BRI Konsisten Salurkan Kredit dengan Prinsip Kehati-hatian, Jaga Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan
- Istimewa
Pendekatan tersebut menjadi semakin penting mengingat portofolio BRI yang didominasi segmen UMKM dengan karakteristik nasabah yang beragam dan tersebar di seluruh Indonesia. Dengan basis data dan pengalaman panjang di segmen UMKM, BRI terus meningkatkan kemampuan dalam memahami karakteristik dan profil risiko nasabah secara lebih granular.
Sebagai informasi, perbaikan kualitas aset BRI tersebut tercermin dari rasio NPL yang membaik secara Quarter on Quarter (qoq) dari posisi akhir Desember 2025 sebesar 3,07% menjadi 3,01% pada Maret 2026. Selain itu, salah satu indikator risiko kredit yang lebih forward-looking, yaitu rasio Loan at Risk (LaR) juga menunjukkan perbaikan yang signifikan. Rasio LaR turun dari 11,13% pada Maret 2025 menjadi 9,67% di Maret 2026, atau turun 145 basis poin.
BRI juga secara konsisten menjaga kecukupan pencadangan dan permodalan sebagai bagian dari mitigasi risiko serta bantalan untuk menghadapi berbagai potensi tekanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan fundamental perseroan tetap kuat dalam mendukung ekspansi bisnis ke depan. Hal ini tercermin dari rasio NPL Coverage yang terjaga pada 179,45% dan rasio LaR Coverage pada 55,75%. Konsistensi tren yang stabil untuk dua rasio tersebut menggambarkan kedisiplinan dalam menjaga tingkat pencadangan risiko sebagai bagian dari implementasi manajemen risiko yang pruden.(Ist)
Load more