News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasokan Kurang dan Pupuk Mahal Cabai Rawit di Bengkulu Tembus Rp 100 Ribu

Lonjakan harga cabai sejak sebulan terakhir cukup membuat masyarakat mengeluh, pasalnya di sejumlah pasar di Kota Bengkulu sejak empat hari terakhir mengalami kenaikan diduga pasokan berkurang akibat petani kurangi jumlah tanam karena mahalnya harga pupuk khususnya di Kabupaten Rejang Lebong
Selasa, 14 Juni 2022 - 11:58 WIB
Pedagang Pasar Tradisional Panorama Kota Bengkulu.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Miko

Bengkulu - Lonjakan harga cabai sejak sebulan terakhir cukup membuat masyarakat mengeluh, pasalnya di sejumlah pasar di Kota Bengkulu sejak empat hari terakhir mengalami kenaikan diduga pasokan berkurang akibat petani kurangi jumlah tanam karena mahalnya harga pupuk khususnya di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Sebelumnya cabai merah keriting ada di kisaran Rp 60 hingga Rp 64 ribu per kilogram, seperti yang terjadi di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, kenaikan terparah terjadi pada harga cabai rawit menembus diharga Rp 100 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harga cabai rawit sampai Rp 100 ribu per kilogram. Sementara cabai merah Rp 80 ribu," kata warga Kota Bengkulu Nena usai berbelanja di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Selasa (14/6/2022).

Menurut Nena harga cabai rawit biasanya hanya Rp 30 ribu per kilogram. Sementara cabai merah Rp 30 ribu bila harga sebelumnya, harga itu jauh sebelum hari hari kemaren.

Dikatakan Nena, naiknya harga cabai karena kurangnya pasokan dari daerah sentra penghasil sayuran dan cabai seperti Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Beberapa pedagang di Pasar Panorama Kota Bengkulu, membenarkan kenaikan harga cabai karena kurangnya pasokan ditambah memang harga beli dari petani sudah naik.

"Pasokan kurang, harga memang sudah naik dari petani juga," kata Lessi salah satu pedagang cabai.

Lek Rono demikian sapaan salah satu petani di Rejang Lebong menjelaskan dirinya memang kurangi tanam cabai karena harga pupuk, pestisida yang mahal belum lagi ditambah dengan faktor cuaca yang ikut memperburuk kondisi tanaman dan buah.

"Menanam cabai ini rumit, dia rentan ditambah harga pupuk yang sekarang mahal, cuaca juga parah sekarang ini," ujar Lek Rono.

Hak senada diungkapkan Kasubdit Indagsi Polda Bengkulu, Kompol Novi Ari, pihaknya bersama Tim Satgas Pangan telah melakukan kontrol dan pengawasan terhadap ketersediaan pasokan terlebih dengan lonjakan harga, khusus yang terjadi saat ini seperti cabai.

"Iya, kita dari Indagsi Polda Bengkulu telah melakukan kontrol dan pengecekan pasokan di sejumlah pasar tradisional, memang lonjakan harga khusus cabai cukup tinggi,” kata Novi Ari.

Kenaikan ini terjadi karena pasokan dari tingkat petani khususnya dari Rejang Lebong, Lebong dan Bengkulu Utara yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal, pasokan dari luar dari seperti Sumatera Barat, Lampung dan Palembang tidak tersedia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari petani kita sudah berkurang pasokannya, dari luar provinsi juga tersendat sehingga tentunya saja mekanisme pasar berlaku. Ini karena cuaca kalo dari pengawasan kita,” pungkasnya. (Rgo/Lno)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Kapolsek Buer Ipda Romy Octovian Munir mengatakan H diamankan untuk kepentingan penanganan perkara setelah keluarga korban melaporkan kasus pencabulan anak.
Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.

Trending

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT