News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transmigrasi Tak Lagi Sekadar Pindah Penduduk, Pemerintah Bidik Pusat Ekonomi Baru

Pemerintah mengubah paradigma penyelenggaraan transmigrasi. Program transmigrasi kini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dan menyediakan lahan, tetapi diarahkan untuk membangun kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:13 WIB
Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKTrans), Wibowo Puji Raharjo.
Sumber :
  • Humas Kementerian Transmigrasi/M.Ihsanuddin

Batam, tvOnenews.com - Pemerintah mengubah paradigma penyelenggaraan transmigrasi. Program transmigrasi kini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dan menyediakan lahan, tetapi diarahkan untuk membangun kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), Wibowo Puji Raharjo dalam Workshop dan Media Gathering Kementerian Transmigrasi di Batam, Kamis (8/10). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan baru transmigrasi menempatkan ekonomi sebagai mesin utama pembangunan kawasan. Karena itu, pemerintah terlebih dahulu memastikan adanya potensi kawasan, pasar atau off-taker, investasi, serta peluang pekerjaan dan usaha sebelum melakukan penempatan.

"Transmigrasi baru tidak dimulai dengan memindahkan orang, melainkan memastikan adanya mesin, dalam paradigma baru ini, pemerintah juga tidak hanya menyediakan tanah. Tanah harus memiliki kepastian hukum dan sesuai tata ruang, sementara aset, sumber daya manusia, investasi, serta potensi kawasan diarahkan untuk menghasilkan produksi, nilai tambah dan kegiatan ekonomi," kata Wibowo. 

Strateginya, kata dia, mencakup peningkatan SDM, diversifikasi produk unggulan, mekanisasi, industrialisasi dan hilirisasi komoditas lokal, hingga digitalisasi. 

Tujuannya menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, menurunkan kemiskinan, serta memperkuat pemerataan kesejahteraan.

"Penguatan ekonomi juga diarahkan secara kolektif melalui Koperasi Masyarakat Kawasan yang melibatkan masyarakat lokal dan transmigran. Hak individual tetap dilindungi, sementara kegiatan ekonomi, rantai nilai, dan kekuatan pasar dikembangkan secara bersama," katanya. 

Hingga kini, pembangunan transmigrasi telah mencakup 2,2 juta kepala keluarga atau sekitar 9,2 juta jiwa, 619 kawasan transmigrasi, dan 3.688 satuan permukiman. 

Pembangunan tersebut juga telah berkontribusi terhadap terbentuknya 1.567 desa definitif, 466 ibu kota kecamatan, 116 ibu kota kabupaten/kota, dan tiga ibu kota provinsi.

Di kawasan Barelang, Batam, pembangunan juga terus berjalan. Pada 2025 telah dibangun antara lain 200 rumah transmigran, Mess Trans Patriot dua tower dengan 120 kamar, tambatan perahu, gedung SD, akses jalan, dan gudang catu pangan. Pada 2026 pembangunan dilanjutkan dengan rumah transmigran, sekolah, jalan lingkungan, ruang terbuka hijau, amphitheater, jogging track, serta fasilitas pendukung lainnya.

"Dengan paradigma tersebut, transmigrasi diarahkan bukan hanya menghasilkan permukiman baru, tetapi kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi, pasar, investasi, lapangan kerja, dan peluang usaha bagi masyarakat," tutupnya. (abs/dpi)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali menjadi perhatian menyusul permintaan kuasa hukum perusahaan untuk menelusuri sejumlah dokumen penetapan yang berkaitan dengan proses pengurusan dan pemberesan harta pailit.
Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Joki baca buku viral di Threads dengan tarif hingga Rp1,6 juta. Layanan ini menyasar orang yang ingin terlihat sebagai bookworm di media sosial.
Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Upaya dua pemuda mengelabui warga dengan menyembunyikan budidaya ganja di tengah perkebunan cabai berakhir di tangan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota.
Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara cari duit pakai AI 2026 makin beragam, dari freelance, konten, desain, chatbot hingga trading. Simak peluang AI dan risikonya. AI mulai berubah menjadi
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
ChatGPT vs Gemini, Mana yang Lebih Bagus? Gen Z Wajib Tahu AI yang Cocok untuk Kerja Kreatif

ChatGPT vs Gemini, Mana yang Lebih Bagus? Gen Z Wajib Tahu AI yang Cocok untuk Kerja Kreatif

ChatGPT vs Gemini, mana yang lebih bagus untuk Gen Z? Simak perbedaan AI untuk menulis, riset, coding, konten kreatif, hingga pekerjaan digital.

Trending

Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara Cari Duit Pakai AI 2026: 10 Ide Cuan yang Bisa Dimulai dari Konten, Freelance hingga Trading

Cara cari duit pakai AI 2026 makin beragam, dari freelance, konten, desain, chatbot hingga trading. Simak peluang AI dan risikonya. AI mulai berubah menjadi
Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Lima Penetapan Perkara Pailit PT Kedap Sayaaq Diminta Ditelusuri, Ini Respons PN Surabaya

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali menjadi perhatian menyusul permintaan kuasa hukum perusahaan untuk menelusuri sejumlah dokumen penetapan yang berkaitan dengan proses pengurusan dan pemberesan harta pailit.
Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Gokil, Cuma Baca Buku Dibayar Rp1,6 Juta? Jasa Joki Ini Viral karena Bikin Orang Terlihat Intelek

Joki baca buku viral di Threads dengan tarif hingga Rp1,6 juta. Layanan ini menyasar orang yang ingin terlihat sebagai bookworm di media sosial.
Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Disangka Rawat Cabai Ternyata Tanam Ganja, Aksi Licik Dua Pemuda di Tasikmalaya Terancam Bui Seumur Hidup

Upaya dua pemuda mengelabui warga dengan menyembunyikan budidaya ganja di tengah perkebunan cabai berakhir di tangan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT