News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:14 WIB
Salah satu warga yang telah menempati rumah dari Kementerian Transmigrasi tersebut adalah Phonidi Caim (60).
Sumber :
  • Fauzie Pradita Abbas-tvOnenews.com

Batam, tvOnenews.com - Kementerian Transmigrasi bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang, Kota Batam.

Kawasan Tanjung Banon ditetapkan sebagai lokasi khusus hunian baru bagi masyarakat terdampak pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City melalui skema transmigrasi lokal modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.

Penyerahan unit rumah dan Sertifikat Hak Milik (SHM) telah berjalan, yang ditandai dengan warga yang mulai menempati hunian baru tersebut secara bertahap.

Setiap Kepala Keluarga (KK) yang direlokasi menerima rumah Tipe 45 di atas lahan seluas 500 meter persegi.

Salah satu warga terdampak yang telah menempati rumah dari Kementerian Transmigrasi tersebut adalah Phonidi Caim (60).

Pria asal Medan yang sudah mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Batam sejak 2002 ini mengaku mulai menghuni rumah barunya sejak 12 September 2026.

"Saya dulu buka warung nasi, rumah juga dekat jembatan. Karena ada proyek pemerintah, saya pindah ke sini. Tapi ini enak, saya justru senang, lahannya luas dan cukup untuk keluarga kami," ujar Phonidi saat ditemui di Tanjung Banon, Sabtu (10/10/2026).

Phonidi mengungkapkan, selama proses relokasi, warga juga menerima sejumlah bantuan pendukung dari pemerintah, mulai dari sarana transportasi berupa sepeda listrik hingga jaminan bantuan sembako selama satu tahun penuh terhitung sejak pertama kali menempati rumah.

"Jadi sekarang saya fokus untuk berbenah di lahan yang saya miliki. Ini cukup luas, Tipe 45 dengan luas tanah 500 meter persegi. Rencananya mau bikin kebun yang nanti saya dan istri kelola, sambil tetap membuka warung nasi," tambahnya.

Pembangunan hunian relokasi di Tanjung Banon menerapkan standar konstruksi modern untuk memastikan ketahanan bangunan di wilayah pesisir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Struktur utama rumah menggunakan konstruksi beton bertulang dengan pasangan dinding berbahan bata hebel yang diplester, diaci, serta di-finishing cat luar dan dalam.

Pada bagian atas, atap rumah ditopang rangka baja ringan anti-karat dengan penutup genteng metal atau seng gelombang yang dicat warna biru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.
Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT