News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900 per Dolar AS Pekan Depan, Inflasi dan The Fed Jadi Penentu

Pengamat Komoditas dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah pada perdagangan pekan depan akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:30 WIB
Mata uang Rupiah dan Dolar AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Nilai tukar rupiah pada pekan depan dalam posisi konsolidasi setelah sepanjang sepekan terakhir bergerak relatif terbatas. Meski ditutup menguat, ruang pelemahan rupiah masih terbuka di tengah penantian pasar terhadap sejumlah indikator ekonomi penting dari dalam dan luar negeri.

Pada perdagangan Jumat (28/8/2026), rupiah ditutup di level Rp17.693 per dolar Amerika Serikat (AS). Secara mingguan, posisi tersebut hanya menguat tipis 0,01 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) juga bergerak terbatas. JISDOR menguat tipis menjadi Rp17.703 per dolar AS dari posisi sepekan sebelumnya sebesar Rp17.705 per dolar AS.

Pengamat Komoditas dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menilai, minimnya pergerakan rupiah tidak terlepas dari sikap pelaku pasar yang cenderung menahan diri menjelang keluarnya sejumlah data ekonomi penting.

“Pelaku pasar cenderung menahan diri dari mengambil posisi agresif sebelum melihat angka inflasi resmi,” tulis Ibrahim dalam keterangan suara yang diterima, Minggu (30/8/2026).

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada perdagangan pekan depan akan bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.900 per dolar AS.

Rentang tersebut menunjukkan pasar masih menghadapi ketidakpastian cukup tinggi. Di satu sisi, rupiah memiliki peluang menguat apabila sentimen domestik membaik. Namun, tekanan eksternal maupun meningkatnya kebutuhan dolar AS dapat kembali membawa rupiah ke level yang lebih lemah.

Menurut Ibrahim, salah satu faktor domestik yang akan menjadi perhatian utama pasar adalah data inflasi. Angka tersebut penting karena menjadi salah satu pertimbangan Bank Indonesia dalam menentukan arah kebijakan moneter dan suku bunga ke depan.

Jika laju inflasi tetap terkendali, Bank Indonesia dinilai memiliki ruang untuk melanjutkan pelonggaran moneter. Namun, sebelum angka resmi tersebut dirilis, pelaku usaha dan investor cenderung memilih bersikap wait and see.

Selain inflasi, pasar juga akan mencermati data perdagangan Juli 2026 yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS).

Data perdagangan akan memberikan gambaran mengenai dinamika pasokan, permintaan, hingga biaya logistik pangan. Ketergantungan yang lebih tinggi terhadap pasokan luar negeri berpotensi meningkatkan kebutuhan impor dan pada akhirnya menambah permintaan terhadap dolar AS.

Kondisi tersebut dapat memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah, terutama apabila pelemahan nilai tukar meningkatkan biaya impor barang, termasuk pangan.

“Serta melemahnya mata uang rupiah dalam laporan perdagangan membuat biaya impor pangan menjadi lebih mahal,” ujar Ibrahim.

Dari eksternal, arah rupiah juga masih dibayangi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Ketidakpastian geopolitik berpotensi mengubah preferensi investor global dan mendorong pergerakan aset ke instrumen yang dianggap lebih aman.

Selain geopolitik, perhatian pasar juga tertuju pada Federal Reserve atau The Fed. Pelaku pasar akan mencermati pidato perdana Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai perkembangan inflasi sekaligus arah kebijakan suku bunga AS.

Sinyal yang lebih hawkish dari The Fed berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Sebaliknya, sinyal pelonggaran kebijakan moneter AS dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih positif. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren masih menempati posisi ketiga klasemen konstruktor Formula 1 dengan enam seri tersisa. 
4 Pernyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

4 Pernyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

MUI membuka ruang dialog soal konser Andrea Bocelli. Ini bagian dari upaya tabayun agar persoalan dapat dibahas secara terbuka dan menghasilkan pemahaman utuh.
Jadwal KRL Rute Nambo-Jakarta Kota Hari Ini 23 Oktober 2026

Jadwal KRL Rute Nambo-Jakarta Kota Hari Ini 23 Oktober 2026

Jadwal KRL rute Nambo-Jakarta Kota hari ini 23 Oktober 2026 telah terbit. Untuk lebih rincinya, inilah jadwal lengkap KRL hari ini rute Nambo-Jakarta Kota.
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
10 Ucapan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Referensi Caption untuk Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Referensi Caption untuk Media Sosial

Berikut 10 ucapan selamat Hari Dokter Nasional 2026, referensi caption untuk media sosial.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kebiasaan Sepele saat Khutbah Jumat yang Bisa Mengurangi Pahala

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kebiasaan Sepele saat Khutbah Jumat yang Bisa Mengurangi Pahala

Ustaz Adi Hidayat ungkap kebiasaan sepele saat Khutbah Jumat yang bisa mengurangi pahala. Jangan sampai dilakukan, cek hal apa yang dimaksud.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT