News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PNM Kembali Terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 Triliun, Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PNM kembali terbitkan Orange Bond dan Orange Sukuk Rp2,59 triliun untuk memperkuat pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pelaku usaha ultra mikro.
Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:53 WIB
Permodalan Nasional Madani (PNM)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bagi perempuan pengusaha ultra mikro, tambahan modal bukan sekadar angka. Di baliknya ada kesempatan untuk menambah stok dagangan, memperluas usaha, hingga menjaga roda ekonomi keluarga tetap berjalan. Semangat inilah yang kembali dibawa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui penerbitan kembali Orange Bond dan Orange Sukuk pada September 2026.

PNM kembali menghimpun dana melalui penerbitan instrumen keuangan berwawasan sosial orange dengan total nilai Rp2,59 triliun atau oversubscribed sebanyak 1,73 kali dari target penawaran umum sebesar Rp1,50 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam mendukung perluasan akses keuangan bagi perempuan prasejahtera sekaligus memperkuat kontribusi PNM terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, PNM menerbitkan dua instrumen, yaitu Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap IV Tahun 2026 dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap V Tahun 2026, masing-masing dengan tenor 1 tahun dan 3 tahun dengan kupon sebesar 7.05% p.a dan 7.10% p.a

pnm
PNM Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro. (Sumber: Istimewa)

Orange Bond dan Orange Sukuk adalah instrumen keuangan berwawasan sosial yang selaras dengan Orange bond principles yaitu alokasi modal berperspektif gender, penguatan kapasitas dan keberagaman, serta transparansi. Hal ini sangat sejalan dengan core business utama PNM, yaitu program Mekaar yang memberikan akses pembiayaan langsung kepada Perempuan pelaku usaha ultra mikro yang tersebar di pelosok Indonesia.

Keberhasilan penerbitan ini menjadi semakin berarti di tengah ketidakpastian pasar keuangan global pada awal 2026, yang masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak, konflik geopolitik yang berkelanjutan, serta dinamika inflasi dan suku bunga. Di tengah kondisi tersebut, yang belum menunjukkan perbaikan signifikan saat penerbitan dilakukan, PNM tetap memperoleh respons positif dari investor.

Penerbitan tersebut tidak berhenti sebagai aksi korporasi PNM untuk memperoleh pendanaan. Ada tujuan sosial yang dibawa melalui instrumen tersebut, yakni memperkuat kapasitas pembiayaan bagi perempuan yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem usaha ultra mikro.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, Orange Bond menjadi salah satu cara PNM menghadirkan sumber pembiayaan yang sejalan dengan misi pemberdayaan perempuan. Menurutnya, akses terhadap pembiayaan menjadi semakin berarti ketika diikuti dengan pendampingan yang membuat perempuan mampu mengembangkan usaha secara bertahap.

“Bagi nasabah PNM Mekaar pembiayaan membuka kesempatan untuk mereka mempertahankan usaha, menambah kapasitas, dan perlahan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, melalui Orange Bond dan Orange Sukuk, kami ingin memastikan akses pembiayaan tersebut terus dapat diperkuat dan memberikan manfaat nyata bagi perempuan ultra mikro,” ujar Kindaris.

Model pemberdayaan PNM sendiri menempatkan pembiayaan dan pendampingan sebagai dua hal yang berjalan beriringan. Nasabah Mekaar tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga mengikuti pertemuan kelompok dan berbagai proses pendampingan yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan usaha.

pnm
PNM Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro. (Sumber: Istimewa)

Pendekatan tersebut menjadi penting karena tantangan perempuan pengusaha ultra mikro sering kali tidak berhenti pada persoalan modal. Kemampuan mengelola keuangan, menjaga keberlangsungan usaha, menemukan pasar, hingga membangun kepercayaan diri turut menentukan apakah sebuah usaha dapat bertahan dan berkembang.

Karena itu, kehadiran instrumen keuangan berwawasan sosial seperti Orange Bond dan Orange Sukuk memiliki kaitan langsung dengan upaya memperluas kesempatan ekonomi bagi perempuan. Dana yang dihimpun menjadi bagian dari sumber pembiayaan yang menopang keberlanjutan layanan PNM kepada segmen ultra mikro.

Penerbitan kali ini juga menunjukkan keberlanjutan komitmen PNM dalam mengembangkan pembiayaan yang membawa dimensi sosial. Sebelumnya, PNM telah memperkenalkan Orange Bond dan Orange Sukuk sebagai instrumen yang menghubungkan kebutuhan pendanaan dengan agenda pemberdayaan perempuan.

“Kami ingin membangun keberlanjutan. Ketika seorang perempuan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usahanya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Ada keluarga yang ikut bertumbuh dan ada lingkungan ekonomi di sekitarnya yang ikut bergerak. Inilah dampak yang ingin terus kami hadirkan melalui pemberdayaan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara jadwal, distribusi kedua instrumen tersebut dilakukan pada 18 September 2026, sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia berlangsung pada 21 September 2026.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Kementerian PU Genjot Pemulihan Masyarakat di Aceh-Sumatera

Kementerian PU Genjot Pemulihan Masyarakat di Aceh-Sumatera

Pemerintah Indonesia terus bekerja dalam masa pemulihan pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh-Sumatera yang nyaris setahun lalu.
Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Titiek Soeharto Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan FKPPI

Anggota DPR RI, Titiek Soeharto dinilai tepat untuk memimpin Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI).
Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

Xiaomi 17T Buat Bikin Konten, Worth It? Bandingkan Spesifikasi, Harga dan Gaji UMP Jakarta

HP Xiaomi 17T cocok untuk konten 2026? Simak kelebihan kamera Leica, spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, serta hitungannya dengan UMP Jakarta.

Trending

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Banjir Pujian Termasuk dari Asnawi Mangkualam, Begini Reaksi Egy Maulana Vikri usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Gelandang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, menyampaikan reaksinya setelah berhasil memberikan gelar juara. Banyak orang yang memujinya, termasuk dari Asnawi Mangkualam.
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 8 Oktober 2026: Aquarius Siap-siap Panen Cuan

Memasuki 8 Oktober 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bagi beberapa zodiak. Siapa saja yang bakal paling bercuan deras besok?
Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Bertahun-tahun Terjebak 'Neraka' dalam Rumah Sendiri, Gadis 17 Tahun di Probolinggo Bongkar Aksi Bejat Ayah Kandung

Perbuatan biadab seorang ayah kandung di Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya terbongkar ke ranah hukum. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT