380 miliar,” jelasnya.

Menurut Ibrahim, kondisi tersebut menunjukkan bank-bank sentral global mulai mengalihkan sebagian portofolio cadangan devisanya dari dolar AS ke emas sebagai langkah diversifikasi investasi.

“Artinya apa? Bahwa dalam kondisi harga minyak mentah, harga minyak mentah naik, kemudian harga emas dunia mengalami penurunan. Ini dimanfaatkan oleh Bank Sentral Global untuk melakukan diversifikasi investasinya, ya dari menggunakan dolar dengan menggunakan apa? Logam mulia. Dan kita lihat bahwa di semester kedua kemungkinan besar tensi geopolitik semakin tinggi, ya Bank Sentral Global pun juga akan kembali melakukan pembelian terhadap logam mulia,” pungkasnya. (agr/nsi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia sudah berusia 23 tahun dan saat ini sedang menggelar Puncak Peringatan Milad ke-23 dengan mengusung tema
Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Wings Air Buka Rute Kualanamu–Mandailing Natal, Pangkas Akses Udara ke Pantai Barat Sumut

Rute Kualanamu–Mandailing Natal dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pada penerbangan perdana, sebanyak 43 penumpang berangkat dari Kualanamu menuju Mandailing Natal, sementara penerbangan dari Mandailing Natal tiba di Kualanamu dengan membawa 64 penumpang.
Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Sarwendah Luapkan Rahasia yang 11 Tahun Dipendam hingga Perselingkuhan Ruben Onsu

Jagat hiburan tanah air mendadak digemparkan oleh beredarnya rekaman CCTV 3 April 2024 yang memperlihatkan pertengkaran hebat antara Sarwendah dan Ruben Onsu...
Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera

Viral! Rekaman Warga Bongkar Dugaan Pungli Dishub Bekasi, Uang Rp1,7 Juta Dikembalikan di Depan Kamera

Viral, sebuah video warga membongkar dugaan pungli Rp1,7 juta terhadap sopir truk oleh oknum Dishub Kota Bekasi. Uang dikembalikan di depan kamera
Kemendag Turunkan Harga CPO Agustus 2026, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Disesuaikan

Kemendag Turunkan Harga CPO Agustus 2026, Bea Keluar dan Pungutan Ekspor Disesuaikan

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) periode 1–31 Agustus 2026 sebesar US
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Bea Cukai kembali menggagalkan peredaran rokok ilegal. Kali ini, Kanwil Ditjen Bea Cukai Sulawesi Selatan membongkar 7,8 juta batang rokok tanpa pita cukai atau

Trending

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Kemenimipas Ubah Eks Napiter Jadi Pelaku Usaha Produktif

Berkolaborasi dengan BNPT, Densus 88 Anti Teror Polri, dan PT Sang Hyang Seri (SHS), Kemenimipas hadirkan model pembinaan yang mengintegrasikan deradikalisasi, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Siswi SMP Tewas Dibakar, Polisi Berhasil Ungkap Pelaku dalam Waktu Singkat Ternyata...

Siswi SMP Tewas Dibakar, Polisi Berhasil Ungkap Pelaku dalam Waktu Singkat Ternyata...

Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek tim kepolisia berhasil mengungkap kasus pembunuhan siswi SMP tersebut dalam waktu singkat. Ternyata pelakunya adalah..
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT