News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 
Selasa, 8 September 2026 - 15:19 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Sumber :
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)

Jakarta, tvOnenews.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Kerja sama ini diawali melalui penyampaian surat resmi dari pihak BGN kepada Telkom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini merupakan bagian dari strategi TelkomGroup dalam mengoptimalkan aset propertinya melalui skema bisnis Business to Business (B2B) yang wajar dan proporsional. 

Dalam pelaksanaannya, Telkom berkomitmen untuk tetap mengedepankan prinsip transparansi serta kepatuhan terhadap ketentuan tata kelola perusahaan yang berlaku.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa, “Bagi TelkomGroup, rencana penyewaan gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki.” 

Lebih lanjut, Dian menjelaskan optimalisasi GMP juga menjadi bagian dari penataan dan klasterisasi kebutuhan ruang kerja di lingkungan TelkomGroup. 

Di tengah transformasi yang terus dijalankan, momentum ini dimanfaatkan untuk memetakan kembali fasilitas dan lokasi kerja sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing organisasi di TelkomGroup. 

“Saat ini, sejumlah unit masih yang berkaitan tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta. Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit. Harapannya, ini dapat membuat kolaborasi menjadi lebih mudah, proses kerja semakin efektif, dan produktivitas karyawan semakin meningkat,” jelas Dian. 

Penempatan ruang kerja dan transisi BGN ke GMP akan dilakukan secara bertahap setelah proses negosiasi dan pembahasan bersama pihak-pihak terkait selesai. 

Telkom memastikan seluruh proses dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan operasional dan layanan TelkomGroup, serta memastikan terciptanya lingkungan kerja yang lebih baik bagi karyawan. 

Dalam proses perpindahan, aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan karyawan menjadi perhatian utama Telkom. 

Telkom juga memastikan seluruh proses dilakukan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

“Berdasarkan hasil survei dan diskusi bersama Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke lokasi yang telah disepakati bersama,” lanjut Dian. 

Di sisi lain, Telkom juga melanjutkan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) sebagai bagian dari siklus modernisasi teknologi perusahaan. 

Program ini berjalan dengan perencanaan dan tahapan tersendiri, mencakup adopsi otomasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan penerapan sistem monitoring generasi terkini untuk menghadirkan layanan yang lebih baik ke depan. 

Dian menjelaskan, optimalisasi GMP dilakukan sejalan dengan program penataan ruang kerja di lingkungan TelkomGroup yang telah direncanakan sebelumnya. 

Saat ini, sejumlah unit bisnis masih tersebar di berbagai lokasi kerja di Jakarta, sehingga koordinasi dan kolaborasi antartim belum dapat berjalan secara optimal. 

“Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis, sehingga setiap unit dapat menempati lokasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas,” ujarnya. (dpi)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mobil Milik Perwira TNI Dilamongan Dirusak Massa Usai Tabrak Pengendara Motor

Mobil Milik Perwira TNI Dilamongan Dirusak Massa Usai Tabrak Pengendara Motor

Komandan kodim 0812 Letnan Kolonel Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa laka lantas yang melibatkan anggotanya.
KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam upaya merangkai kontruksi hukum dari dugaan TPPU itu.
60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

Subaru bersiap hentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal di Eropa paling lambat akhir 2027. Keputusan ini berkaitan dengan penerapan regulasi emisi.
Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Sprinter Indonesia, Partin, berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia di gelaran Asian Para Games 2026.
Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Misteri pemain keturunan calon amunisi Timnas Indonesia mulai terkuak. Lahir di Jakarta, berusia 20 tahun, dan punya sekitar sembilan ribu pengikut Instagram.
Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Sebanyak 236.000 batang rokok ilegal diamankan dengan nilai barang diperkirakan mencapai Rp353 juta dan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp177,59 juta.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT