Kajian BRIN dan DEN: Pemanfaatan Energi Nuklir Tuntut Kesiapan Tata Kelola dan Ekosistem Nasional
- Istimewa
Pembangunan PLTN pun wajib diimbangi dengan penguatan sektor pendidikan dan riset guna mencetak SDM kompeten.
Lewat cara ini, pemanfaatan nuklir tidak berhenti pada pengadaan fisik pembangkit semata, melainkan mampu menginisiasi terbentuknya ekosistem industri dan sains berteknologi tinggi di dalam negeri.
Dari sudut pandang regulasi, keberhasilan proyek nuklir sangat bergantung pada kepastian kebijakan pemerintah. Rencana pembangunan reaktor harus terintegrasi dalam skenario ketenagalistrikan jangka panjang yang memperhitungkan proyeksi permintaan, komposisi bauran energi, kalkulasi investasi, dan jaminan bahan bakar.
Dalam kerangka ini, peran Dewan Energi Nasional (DEN) menjadi vital untuk menyelaraskan arah pengembangan PLTN dengan pilar ketahanan energi nasional.
M. Khalid Syeirazzi dari DEN menegaskan bahwa kedaulatan energi mencakup kepastian suplai, daya tahan terhadap gejolak harga komoditas global, penguasaan kompetensi teknologi, serta keleluasaan negara dalam menetapkan arah kebijakannya sendiri.
"PLTN berpotensi mendukung ketahanan pasokan listrik karena kebutuhan bahan bakarnya relatif kecil dibandingkan energi yang dihasilkan jika dibanding dengan batu bara. Namun, Indonesia tetap harus memperhitungkan rantai pasok bahan bakar nuklir, ketergantungan pada teknologi dan komponen tertentu, pembiayaan proyek, serta kemampuan mengelola limbah dan dekomisioning pembangkit" papar Khalid.
Maka dari itu, Khalid menilai proyek PLTN wajib didukung peta jalan yang jelas guna mengasah kapasitas nasional—mulai dari transfer teknologi, penyiapan tenaga ahli, pengawasan keselamatan yang ketat, hingga tata kelola proyek yang akuntabel.
Ia menambahkan, keandalan listrik merupakan fondasi vital bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Layanan publik penting, ekosistem pusat data (data center), transportasi massal berbasis listrik, dan fasilitas manufaktur memerlukan pasokan setrum yang ajek dan bermutu tinggi.
"Ketergantungan berlebihan pada satu sumber energi dapat meningkatkan kerentanan sistem terhadap gangguan pasokan, perubahan harga, maupun kendala operasional.
Sebaliknya, diversifikasi sumber energi dapat membantu memperkuat ketahanan sistem kelistrikan apabila direncanakan dan dikelola dengan baik" tambah khalid.
Melalui pendekatan diversifikasi, PLTN berpeluang menjadi salah satu pilar penyuplai listrik rendah karbon yang stabil, disandingkan dengan pemanfaatan potensi energi terbarukan lokal di berbagai wilayah.
Load more